<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>14 Bahan Terbaik untuk Meja Dapur, Cantik dan Awet Bund</title><description>Dapur adalah salah satu bagian dalam rumah yang paling sibuk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund"/><item><title>14 Bahan Terbaik untuk Meja Dapur, Cantik dan Awet Bund</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund</guid><pubDate>Sabtu 25 Desember 2021 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund-YHfY3u6k4i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Meja dapur dengan bahan granit (Foto: Homedesignlover)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/25/470/2522498/14-bahan-terbaik-untuk-meja-dapur-cantik-dan-awet-bund-YHfY3u6k4i.jpg</image><title>Meja dapur dengan bahan granit (Foto: Homedesignlover)</title></images><description>JAKARTA - Dapur adalah salah satu bagian dalam rumah yang paling sibuk. Kita pun harus mempersiapkan berbagai hal agar memasak dan makan bisa dilakukan dengan baik. Salah satu aspek penting untuk menunjang hal tersebut adalah meja dapur.
Beberapa jenis meja dapur akan ternoda dan tergores seringin waktu. Jika tidak, mereka akan rusak dan berubah warna, atau tidak tahan panas.
Berikut Okezone merangkum 14 jenis meja dapur yang dapat menjadi pilihan, seperti dikutip dari Homedesignlover, Sabtu (25/12/2021):
Baca Juga: 5 Tips Menata Dapur Cantik, Ingat Jangan Simpan Banyak Barang
1. Granit
Jenis ini biasa digunakan untuk dapur tradisional. Tampilannya memberi kesan berkelas. Lempengannya terbuat dari bahan alami yang unik dan masing-masing memiliki warna langka dan pola berbeda.
Meski tahan panas dan goresan, tepi dan sudutnya bisa pecah dan butuh banyak biaya bagi seorang profesional untuk memperbaikinya. Anda juga harus &quot;menyegel&quot; ulang meja ini secara berkala agar terhindar dari noda.
2. Kuarsa
Jika menginginkan yang minim perawatan, meja dapur kuarsa bisa menjadi pilihan. Ia tahan noda, asam, gores, panas, dan benturan. Kuarsa juga tidak perlu disegel ulang dan hadir dalam berbagai warna dan pola. Kuarsa sendiri adalah kombinasi dari mineral, warna, dan resin.
Jika menggunakan jenis ini, tak perlu ada kekhawatiran tentang panci panas, pisau bergerigi, dan berbagai noda. Meski begitu, sudutnya juga bisa pecah seperti granit. Dianjurkan untuk menggunakan tepi bulat.
Baca Juga: 5 Ide Penyimpanan Dapur Mirip Desain Restoran
3. Meja Laminasi
Meja dapur laminasi cukup populer karena harga yang terjangkau dan berbagai pola baru yang menyerupai batu alam, kayu, bahkan kuarsa. Tak cuma motif, pilihan warnanya juga cukup variatif dan trendi.
Jenis meja ini mudah dipasang, noda dan panas juga tidak akan merusaknya. Sayangnya, pemotongan yang dilakukan secara langsung bisa menimbulkan kerusakan permanen.
4. Meja Kayu
Meja ini sangat cocok untuk orang yang mengedepankan tampilan dapur. Selain dekoratif, meja kayu juga fungsional. Jika disegel dengan benar, meja kayu akan tampak bersih dan bisa digunakan untuk memotong daging.
Meja ini juga tahan panas dan modelnya bisa dicampur dengan jenis meja dapur lain. Meski bisa memberikan kehangatan pada ruangan, meja kayu butuh penyegelan yang tepat untuk menghindari kerusakan dan perkembangbiakan kuman karena permukaannya berpori.5. Meja dengan Permukaan Padat
Bahan buatan ini biasanya terdiri dari kombinasi marmer, bauksit,  akrilik, resin, dan pigmen epoxy atau polyester. Jenis meja ini juga  paling sering digunakan untuk instalasi meja yang mulus.
Meja dapur ini tersedia dalam berbagai warna dan motif. Permukaannya  juga tahan terhadap berbagai noda. Namun, mereka mudah tergores sehingga  akan perlu diperbaiki.
6. Meja Ubin
Bahan ubin di meja adalah pilihan bagus, terlebih jika Anda ingin  bahan murah yang mudah dirawat. Ubin juga bisa dengan mudah dicampur dan  dicocokkan dengan berbagai gaya desain. Dapur akan terlihat lebih  menarik dengan meja ini.
