<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi UMKM Capai Rp430 Triliun, LaNyalla: Mampu Buka 131 Juta Lapangan kerja</title><description>Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur berada di jalur yang baik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja"/><item><title>Investasi UMKM Capai Rp430 Triliun, LaNyalla: Mampu Buka 131 Juta Lapangan kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja</guid><pubDate>Senin 27 Desember 2021 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja-rGOlrZTZnM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LaNyalla Menilai Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Berada di Jalur Baik. (Foto: Okezone.com/DPD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/27/320/2523350/investasi-umkm-capai-rp430-triliun-lanyalla-mampu-buka-131-juta-lapangan-kerja-rGOlrZTZnM.jpg</image><title>LaNyalla Menilai Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Berada di Jalur Baik. (Foto: Okezone.com/DPD)</title></images><description>SURABAYA - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur berada di jalur yang baik. Hal ini terlihat dari investasi pelaku UMKM yang mencapai triliunan Rupiah.
&quot;Berdasarkan informasi yang saya dapat,  investasi dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Timur mencapai angka Rp430 triliun. Hal ini tentu merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Jatim,&quot; katanya disela sela Reses di Jatim, Senin (27/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Dapat Jatah Lapak di Bandara hingga Rest Area, Ini Aturannya
LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, berharap tingginya angka investasi ini mampu menjadi penopang utama perekonomian Jatim.
&quot;Bahkan bisa menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Investasi ini juga akan mampu membuka 131 juta lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan 120 UMKM,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;60 Juta UMKM Indonesia, Baru 11% yang Daftar Hak Kekayaan Intelektual
Senator asal Jawa Timur ini menilai pertumbuhan tersebut sangat positif.
&quot;Kita berharap UMKM menjadi basis perekonomian yang kuat dan tahan banting menghadapi berbagai krisis,&quot; katanya.&amp;nbsp;LaNyalla menambahkan, pada tahun 2022, pertumbuhan yang positif ini diharapkan mampu menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional.
&quot;Hal ini sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka pengangguran Jatim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim secara umum,&quot; katanya.</description><content:encoded>SURABAYA - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur berada di jalur yang baik. Hal ini terlihat dari investasi pelaku UMKM yang mencapai triliunan Rupiah.
&quot;Berdasarkan informasi yang saya dapat,  investasi dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Timur mencapai angka Rp430 triliun. Hal ini tentu merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Jatim,&quot; katanya disela sela Reses di Jatim, Senin (27/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Dapat Jatah Lapak di Bandara hingga Rest Area, Ini Aturannya
LaNyalla yang sedang reses di Jawa Timur, berharap tingginya angka investasi ini mampu menjadi penopang utama perekonomian Jatim.
&quot;Bahkan bisa menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Investasi ini juga akan mampu membuka 131 juta lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan 120 UMKM,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;60 Juta UMKM Indonesia, Baru 11% yang Daftar Hak Kekayaan Intelektual
Senator asal Jawa Timur ini menilai pertumbuhan tersebut sangat positif.
&quot;Kita berharap UMKM menjadi basis perekonomian yang kuat dan tahan banting menghadapi berbagai krisis,&quot; katanya.&amp;nbsp;LaNyalla menambahkan, pada tahun 2022, pertumbuhan yang positif ini diharapkan mampu menyumbang lebih dari 60 persen PDB nasional.
&quot;Hal ini sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka pengangguran Jatim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim secara umum,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
