<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Waspadai Omicron hingga Krisis Evergrande di 2022</title><description>Airlangga Hartarto memperkirakan efek krisis properti Evergrande di China akan terasa pada 2022</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022"/><item><title>Menko Airlangga Waspadai Omicron hingga Krisis Evergrande di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022-SvM4jdKpi1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Waspadai Omicron dan Krisis Evergrande. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/320/2525348/menko-airlangga-waspadai-omicron-hingga-krisis-evergrande-di-2022-SvM4jdKpi1.jpg</image><title>Menko Airlangga Waspadai Omicron dan Krisis Evergrande. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan efek krisis properti Evergrande di China akan terasa pada 2022. Oleh karena itu, Indonesia perlu mewaspadai dampak tersebut.
&quot;Evergrande yang magnitude-nya USD300 miliar dan diperkirakan efeknya akan lebih terasa pada 2022,&quot; ujar Airlangga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4% di 2021
Airlangga menilai, terdapat berbagai dinamika perekonomian global yang dapat menjadi tantangan bagi Indonesia.
Hal tersebut perlu diwaspadai oleh Indonesia, bersamaan dengan berbagai isu seperti kenaikan harga energi, disrupsi rantai pasok global, hingga potensi tapering oleh The Fed. Indonesia harus memilih strategi optimal untuk meredam dampak dinamika global, agar tidak menghambat pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Investasi dan Ekspor Industri Manufaktur Selamatkan RI dari Resesi
Airlangga menambahkan bahwa telah terjadi optimisme dalam penanganan virus Covid-19 yang di bulan Juli tercatat sudah 56 ribu dengan penurunan kasus lebih dari 90%. Bahkan sudah 4 bulan kasus rata-rata di bawah 100.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNy80LzE0MzIyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita melihat ada omicron di berbagai negara. Namun, kita melihat bahwa resiliensi kesehatan kita cukup kuat. Pengendalian pandemi menjadi kunci pemulihan ekonomi,&quot; ujarnya, dalam Peresmian Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2021, Kamis (30/12/2021).
Hal itu membuahkan hasil dari berbagai survei dan penelitian terhadap pemerintah ini yang tertinggi lebih dari 70 persen. Kemudian dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III menjadi 3,5% dan juga dari segi demand terhadap perbaikan, produksi manufaktur di level ekspansi menjadi 53,9% yang jauh lebih tinggi dibanding sebelum pandemi 51%.
Dengan upaya yang telah berjalan dan persiapan yang ada, Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi 2022 bisa mencapai 5,2%.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan efek krisis properti Evergrande di China akan terasa pada 2022. Oleh karena itu, Indonesia perlu mewaspadai dampak tersebut.
&quot;Evergrande yang magnitude-nya USD300 miliar dan diperkirakan efeknya akan lebih terasa pada 2022,&quot; ujar Airlangga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4% di 2021
Airlangga menilai, terdapat berbagai dinamika perekonomian global yang dapat menjadi tantangan bagi Indonesia.
Hal tersebut perlu diwaspadai oleh Indonesia, bersamaan dengan berbagai isu seperti kenaikan harga energi, disrupsi rantai pasok global, hingga potensi tapering oleh The Fed. Indonesia harus memilih strategi optimal untuk meredam dampak dinamika global, agar tidak menghambat pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Investasi dan Ekspor Industri Manufaktur Selamatkan RI dari Resesi
Airlangga menambahkan bahwa telah terjadi optimisme dalam penanganan virus Covid-19 yang di bulan Juli tercatat sudah 56 ribu dengan penurunan kasus lebih dari 90%. Bahkan sudah 4 bulan kasus rata-rata di bawah 100.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNy80LzE0MzIyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita melihat ada omicron di berbagai negara. Namun, kita melihat bahwa resiliensi kesehatan kita cukup kuat. Pengendalian pandemi menjadi kunci pemulihan ekonomi,&quot; ujarnya, dalam Peresmian Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2021, Kamis (30/12/2021).
Hal itu membuahkan hasil dari berbagai survei dan penelitian terhadap pemerintah ini yang tertinggi lebih dari 70 persen. Kemudian dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III menjadi 3,5% dan juga dari segi demand terhadap perbaikan, produksi manufaktur di level ekspansi menjadi 53,9% yang jauh lebih tinggi dibanding sebelum pandemi 51%.
Dengan upaya yang telah berjalan dan persiapan yang ada, Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi 2022 bisa mencapai 5,2%.</content:encoded></item></channel></rss>
