<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengejutkan! Sindir soal Mogok Kerja, Ternyata Gaji Pekerja Pertamina Sampai Rp70 Juta/Bulan</title><description>Ancaman mogok kerja Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)  tidak mendapat respon yang baik dari kalangan pekerja SPBU.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan"/><item><title>Mengejutkan! Sindir soal Mogok Kerja, Ternyata Gaji Pekerja Pertamina Sampai Rp70 Juta/Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan</guid><pubDate>Rabu 29 Desember 2021 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan-VCd2NNPUxI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terungkap gaji karyawan Pertamina capai Rp70 juta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/29/320/2524467/mengejutkan-sindir-soal-mogok-kerja-ternyata-gaji-pekerja-pertamina-sampai-rp70-juta-bulan-VCd2NNPUxI.jpg</image><title>Terungkap gaji karyawan Pertamina capai Rp70 juta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ancaman mogok kerja Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) tidak mendapat respon yang baik dari kalangan pekerja SPBU. Dengan gaji yang fantastis hingga puluhan juta rupiah, wajar jika banyak pihak mempertanyakan urgensi para pekerja PT Pertamina yang tergabung dalam FSPPB.
Kritik terhadap aksi ini datang dari Ketua Aliansi Pekerja SPBU, Dadan Suryana. Menurutnya, tuntutan aksi mogok yang dilakukan FSPPB sangat janggal, terlebih gaji mereka kini sangat fantastis, berbanding terbalik dengan gaji para petugas SPBU di lapangan.
Baca Juga: 6 Fakta Serikat Pekerja Pertamina Batal Mogok Kerja, Nomor 2 Gaji Naik 
 
&quot;Aneh saja saya kira, gaji mereka ada yang sampai Rp70 juta sebulan, lalu bikin aksi mogok seperti itu, saya pikir janggal saja,&quot; ucap Dadan dalam keterangannya, Rabu (29/12/2021).
Dadan menduga, tuntutan FSPPB yang meminta agar Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dari jabatannya terkesan sangat politis. Padahal, kinerja Nicke sejauh ini tidak ada masalah, sehingga dinilai aneh jika tiba-tiba dicopot tanpa ada alasan yang jelas.
Baca Juga: Serikat Pekerja Pertamina Jangan Hanya Menuntut
&quot;Emang kasusnya apa sih bang sampai harus dicopot? Untuk dulu deh yang harus dikaji. Sejauh ini saya pikir gak ada masalah kok,&quot; pungkasnya.
&quot;Jangan sampai deh, aksi ini karena ada yang pengen jabatan Dirut di Pertamina, ya jangan begitulah,&quot; sambungnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMS80LzE0MzAyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dadan menilai, seharusnya para pegawai Pertamina yang rencananya akan  mogok kerja itu bersyukur karena sudah mendapatkan gaji yang sangat  besar. Sementara, mereka yang bekerja di SPBU, gajinya banyak yang  dibawah UMR per bulan.
&quot;Seharusnya mereka bersyukur dong, kami saja gaji hanya Rp2 juta  sebulan bahkan ada yang dibawahnya saja bersyukur kok, tak pernah kami  mengeluh,&quot; ungkapnya.
Pria yang sehari-harinya bekerja shift di sebuah SPBU di kawasan  Jakarta Barat ini menyarankan agar rekan-rekannya di FSPPB berpikir  ulang untuk melaksanakan mogok kerja tersebut. Apalagi, akibat dari aksi  mogok itu bukan tidak mungkin akan berdampak pada menurunnya kinerja  perusahaan.
&quot;Ini kan tempat kita cari makan, mereka gaji besar enak, tabungan  banyak. Kita disini yang gaji pas-pasan sempat Pertamina ini gak jalan  gara-gara mereka mogok kerja, kitanya gimana coba? Coba pikir-pikir lagi  deh, banyak-banyakin bersyukur lah hidup ini mah,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ancaman mogok kerja Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) tidak mendapat respon yang baik dari kalangan pekerja SPBU. Dengan gaji yang fantastis hingga puluhan juta rupiah, wajar jika banyak pihak mempertanyakan urgensi para pekerja PT Pertamina yang tergabung dalam FSPPB.
Kritik terhadap aksi ini datang dari Ketua Aliansi Pekerja SPBU, Dadan Suryana. Menurutnya, tuntutan aksi mogok yang dilakukan FSPPB sangat janggal, terlebih gaji mereka kini sangat fantastis, berbanding terbalik dengan gaji para petugas SPBU di lapangan.
Baca Juga: 6 Fakta Serikat Pekerja Pertamina Batal Mogok Kerja, Nomor 2 Gaji Naik 
 
&quot;Aneh saja saya kira, gaji mereka ada yang sampai Rp70 juta sebulan, lalu bikin aksi mogok seperti itu, saya pikir janggal saja,&quot; ucap Dadan dalam keterangannya, Rabu (29/12/2021).
Dadan menduga, tuntutan FSPPB yang meminta agar Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dari jabatannya terkesan sangat politis. Padahal, kinerja Nicke sejauh ini tidak ada masalah, sehingga dinilai aneh jika tiba-tiba dicopot tanpa ada alasan yang jelas.
Baca Juga: Serikat Pekerja Pertamina Jangan Hanya Menuntut
&quot;Emang kasusnya apa sih bang sampai harus dicopot? Untuk dulu deh yang harus dikaji. Sejauh ini saya pikir gak ada masalah kok,&quot; pungkasnya.
&quot;Jangan sampai deh, aksi ini karena ada yang pengen jabatan Dirut di Pertamina, ya jangan begitulah,&quot; sambungnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yMS80LzE0MzAyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dadan menilai, seharusnya para pegawai Pertamina yang rencananya akan  mogok kerja itu bersyukur karena sudah mendapatkan gaji yang sangat  besar. Sementara, mereka yang bekerja di SPBU, gajinya banyak yang  dibawah UMR per bulan.
&quot;Seharusnya mereka bersyukur dong, kami saja gaji hanya Rp2 juta  sebulan bahkan ada yang dibawahnya saja bersyukur kok, tak pernah kami  mengeluh,&quot; ungkapnya.
Pria yang sehari-harinya bekerja shift di sebuah SPBU di kawasan  Jakarta Barat ini menyarankan agar rekan-rekannya di FSPPB berpikir  ulang untuk melaksanakan mogok kerja tersebut. Apalagi, akibat dari aksi  mogok itu bukan tidak mungkin akan berdampak pada menurunnya kinerja  perusahaan.
&quot;Ini kan tempat kita cari makan, mereka gaji besar enak, tabungan  banyak. Kita disini yang gaji pas-pasan sempat Pertamina ini gak jalan  gara-gara mereka mogok kerja, kitanya gimana coba? Coba pikir-pikir lagi  deh, banyak-banyakin bersyukur lah hidup ini mah,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
