<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira soal Penerimaan Pajak</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa kabar gembira soal penerimaan pajak 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak"/><item><title>Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira soal Penerimaan Pajak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak</guid><pubDate>Selasa 21 Desember 2021 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak-UURLJ0akSw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/21/320/2520336/sri-mulyani-bawa-kabar-gembira-soal-penerimaan-pajak-UURLJ0akSw.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa kabar gembira soal penerimaan pajak 2021. Menurut Sri Mulyani, penerimaan pajak mulai positif dan ini membuktikan ekonomi Indonesia sudah pulih dan bangkit.

&quot;Hampir semua jenis pajak sudah tumbuh positif, jauh berbeda dengan tahun lalu,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember, Selasa (21/12/2021).

Realisasi penerimaan pajak hingga November 2021 tercatat senilai Rp1.082,6 triliun atau tumbuh 17,0%. Realisasi penerimaan pajak tersebut setara dengan 88,0% terhadap target Rp1.229,59 triliun.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dapat Kabar Gembira dari Sri Mulyani soal Pajak



Sementara, penerimaan perpajakan sebesar Rp1.314 triliun atau naik 18% secara tahunan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp382,5 triliun atau naik 25% secara tahunan.

Dia mencontohkan PPh 21 yang dibayarkan oleh karyawan. Pada Januari-November 2021, penerimaan PPh 21 tumbuh 3,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (cumulative-to-cumulative/ctc). Pada Januari-November 2021, penerimaan PPh 21 turun 5,2% ctc.

&quot;Ini menggambarkan pemulihan ekonomi menciptakan kesempatan kerja dan menimbulkan penerimaan PPh 21,&quot; katanya.

Sementara PPh Badan yang dibayarkan oleh korporasi, juga sudah tumbuh positif. Pada 11 bulan pertama 2021, PPh Badan melonjak 21,7% ctc, Padahal pada 11 bulan pertama 2020, pos ini mengalami kontraksi (tumbuh negatif) 36,1% ctc.

&quot;PPh Badan adalah kontributor penting dan recovery-nya luar biasa. Perusahaan-perusahaan ini pulih kegiatannya dan pulih bayar pajaknya. Ini cerita pemulihan yang meyakinkan,&quot; katanya.

PPN, baik Dalam Negeri (DN) maupun impor, menurut Sri, juga tumbuh impresif. PPN DN tumbuh 11,6% ctc dan impor meningkat 34,6% ctc.

&quot;PPh 21, PPh Badan, dan PPN membaik, ini mencerminkan ekonomi Indonesia,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa kabar gembira soal penerimaan pajak 2021. Menurut Sri Mulyani, penerimaan pajak mulai positif dan ini membuktikan ekonomi Indonesia sudah pulih dan bangkit.

&quot;Hampir semua jenis pajak sudah tumbuh positif, jauh berbeda dengan tahun lalu,&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember, Selasa (21/12/2021).

Realisasi penerimaan pajak hingga November 2021 tercatat senilai Rp1.082,6 triliun atau tumbuh 17,0%. Realisasi penerimaan pajak tersebut setara dengan 88,0% terhadap target Rp1.229,59 triliun.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dapat Kabar Gembira dari Sri Mulyani soal Pajak



Sementara, penerimaan perpajakan sebesar Rp1.314 triliun atau naik 18% secara tahunan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp382,5 triliun atau naik 25% secara tahunan.

Dia mencontohkan PPh 21 yang dibayarkan oleh karyawan. Pada Januari-November 2021, penerimaan PPh 21 tumbuh 3,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (cumulative-to-cumulative/ctc). Pada Januari-November 2021, penerimaan PPh 21 turun 5,2% ctc.

&quot;Ini menggambarkan pemulihan ekonomi menciptakan kesempatan kerja dan menimbulkan penerimaan PPh 21,&quot; katanya.

Sementara PPh Badan yang dibayarkan oleh korporasi, juga sudah tumbuh positif. Pada 11 bulan pertama 2021, PPh Badan melonjak 21,7% ctc, Padahal pada 11 bulan pertama 2020, pos ini mengalami kontraksi (tumbuh negatif) 36,1% ctc.

&quot;PPh Badan adalah kontributor penting dan recovery-nya luar biasa. Perusahaan-perusahaan ini pulih kegiatannya dan pulih bayar pajaknya. Ini cerita pemulihan yang meyakinkan,&quot; katanya.

PPN, baik Dalam Negeri (DN) maupun impor, menurut Sri, juga tumbuh impresif. PPN DN tumbuh 11,6% ctc dan impor meningkat 34,6% ctc.

&quot;PPh 21, PPh Badan, dan PPN membaik, ini mencerminkan ekonomi Indonesia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