Selain bisa dipadukan dengan desain dan warna lain, ubin juga memberi  tampilan elegan pada dapur. Mudah dibersihkan dan tahan panas. Namun,  penggunaan ubin memungkinkan permukaan meja menjadi tidak rata dan rawan  retak.
7. Meja Dapur Daur Ulang
Konsep ini sangat cocok untuk orang yang ramah lingkungan. Jenis ini  termasuk beton, kaca, kertas, komposit, dan plastik. Meja daur ulang  juga tersedia dalam berbagai warna dan tekstur.
Terlihat sangat unik dan tahan lama, meja ini juga mudah dirawat dan  tahan terhadap noda, goresan, dan panas. Namun, meja ini juga bisa pecah  jika ada benda berat yang diletakkan di atasnya. Meja ini juga tidak  terlalu tahan lama.
8. Meja Dapur Beton
Bahan beton sangat mudah disesuaikan. Bahkan, Anda bisa memilih warna  dan tekstur apa pun. Meja ini akan cocok dengan bahan berbeda, seperti  kaca, ubin, dan marmer. Tak hanya itu, beton juga hemat energi karena  menangkap panas dan melepaskan di suhu tertentu.
Meja dapur beton menciptakan tampilan yang mulus. Tersedia dalam  berbagai warna, meja ini juga tahan noda, tahan panas, dan tahan lama.  Namun, perawatan meja ini adalah disegel setiap tiga tahun. Ada  kemungkinan retak dan harganya bisa sangat mahal.
9. Meja Stainless Steel
Bahan ini memberikan tampilan industri modern pada dapur. Permukaan  logamnya terkoordinasi dengan berbagai warna dan terlihat bagus pada  interior apa pun. Stainless steel juga mudah dibersihkan dan paling  higienis karena menghambat penumpukan bakteri.
Baja ini juga tahan karat dan tahan terhadap hampir semua hal. Namun,  bisa tergores atau penyok. Mereka juga cukup berisik saat Anda  meletakkan barang-barang di atasnya.10. Meja Kaca
Selain tampilannya yang ramping, meja kaca juga bisa dipotong menjadi   bentuk apa pun dan tersedia dalam berbagai pilihan tekstur dan warna.   Mereka mudah dibersihkan dan tahan noda, bahannya juga higienis.   Apalagi, bahannya juga cukup trendi.
Meja kaca tahan lama dan tidak mudah pecah. Namun, mereka juga bisa retak bila diletakkan benda yang sangat berat di atasnya.
11. Meja Marmer
Pola abu-abu di marmer tidak hanya bagus secara estetika, ini juga   membantu menyamarkan keausan dan noda ringan. Bahan ini juga memberikan   nuansa berkelas, apa pun tampilan tata letaknya.
Marmer akan bagus karena suhunya yang sejuk. Terlebih, jika Anda   bekerja dengan pastry. Bahan ini banyak dijual dan mudah dibersihkan.   Meski begitu, menumpahkan bahan asam seperti lemon bisa menyebabkan noda   atau goresan.
12. Meja Soapstone (Batu Alam)
Jenis ini tidak berpori dan tersedia dalam berbagai warna abu-abu,   terang hingga gelap. Mereka juga punya pola halus. Jenis meja ini tak   perlu disegel, hanya butuh diminyaki untuk penampilan terbaik.
Batu alam ini tak akan retak secara tiba-tiba karena beban atau   tekanan. Namun, karena jenisnya yang lebih lembut, mereka lebih lemah   dan perlu diperhatikan untuk tidak memotongnya secara langsung atau   meletakkan benda berat di atasnya.
13. Meja Dapur Kapur
Meja ini belakangan digandrungi karena kemiripannya dengan marmer   yang mahal. Keindahannya bisa menampilkan dapur elegan yang ramping. Hal   ini juga membuatnya banyak dicari.
Batu kapur bisa digunakan dalam berbagai desain interior apa pun di   dapur. namun, mereka cenderung mudah tergores dan menghitam. Jadi, perlu   kehati-hatian untuk meletakkan panci panas di atasnya.
14. Meja Travertine
Tampilan mewahnya yang canggih dan kemiripannya dengan marmer membuat   Travertine menjadi sangat populer. Mereka memerlukan lebih banyak   perawatan. Meski begitu, ini adalah salah satu bahan terindah yang   mengundang suasana hangat ke gaya desain dapur apa pun.
