<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Minta Pemda Identifikasi Potensi Pariwisata dan Ekraf</title><description>Sandiaga Uno meminta pemerintah daerah melakukan identifikasi berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf"/><item><title>Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Minta Pemda Identifikasi Potensi Pariwisata dan Ekraf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf</guid><pubDate>Sabtu 25 Desember 2021 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf-NjeZeFskZO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno minta Pemda optimalkan pariwisata dan ekraf (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/320/2522370/buka-lapangan-kerja-sandiaga-uno-minta-pemda-identifikasi-potensi-pariwisata-dan-ekraf-NjeZeFskZO.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno minta Pemda optimalkan pariwisata dan ekraf (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta pemerintah daerah melakukan identifikasi berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya. Sandi juga meminta Pemda memperkuat pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam upaya penciptaan lapangan kerja.
Sehingga dapat menunjukkan nilai-nilai optimisme bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit dan menggerakkan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat acara KolaborAksi dengan perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Natuna (Kepulauan Riau), Kabupaten Sula (Maluku Utara) dan Kabupaten Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah), Jumat (24/12/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Pembangunan Pariwisata Harus Perhatikan Tatanan Ekosistem Kepariwisataan
&quot;Pariwisata bisa dijadikan lokomotif. Kami melihat bahwa pariwisata menjangkau daerah yang terpencil, menimbulkan multiplier effect yang cukup luas untuk membuka lapangan kerja,&quot; ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Natuna Wan Siswandi, Bupati Sula Fifian Adeningsih Mus dan Sekda Rusli Moidady. Sementara dari Kemenparekraf turut hadir Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya; serta Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, meminta kepala daerah agar menyiapkan konten promosi wisata di daerahnya untuk dapat dipromosikan melalui akun media sosial yang dimiliki Kemenparekraf.  Diantaranya @indtravel, dan @pesonaid_travel. Sebab, cara tersebut dinilai efektif dalam memasarkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif ke wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Resmikan Restoran The Surosowan, Sandiaga Uno Dorong Kebangkitan Sektor Parekraf Kota Cilegon
&quot;Kami dari Deputi Pemasaran akan mendukung lebih intens. Oleh karena itu kami ingin meminta bantuan bapak ibu untuk menyiapkan konten video TVC durasi 30 detik, 1 menit, kemudian juga digital yang bisa kami publikasikan di akun media sosial kami,&quot; ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu juga menyambut baik rencana kolaboraksi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Khususnya, untuk pengembangan destinasi wisata yang ada di daerah agar lebih memiliki daya saing.
&amp;ldquo;Tiga daerah ini memiliki potensi wisata bahari. Dan ini sangat cocok untuk dilakukan pengembangan desa wisata berbasis bahari. Karena keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xMi8yMC8xNDI3NDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara  Kegiatan, Rizki Handayani Mustafa mengaku siap mendukung untuk  penyelenggaraan kegiatan sebagai salah satu upaya menarik wisatawan  datang ke daerah tersebut.
&amp;ldquo;Kita berharap daerah mengusulkan event-event apa saja yang akan  diselenggarakan selama satu tahun ke depan. Dan diharapkan  penyelenggaraan event dilaksanakan pada semester pertama, lantaran  faktor cuaca saat akhir tahun tidak bisa terduga,&amp;rdquo; ujarnya.
Bupati Natuna Wan Siswandi menjelaskan, Natuna dicanangkan oleh Bapak  Presiden Joko Widodo memiliki 5 pilar yaitu Pertahanan, Pariwisata,  Kelautan, Migas dan Lingkungan Hidup.
&amp;ldquo;Natuna itu memang daerah terluar berbatasan dengan sembilan negara.  Natuna sudah ada geopark yang sudah diakui oleh nasional yang kita  dorong untuk UNESCO. Kami berharap gaung Natuna lebih dikenal lagi dari  sisi wisata. Untuk itu harus ada event nasional yang tentunya dihadiri  oleh pak menteri,&amp;rdquo; katanya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Sula menjelaskan, pihaknya akan  menggelar Festival Tanjung Waka pada tanggal 18-22 Desember 2021, namun  diundur ke 25-28 Februari 2022 lantaran cuaca yang kurang bagus.  Mengusung konsep Edu-Ekowisata, festival ini akan menampilkan beragam  warisan kebudayaan lokal melalui konservasi ekosistem dan budaya menuju  pariwisata berkelanjutan.
