<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indika Energy Catatkan Rugi USD5,9 Juta, Menyusut 88,76%</title><description>INDY mencatat rugi bersih sebesar USD5,952 juta atau menyusut 88,76%  dibandingkan periode sama tahun 2020 yang mencapai USD52,503 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76"/><item><title>Indika Energy Catatkan Rugi USD5,9 Juta, Menyusut 88,76%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76-RnPbP4OVE3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rugi Indika Energy menyusut (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/278/2525543/indika-energy-catatkan-rugi-usd5-9-juta-menyusut-88-76-RnPbP4OVE3.jpeg</image><title>Rugi Indika Energy menyusut (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) mengalami kerugian di kuartal III-2021. INDY mencatat rugi bersih sebesar USD5,952 juta atau menyusut 88,76% dibandingkan periode sama tahun 2020 yang mencapai USD52,503 juta.
Baca Juga: Indika Energy Jual 51% Sahamnya di Mitrabahtera (MBSS) 
Sebaliknya, pendapatan perseroan naik 43,28% menjadi USD2,155 miliar. Rincinya, penjualan batu bara naik 65,91% menjadi USD1,777 miliar. Hal itu ditopang kenaikan penjualan ke luar negeri yang naik 80,16% menjadi USD1,326 miliar.
Sayangnya, pendapatan kontrak jasa pertambangan turun 17,11% menjadi USD339,76 juta. Hal itu dipicu pendapatan kontrak dan jasa dari BP Berau Ltd anjlok sedalam 40,8% dan tersisa USD126,62 juta.
Baca Juga: Sah! Indika Energy Caplok Saham NUS Rp608,4 Miliar
Walau beban pokok kontrak dan penjualan membengkak 23,48% menjadi USD1,593 miliar, tapi laba kotor melonjak 163,84% menjadi USD562,24 juta. Namun, perseroan mencatatkan beban pajak senilai USD159,36 juta, sedangkan periode sama tahun 2020 justru mendapatkan manfaat pajak senilai USD4,318 juta.
Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 5,3% menjadi USD3,681 miliar. Hal itu didorong lonjakan utang pajak sebesar 259,67% menjadi USD223,83 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) mengalami kerugian di kuartal III-2021. INDY mencatat rugi bersih sebesar USD5,952 juta atau menyusut 88,76% dibandingkan periode sama tahun 2020 yang mencapai USD52,503 juta.
Baca Juga: Indika Energy Jual 51% Sahamnya di Mitrabahtera (MBSS) 
Sebaliknya, pendapatan perseroan naik 43,28% menjadi USD2,155 miliar. Rincinya, penjualan batu bara naik 65,91% menjadi USD1,777 miliar. Hal itu ditopang kenaikan penjualan ke luar negeri yang naik 80,16% menjadi USD1,326 miliar.
Sayangnya, pendapatan kontrak jasa pertambangan turun 17,11% menjadi USD339,76 juta. Hal itu dipicu pendapatan kontrak dan jasa dari BP Berau Ltd anjlok sedalam 40,8% dan tersisa USD126,62 juta.
Baca Juga: Sah! Indika Energy Caplok Saham NUS Rp608,4 Miliar
Walau beban pokok kontrak dan penjualan membengkak 23,48% menjadi USD1,593 miliar, tapi laba kotor melonjak 163,84% menjadi USD562,24 juta. Namun, perseroan mencatatkan beban pajak senilai USD159,36 juta, sedangkan periode sama tahun 2020 justru mendapatkan manfaat pajak senilai USD4,318 juta.
Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 5,3% menjadi USD3,681 miliar. Hal itu didorong lonjakan utang pajak sebesar 259,67% menjadi USD223,83 juta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
