<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Cara Mengatur Uang untuk Investasi: Lajang Vs Menikah</title><description>Mengelola keuangan saat masih lajang dan sudah menikah memiliki perbedaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah"/><item><title>3 Cara Mengatur Uang untuk Investasi: Lajang Vs Menikah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah</guid><pubDate>Selasa 28 Desember 2021 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Erlinda Septiawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah-ydEg1DkrrE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan untuk investasi (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/28/622/2523821/3-cara-mengatur-uang-untuk-investasi-lajang-vs-menikah-ydEg1DkrrE.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan untuk investasi (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mengelola keuangan saat masih lajang dan sudah menikah memiliki perbedaan. Sebab, saat masih lajang segala kebutuhan terbiasa diatur sendiri begitu pun dalam perihal investasi.
Perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie, mengatakan cara mengelola uang untuk investasi ketika masih sendiri atau lajang dengan yang sudah menikah tentu berbeda karena adanya proses penyesuaian.
&quot;Mba Prita emang ngatur uang buat investasi lajang dan menikah itu beda ya? Tentunya butuh adjustment siy #temanPrita, yang namanya dari sendiri jadi berdua kan pasti butuh penyesuaian. Simak deh tipsnya sampai selesai.&quot; tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Selasa (28/12/2021).
Baca Juga: Tips dan Manfaat Kelola Keuangan dengan Banyak Rekening
Prita memberikan tips mengatur uang agar bisa digunakan dalam berinvestasi bagi Anda yang masih lajang maupun sudah menikah. Bahkan, dia membagikan cara mempunyai aset investasi hingga Rp100 juta.
&amp;ldquo;Nah, lalu jika kamu #temanPrita baik yang lajang maupun menikah tapi punya impian sama yaitu punya aset investasi hingga Rp100 juta pertama, aku punya bocoran caranya nih!&amp;rdquo; katanya.
Dalam postingan tersebut, Prita menyarankan dengan membagi gaji ke dalam tiga rekening terpisah. Berikut 3 cara mengatur uang untuk investasi ala Prita Hapsari Ghozie:
Baca Juga: 5 Tips Atur Keuangan di 2022
1.     Rekening Living
Pertama, buat rekening Living dari gaji yang dipakai untuk membayar semua tagihan bulanan, uang sekolah anak, keperluan dapur, biaya rumah tangga, termasuk langganan kuota internet super cepat yang menjadi benda penting untuk kelancaran Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH).
Kemudian, untuk Anda yang masih memiliki cicilan selain rumah juga diambil dari rekening ini. Dengan pembagian untuk lajang/single 50% gaji, sedangkan bila sudah menikah 50% gaji sampai batas maksimal 70%.2.     Rekening Saving
 
Rekening Saving mempunyai urutan prioritas yang sebaiknya Anda penuhi  yakni, dana darurat minimal tiga kali pengeluaran dari rekening Living.  Lalu, investasi pendidikan anak apalagi jika sudah menikah. Dilanjut  investasi dana pensiun.
Rincian yang dikelola yaitu lajang/single 30% gaji. Untuk yang sudah  berkeluarga 30%, namun biasanya juga dipakai untuk membayar cicilan  rumah.
3.     Rekening Playing
Jika Anda telah berhasil memisahkan gaji untuk kebutuhan di rekening  Living dan Saving. Maka, Anda berhak untuk memakai jatah di rekening  Playing.
Rekening ini biasanya berisi perawatan tubuh/skincare,  liburan/staycation, atau bisa untuk donasi ke yayasan. Besaran yang  dikeluarkan antara lajang dan sudah menikah sama sebanyak 20% dari gaji.
Selain membagi gaji dalam ketiga rekening itu, cara lainnya untuk  memiliki investasi Rp100 juta pertama. Bisa dengan melakukan investasi  gaji dengan pilihan tiga opsi antara lain, Rp900 ribu selama 30 tahun,  Rp2 juta selama 20 tahun, atau Rp6 juta selama 10 tahun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mengelola keuangan saat masih lajang dan sudah menikah memiliki perbedaan. Sebab, saat masih lajang segala kebutuhan terbiasa diatur sendiri begitu pun dalam perihal investasi.
Perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie, mengatakan cara mengelola uang untuk investasi ketika masih sendiri atau lajang dengan yang sudah menikah tentu berbeda karena adanya proses penyesuaian.
&quot;Mba Prita emang ngatur uang buat investasi lajang dan menikah itu beda ya? Tentunya butuh adjustment siy #temanPrita, yang namanya dari sendiri jadi berdua kan pasti butuh penyesuaian. Simak deh tipsnya sampai selesai.&quot; tulis Prita di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Selasa (28/12/2021).
Baca Juga: Tips dan Manfaat Kelola Keuangan dengan Banyak Rekening
Prita memberikan tips mengatur uang agar bisa digunakan dalam berinvestasi bagi Anda yang masih lajang maupun sudah menikah. Bahkan, dia membagikan cara mempunyai aset investasi hingga Rp100 juta.
&amp;ldquo;Nah, lalu jika kamu #temanPrita baik yang lajang maupun menikah tapi punya impian sama yaitu punya aset investasi hingga Rp100 juta pertama, aku punya bocoran caranya nih!&amp;rdquo; katanya.
Dalam postingan tersebut, Prita menyarankan dengan membagi gaji ke dalam tiga rekening terpisah. Berikut 3 cara mengatur uang untuk investasi ala Prita Hapsari Ghozie:
Baca Juga: 5 Tips Atur Keuangan di 2022
1.     Rekening Living
Pertama, buat rekening Living dari gaji yang dipakai untuk membayar semua tagihan bulanan, uang sekolah anak, keperluan dapur, biaya rumah tangga, termasuk langganan kuota internet super cepat yang menjadi benda penting untuk kelancaran Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH).
Kemudian, untuk Anda yang masih memiliki cicilan selain rumah juga diambil dari rekening ini. Dengan pembagian untuk lajang/single 50% gaji, sedangkan bila sudah menikah 50% gaji sampai batas maksimal 70%.2.     Rekening Saving
 
Rekening Saving mempunyai urutan prioritas yang sebaiknya Anda penuhi  yakni, dana darurat minimal tiga kali pengeluaran dari rekening Living.  Lalu, investasi pendidikan anak apalagi jika sudah menikah. Dilanjut  investasi dana pensiun.
Rincian yang dikelola yaitu lajang/single 30% gaji. Untuk yang sudah  berkeluarga 30%, namun biasanya juga dipakai untuk membayar cicilan  rumah.
3.     Rekening Playing
Jika Anda telah berhasil memisahkan gaji untuk kebutuhan di rekening  Living dan Saving. Maka, Anda berhak untuk memakai jatah di rekening  Playing.
Rekening ini biasanya berisi perawatan tubuh/skincare,  liburan/staycation, atau bisa untuk donasi ke yayasan. Besaran yang  dikeluarkan antara lajang dan sudah menikah sama sebanyak 20% dari gaji.
Selain membagi gaji dalam ketiga rekening itu, cara lainnya untuk  memiliki investasi Rp100 juta pertama. Bisa dengan melakukan investasi  gaji dengan pilihan tiga opsi antara lain, Rp900 ribu selama 30 tahun,  Rp2 juta selama 20 tahun, atau Rp6 juta selama 10 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