&amp;ldquo;Di Sula akan bebas sampah plastik 2024. Festival ini akan menjadi  peluang baik untuk mempromosikan sektor pariwisata, khususnya  pengembangan Community Based Tourism (pariwisata berbasis masyarakat) di  Kepulauan Sula. Ada juga Coklat Sulamina yang menjadi produk ekonomi  kreatif khas lokal,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta pemerintah daerah melakukan identifikasi berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya. Sandi juga meminta Pemda memperkuat pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam upaya penciptaan lapangan kerja.
Sehingga dapat menunjukkan nilai-nilai optimisme bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit dan menggerakkan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat acara KolaborAksi dengan perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Natuna (Kepulauan Riau), Kabupaten Sula (Maluku Utara) dan Kabupaten Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah), Jumat (24/12/2021) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Pembangunan Pariwisata Harus Perhatikan Tatanan Ekosistem Kepariwisataan
&quot;Pariwisata bisa dijadikan lokomotif. Kami melihat bahwa pariwisata menjangkau daerah yang terpencil, menimbulkan multiplier effect yang cukup luas untuk membuka lapangan kerja,&quot; ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Natuna Wan Siswandi, Bupati Sula Fifian Adeningsih Mus dan Sekda Rusli Moidady. Sementara dari Kemenparekraf turut hadir Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya; serta Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, meminta kepala daerah agar menyiapkan konten promosi wisata di daerahnya untuk dapat dipromosikan melalui akun media sosial yang dimiliki Kemenparekraf.  Diantaranya @indtravel, dan @pesonaid_travel. Sebab, cara tersebut dinilai efektif dalam memasarkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif ke wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Resmikan Restoran The Surosowan, Sandiaga Uno Dorong Kebangkitan Sektor Parekraf Kota Cilegon
&quot;Kami dari Deputi Pemasaran akan mendukung lebih intens. Oleh karena itu kami ingin meminta bantuan bapak ibu untuk menyiapkan konten video TVC durasi 30 detik, 1 menit, kemudian juga digital yang bisa kami publikasikan di akun media sosial kami,&quot; ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu juga menyambut baik rencana kolaboraksi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Khususnya, untuk pengembangan destinasi wisata yang ada di daerah agar lebih memiliki daya saing.
&amp;ldquo;Tiga daerah ini memiliki potensi wisata bahari. Dan ini sangat cocok untuk dilakukan pengembangan desa wisata berbasis bahari. Karena keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8xMi8yMC8xNDI3NDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara  Kegiatan, Rizki Handayani Mustafa mengaku siap mendukung untuk  penyelenggaraan kegiatan sebagai salah satu upaya menarik wisatawan  datang ke daerah tersebut.
&amp;ldquo;Kita berharap daerah mengusulkan event-event apa saja yang akan  diselenggarakan selama satu tahun ke depan. Dan diharapkan  penyelenggaraan event dilaksanakan pada semester pertama, lantaran  faktor cuaca saat akhir tahun tidak bisa terduga,&amp;rdquo; ujarnya.
Bupati Natuna Wan Siswandi menjelaskan, Natuna dicanangkan oleh Bapak  Presiden Joko Widodo memiliki 5 pilar yaitu Pertahanan, Pariwisata,  Kelautan, Migas dan Lingkungan Hidup.
&amp;ldquo;Natuna itu memang daerah terluar berbatasan dengan sembilan negara.  Natuna sudah ada geopark yang sudah diakui oleh nasional yang kita  dorong untuk UNESCO. Kami berharap gaung Natuna lebih dikenal lagi dari  sisi wisata. Untuk itu harus ada event nasional yang tentunya dihadiri  oleh pak menteri,&amp;rdquo; katanya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Sula menjelaskan, pihaknya akan  menggelar Festival Tanjung Waka pada tanggal 18-22 Desember 2021, namun  diundur ke 25-28 Februari 2022 lantaran cuaca yang kurang bagus.  Mengusung konsep Edu-Ekowisata, festival ini akan menampilkan beragam  warisan kebudayaan lokal melalui konservasi ekosistem dan budaya menuju  pariwisata berkelanjutan.
&amp;ldquo;Di Sula akan bebas sampah plastik 2024. Festival ini akan menjadi  peluang baik untuk mempromosikan sektor pariwisata, khususnya  pengembangan Community Based Tourism (pariwisata berbasis masyarakat) di  Kepulauan Sula. Ada juga Coklat Sulamina yang menjadi produk ekonomi  kreatif khas lokal,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