Travertine adalah batu alam ekonomis dan ramah lingkungan yang   tersedia dalam berbagai warna. Tak hanya tahan node, mereka juga tahan   panas. Namun, bahan ini sangat reaktif terhadap pelarut asam dan bisa   menghitam. Perlu produk khusus untuk merawatnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dapur adalah salah satu bagian dalam rumah yang paling sibuk. Kita pun harus mempersiapkan berbagai hal agar memasak dan makan bisa dilakukan dengan baik. Salah satu aspek penting untuk menunjang hal tersebut adalah meja dapur.
Beberapa jenis meja dapur akan ternoda dan tergores seringin waktu. Jika tidak, mereka akan rusak dan berubah warna, atau tidak tahan panas.
Berikut Okezone merangkum 14 jenis meja dapur yang dapat menjadi pilihan, seperti dikutip dari Homedesignlover, Sabtu (25/12/2021):
Baca Juga: 5 Tips Menata Dapur Cantik, Ingat Jangan Simpan Banyak Barang
1. Granit
Jenis ini biasa digunakan untuk dapur tradisional. Tampilannya memberi kesan berkelas. Lempengannya terbuat dari bahan alami yang unik dan masing-masing memiliki warna langka dan pola berbeda.
Meski tahan panas dan goresan, tepi dan sudutnya bisa pecah dan butuh banyak biaya bagi seorang profesional untuk memperbaikinya. Anda juga harus &quot;menyegel&quot; ulang meja ini secara berkala agar terhindar dari noda.
2. Kuarsa
Jika menginginkan yang minim perawatan, meja dapur kuarsa bisa menjadi pilihan. Ia tahan noda, asam, gores, panas, dan benturan. Kuarsa juga tidak perlu disegel ulang dan hadir dalam berbagai warna dan pola. Kuarsa sendiri adalah kombinasi dari mineral, warna, dan resin.
Jika menggunakan jenis ini, tak perlu ada kekhawatiran tentang panci panas, pisau bergerigi, dan berbagai noda. Meski begitu, sudutnya juga bisa pecah seperti granit. Dianjurkan untuk menggunakan tepi bulat.
Baca Juga: 5 Ide Penyimpanan Dapur Mirip Desain Restoran
3. Meja Laminasi
Meja dapur laminasi cukup populer karena harga yang terjangkau dan berbagai pola baru yang menyerupai batu alam, kayu, bahkan kuarsa. Tak cuma motif, pilihan warnanya juga cukup variatif dan trendi.
Jenis meja ini mudah dipasang, noda dan panas juga tidak akan merusaknya. Sayangnya, pemotongan yang dilakukan secara langsung bisa menimbulkan kerusakan permanen.
4. Meja Kayu
Meja ini sangat cocok untuk orang yang mengedepankan tampilan dapur. Selain dekoratif, meja kayu juga fungsional. Jika disegel dengan benar, meja kayu akan tampak bersih dan bisa digunakan untuk memotong daging.
Meja ini juga tahan panas dan modelnya bisa dicampur dengan jenis meja dapur lain. Meski bisa memberikan kehangatan pada ruangan, meja kayu butuh penyegelan yang tepat untuk menghindari kerusakan dan perkembangbiakan kuman karena permukaannya berpori.5. Meja dengan Permukaan Padat
Bahan buatan ini biasanya terdiri dari kombinasi marmer, bauksit,  akrilik, resin, dan pigmen epoxy atau polyester. Jenis meja ini juga  paling sering digunakan untuk instalasi meja yang mulus.
Meja dapur ini tersedia dalam berbagai warna dan motif. Permukaannya  juga tahan terhadap berbagai noda. Namun, mereka mudah tergores sehingga  akan perlu diperbaiki.
6. Meja Ubin
Bahan ubin di meja adalah pilihan bagus, terlebih jika Anda ingin  bahan murah yang mudah dirawat. Ubin juga bisa dengan mudah dicampur dan  dicocokkan dengan berbagai gaya desain. Dapur akan terlihat lebih  menarik dengan meja ini.
Selain bisa dipadukan dengan desain dan warna lain, ubin juga memberi  tampilan elegan pada dapur. Mudah dibersihkan dan tahan panas. Namun,  penggunaan ubin memungkinkan permukaan meja menjadi tidak rata dan rawan  retak.
