<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Penyebaran Omicron di RI dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa kasus konfirmasi virus Omicron di Indonesia telah mencapai 46 kasus.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri"/><item><title>Menko Luhut: Penyebaran Omicron di RI dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri</guid><pubDate>Senin 27 Desember 2021 08:25 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri-kXqZ8v0wXD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/27/320/2523019/menko-luhut-penyebaran-omicron-di-ri-dari-pelaku-perjalanan-luar-negeri-kXqZ8v0wXD.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)  Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa  kasus konfirmasi virus Omicron di Indonesia telah mencapai 46 kasus dan hampir seluruhnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara.
&amp;ldquo;Kasus konfirmasi Omicron di Indonesia telah mencapai 46 kasus dan hampir seluruhnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara. Sisanya adalah petugas di wisma Atlet. Sisanya 1 atau 2 adalah petugas di wisma Atlet yang tertular,&amp;rdquo; ujar Menko Luhut dalam konferensi virtual Evaluasi PPKM, Senin (27/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak sejak 1996
Dia menjelaskan meski penyebaran terjadi cepat, data-data dari negara lain menunjukkan varian Omicron menyebabkan kematian yang jauh lebih rendah dibandingkan varian Delta.
&amp;ldquo;Studi yang dilakukan di Inggris pun menunjukan bahwa varian Omicron ini memberikan resiko perawatan di rumah sakit yang jauh lebih rendah: Saat ini jumlah kasus di Afrika Selatan juga sudah menunjukkan tren flattening,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tersambung Sampai Tambun, Anggaran Tol Becakayu Seksi 2B Butuh Rp3,75 Triliun
Meski begitu, pemerintah  tetap menghimbau untuk harus hati-hati, karena data di negara lain menunjukkan kasus anak mengalami peningkatan karena Omicron.&amp;ldquo;Untuk itu, Saya mendorong para orang tua di daerah-daerah yang telah memulai vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak, untuk segera membawa anak-anaknya untuk divaksinasi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)  Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa  kasus konfirmasi virus Omicron di Indonesia telah mencapai 46 kasus dan hampir seluruhnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara.
&amp;ldquo;Kasus konfirmasi Omicron di Indonesia telah mencapai 46 kasus dan hampir seluruhnya adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara. Sisanya adalah petugas di wisma Atlet. Sisanya 1 atau 2 adalah petugas di wisma Atlet yang tertular,&amp;rdquo; ujar Menko Luhut dalam konferensi virtual Evaluasi PPKM, Senin (27/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak sejak 1996
Dia menjelaskan meski penyebaran terjadi cepat, data-data dari negara lain menunjukkan varian Omicron menyebabkan kematian yang jauh lebih rendah dibandingkan varian Delta.
&amp;ldquo;Studi yang dilakukan di Inggris pun menunjukan bahwa varian Omicron ini memberikan resiko perawatan di rumah sakit yang jauh lebih rendah: Saat ini jumlah kasus di Afrika Selatan juga sudah menunjukkan tren flattening,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tersambung Sampai Tambun, Anggaran Tol Becakayu Seksi 2B Butuh Rp3,75 Triliun
Meski begitu, pemerintah  tetap menghimbau untuk harus hati-hati, karena data di negara lain menunjukkan kasus anak mengalami peningkatan karena Omicron.&amp;ldquo;Untuk itu, Saya mendorong para orang tua di daerah-daerah yang telah memulai vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak, untuk segera membawa anak-anaknya untuk divaksinasi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
