<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga LPG Non Subsidi Naik, LPG 3 Kg 'Gas Melon' Menyusul?</title><description>PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga LPG non subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul"/><item><title>Harga LPG Non Subsidi Naik, LPG 3 Kg 'Gas Melon' Menyusul?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul</guid><pubDate>Minggu 26 Desember 2021 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul-O0aQkAoG2n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LPG 3 Kg (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/26/320/2522774/harga-lpg-non-subsidi-naik-lpg-3-kg-gas-melon-menyusul-O0aQkAoG2n.jpg</image><title>LPG 3 Kg (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga LPG non subsidi sebesar Rp1.600 hingga Rp2.600 per kg.
Lalu apakah harga gas LPG 3 kg subsidi juga akan naik?
&quot;Kalau yang subsidi atau LPG 3 kg, tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,&quot; kata Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial &amp;amp; Trading Irto Ginting kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (26/12/2021).
&amp;nbsp;
Baca Juga: Alasan Pertamina Naikkan Harga LPG Non Subsidi
Irto menjelaskan, saat ini konsumsi LPG nasional mencapai 92,5%. Sementara untuk LPG subsidi, konsumsi nasionalnya mencapai 7,5%.
Adapun, kenaikan harga LPG non subsidi disebabkan adanya tren peningkatan harga Contract Price Aramco (CPA) LPG yang terus meningkat sepanjang tahun 2021, dimana pada November 2021 mencapai 847 USD/metrik ton, harga tertinggi sejak tahun 2014 atau meningkat 57% sejak Januari 2021.

&quot;Penyesuaian harga LPG non subsidi terakhir dilakukan tahun 2017. Harga CPA November 2021 tercatat 74% lebih tinggi dibandingkan penyesuaian harga 4 tahun yang lalu,&quot; katanya.

Pertamina akan memastikan stok dan distribusi LPG berjalan dengan maksimal. &quot;Serta melanjutkan edukasi penggunaan LPG yang tepat sasaran,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga LPG non subsidi sebesar Rp1.600 hingga Rp2.600 per kg.
Lalu apakah harga gas LPG 3 kg subsidi juga akan naik?
&quot;Kalau yang subsidi atau LPG 3 kg, tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,&quot; kata Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial &amp;amp; Trading Irto Ginting kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (26/12/2021).
&amp;nbsp;
Baca Juga: Alasan Pertamina Naikkan Harga LPG Non Subsidi
Irto menjelaskan, saat ini konsumsi LPG nasional mencapai 92,5%. Sementara untuk LPG subsidi, konsumsi nasionalnya mencapai 7,5%.
Adapun, kenaikan harga LPG non subsidi disebabkan adanya tren peningkatan harga Contract Price Aramco (CPA) LPG yang terus meningkat sepanjang tahun 2021, dimana pada November 2021 mencapai 847 USD/metrik ton, harga tertinggi sejak tahun 2014 atau meningkat 57% sejak Januari 2021.

&quot;Penyesuaian harga LPG non subsidi terakhir dilakukan tahun 2017. Harga CPA November 2021 tercatat 74% lebih tinggi dibandingkan penyesuaian harga 4 tahun yang lalu,&quot; katanya.

Pertamina akan memastikan stok dan distribusi LPG berjalan dengan maksimal. &quot;Serta melanjutkan edukasi penggunaan LPG yang tepat sasaran,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
