<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Pede Penerimaan Negara Tembus Rp1.743,6 Triliun</title><description>Sri Mulyani optimis penerimaan negara bisa mencapai target Rp1.743,6 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun"/><item><title>Sri Mulyani Pede Penerimaan Negara Tembus Rp1.743,6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun</guid><pubDate>Selasa 21 Desember 2021 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun-Qfr3BOjIZG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/21/320/2520331/sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun-Qfr3BOjIZG.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sangat optimis seluruh penerimaan negara bisa mencapai target sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang berjumlah Rp1.743,6 triliun.
&quot;Kita memperkirakan hingga akhir tahun seluruh penerimaan negara akan melebihi target APBN,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember, Selasa (21/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;APBN Semakin Sehat dengan Penerimaan Negara Naik Jadi Rp1.699 Triliun
Dia mencatat, bahwa total penerimaan negara mencapai Rp1.699,4 triliun. Penerimaan pajak tumbuh 17% mencapai Rp1.082,6 triliun atau 88% dari target. Kenaikan tertinggi ada pada PPh migas dengan 57,7% dan non migas tumbuh 12,6%. PPN tumbuh 19,8% dan PBB tumbuh minus 6,2% dan pajak lainnya tumbuh 79,7%.
Baca Juga:&amp;nbsp;6 Jurus Presiden Jokowi Kelola Uang Negara di 2022
Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tumbuh 25,4% menjadi Rp 382,5 triliun atau 128,3% dari target APBN. Kenaikan ditopang oleh pendapatan SDA migas 24,7% dan non migas 86,9% di mana masing-masing sudah berada di atas target.
&quot;Sementara itu untuk kepabeanan cukai mencapai Rp232,3 triliun atau tumbuh 26,6% yoy. Realisasi ini bahkan sudah dahulu melebihi target, yakni 108%,&quot; ungkap Sri.Tingginya penerimaan, sambung dia, juga sangat dipengaruhi oleh lonjakan harga komoditas dalam setahun terakhir, khususnya dari ekspor batu bara dan minyak kelapa sawit.
&quot;Kita akan mendapatkan positif dari pendapatan negara masih ada 2 minggu dan 2 minggu terakhir penerimaan pajak dan bea cukai masih sangat kuat dan akan kita liat,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sangat optimis seluruh penerimaan negara bisa mencapai target sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang berjumlah Rp1.743,6 triliun.
&quot;Kita memperkirakan hingga akhir tahun seluruh penerimaan negara akan melebihi target APBN,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember, Selasa (21/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;APBN Semakin Sehat dengan Penerimaan Negara Naik Jadi Rp1.699 Triliun
Dia mencatat, bahwa total penerimaan negara mencapai Rp1.699,4 triliun. Penerimaan pajak tumbuh 17% mencapai Rp1.082,6 triliun atau 88% dari target. Kenaikan tertinggi ada pada PPh migas dengan 57,7% dan non migas tumbuh 12,6%. PPN tumbuh 19,8% dan PBB tumbuh minus 6,2% dan pajak lainnya tumbuh 79,7%.
Baca Juga:&amp;nbsp;6 Jurus Presiden Jokowi Kelola Uang Negara di 2022
Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tumbuh 25,4% menjadi Rp 382,5 triliun atau 128,3% dari target APBN. Kenaikan ditopang oleh pendapatan SDA migas 24,7% dan non migas 86,9% di mana masing-masing sudah berada di atas target.
&quot;Sementara itu untuk kepabeanan cukai mencapai Rp232,3 triliun atau tumbuh 26,6% yoy. Realisasi ini bahkan sudah dahulu melebihi target, yakni 108%,&quot; ungkap Sri.Tingginya penerimaan, sambung dia, juga sangat dipengaruhi oleh lonjakan harga komoditas dalam setahun terakhir, khususnya dari ekspor batu bara dan minyak kelapa sawit.
&quot;Kita akan mendapatkan positif dari pendapatan negara masih ada 2 minggu dan 2 minggu terakhir penerimaan pajak dan bea cukai masih sangat kuat dan akan kita liat,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
