<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Pedagang Makanan Pakai Strategi Marketing Tingkat Dewa, Pembeli Senyam-senyum</title><description>Viral video pedagang makanan memakai strategi marketing tingkat dewa untuk mendatangkan konsumen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum"/><item><title>Viral Pedagang Makanan Pakai Strategi Marketing Tingkat Dewa, Pembeli Senyam-senyum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum</guid><pubDate>Rabu 22 Desember 2021 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum-cNrAkqDnIp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teknik marketing tingkat dewa (Foto: Tiktok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/22/455/2520984/viral-pedagang-makanan-pakai-strategi-marketing-tingkat-dewa-pembeli-senyam-senyum-cNrAkqDnIp.jpg</image><title>Teknik marketing tingkat dewa (Foto: Tiktok)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Viral video pedagang makanan memakai strategi marketing tingkat dewa untuk mendatangkan konsumen. Hasilnya, calon pembeli yang didatangi antusias dengan cara pedagang tersebut menawarkan dagangannya.
&amp;ldquo;Permisi kakak, misi mau tanya sebentar boleh? Gak lama kok kakak ga sampai 2 tahun juga, apalagi sampai nginep di hati kakak,&amp;rdquo; ujar pedagang makanan itu dikutip dari akun TikTok @r*dit*y439, Rabu (22/12/2021).
Baca Juga: Viral Kakek Jualan Siomay, Ternyata Mantan Tentara
 
Dalam video berdurasi 3 menit tersebut, awalnya calon pembeli yang didatangi menolak permintaan pedagang itu yang meminta meluangkan waktu 2 menit saat menawarkan makanan yang dijual. Namun setelah pedagang tersebut sedikit memohon, calon pembeli itu pun bersedia.
Baca Juga: Viral Joki Vaksin Disuntik 16 Kali, Ketua IDI Kota Cirebon: Itu Overdosis, Bisa Sebabkan Kematian
Diketahui, pedagang tersebut menawarkan kue sus kering yang dikemas dalam cup plastik. Adapun kue sus kering itu dijual dengan harga Rp50 ribu per cup, namun jika membeli dua cup harganya hanya Rp60 ribu.&amp;ldquo;Kita jual ini satunya Rp50 ribu, tapi di sini lagi ada promo. Kalau  kakaknya mau ambil 2 itu Rp60 ribu karena satunya Rp35 ribu. Murah kok  kak, karena yang mahal itu hati kakaknya. Karena hati kakak ga bisa  dijual belikan,&amp;rdquo; kata pedagang makanan itu.
Mendengar perkataan penjual tersebut, para calon pembeli pun  menyambutnya dengan gelak tawa. Bahkan, ada salah satu calon pembeli  yang tersenyum-senyum mendengar gombalan tersebut.
&amp;ldquo;Hahaha aku nge-fly, aku nge-fly,&amp;rdquo; ucap salah satu pembeli.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Viral video pedagang makanan memakai strategi marketing tingkat dewa untuk mendatangkan konsumen. Hasilnya, calon pembeli yang didatangi antusias dengan cara pedagang tersebut menawarkan dagangannya.
&amp;ldquo;Permisi kakak, misi mau tanya sebentar boleh? Gak lama kok kakak ga sampai 2 tahun juga, apalagi sampai nginep di hati kakak,&amp;rdquo; ujar pedagang makanan itu dikutip dari akun TikTok @r*dit*y439, Rabu (22/12/2021).
Baca Juga: Viral Kakek Jualan Siomay, Ternyata Mantan Tentara
 
Dalam video berdurasi 3 menit tersebut, awalnya calon pembeli yang didatangi menolak permintaan pedagang itu yang meminta meluangkan waktu 2 menit saat menawarkan makanan yang dijual. Namun setelah pedagang tersebut sedikit memohon, calon pembeli itu pun bersedia.
Baca Juga: Viral Joki Vaksin Disuntik 16 Kali, Ketua IDI Kota Cirebon: Itu Overdosis, Bisa Sebabkan Kematian
Diketahui, pedagang tersebut menawarkan kue sus kering yang dikemas dalam cup plastik. Adapun kue sus kering itu dijual dengan harga Rp50 ribu per cup, namun jika membeli dua cup harganya hanya Rp60 ribu.&amp;ldquo;Kita jual ini satunya Rp50 ribu, tapi di sini lagi ada promo. Kalau  kakaknya mau ambil 2 itu Rp60 ribu karena satunya Rp35 ribu. Murah kok  kak, karena yang mahal itu hati kakaknya. Karena hati kakak ga bisa  dijual belikan,&amp;rdquo; kata pedagang makanan itu.
Mendengar perkataan penjual tersebut, para calon pembeli pun  menyambutnya dengan gelak tawa. Bahkan, ada salah satu calon pembeli  yang tersenyum-senyum mendengar gombalan tersebut.
&amp;ldquo;Hahaha aku nge-fly, aku nge-fly,&amp;rdquo; ucap salah satu pembeli.</content:encoded></item></channel></rss>