7. Meja Dapur Daur Ulang
Konsep ini sangat cocok untuk orang yang ramah lingkungan. Jenis ini  termasuk beton, kaca, kertas, komposit, dan plastik. Meja daur ulang  juga tersedia dalam berbagai warna dan tekstur.
Terlihat sangat unik dan tahan lama, meja ini juga mudah dirawat dan  tahan terhadap noda, goresan, dan panas. Namun, meja ini juga bisa pecah  jika ada benda berat yang diletakkan di atasnya. Meja ini juga tidak  terlalu tahan lama.
8. Meja Dapur Beton
Bahan beton sangat mudah disesuaikan. Bahkan, Anda bisa memilih warna  dan tekstur apa pun. Meja ini akan cocok dengan bahan berbeda, seperti  kaca, ubin, dan marmer. Tak hanya itu, beton juga hemat energi karena  menangkap panas dan melepaskan di suhu tertentu.
Meja dapur beton menciptakan tampilan yang mulus. Tersedia dalam  berbagai warna, meja ini juga tahan noda, tahan panas, dan tahan lama.  Namun, perawatan meja ini adalah disegel setiap tiga tahun. Ada  kemungkinan retak dan harganya bisa sangat mahal.
9. Meja Stainless Steel
Bahan ini memberikan tampilan industri modern pada dapur. Permukaan  logamnya terkoordinasi dengan berbagai warna dan terlihat bagus pada  interior apa pun. Stainless steel juga mudah dibersihkan dan paling  higienis karena menghambat penumpukan bakteri.
Baja ini juga tahan karat dan tahan terhadap hampir semua hal. Namun,  bisa tergores atau penyok. Mereka juga cukup berisik saat Anda  meletakkan barang-barang di atasnya.10. Meja Kaca
Selain tampilannya yang ramping, meja kaca juga bisa dipotong menjadi   bentuk apa pun dan tersedia dalam berbagai pilihan tekstur dan warna.   Mereka mudah dibersihkan dan tahan noda, bahannya juga higienis.   Apalagi, bahannya juga cukup trendi.
Meja kaca tahan lama dan tidak mudah pecah. Namun, mereka juga bisa retak bila diletakkan benda yang sangat berat di atasnya.
11. Meja Marmer
Pola abu-abu di marmer tidak hanya bagus secara estetika, ini juga   membantu menyamarkan keausan dan noda ringan. Bahan ini juga memberikan   nuansa berkelas, apa pun tampilan tata letaknya.
Marmer akan bagus karena suhunya yang sejuk. Terlebih, jika Anda   bekerja dengan pastry. Bahan ini banyak dijual dan mudah dibersihkan.   Meski begitu, menumpahkan bahan asam seperti lemon bisa menyebabkan noda   atau goresan.
12. Meja Soapstone (Batu Alam)
Jenis ini tidak berpori dan tersedia dalam berbagai warna abu-abu,   terang hingga gelap. Mereka juga punya pola halus. Jenis meja ini tak   perlu disegel, hanya butuh diminyaki untuk penampilan terbaik.
Batu alam ini tak akan retak secara tiba-tiba karena beban atau   tekanan. Namun, karena jenisnya yang lebih lembut, mereka lebih lemah   dan perlu diperhatikan untuk tidak memotongnya secara langsung atau   meletakkan benda berat di atasnya.
13. Meja Dapur Kapur
Meja ini belakangan digandrungi karena kemiripannya dengan marmer   yang mahal. Keindahannya bisa menampilkan dapur elegan yang ramping. Hal   ini juga membuatnya banyak dicari.
Batu kapur bisa digunakan dalam berbagai desain interior apa pun di   dapur. namun, mereka cenderung mudah tergores dan menghitam. Jadi, perlu   kehati-hatian untuk meletakkan panci panas di atasnya.
14. Meja Travertine
Tampilan mewahnya yang canggih dan kemiripannya dengan marmer membuat   Travertine menjadi sangat populer. Mereka memerlukan lebih banyak   perawatan. Meski begitu, ini adalah salah satu bahan terindah yang   mengundang suasana hangat ke gaya desain dapur apa pun.
Travertine adalah batu alam ekonomis dan ramah lingkungan yang   tersedia dalam berbagai warna. Tak hanya tahan node, mereka juga tahan   panas. Namun, bahan ini sangat reaktif terhadap pelarut asam dan bisa   menghitam. Perlu produk khusus untuk merawatnya.</content:encoded></item></channel></rss>
