<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Ekspor Pertanian Tembus Rp451,7 Triliun Sepanjang 2021</title><description>Kementerian Pertanian mencatat menjelaskan nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp451,77 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021"/><item><title>Nilai Ekspor Pertanian Tembus Rp451,7 Triliun Sepanjang 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021-tH34e3QC4J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai ekspor pertanian alami peningkatan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/320/2525507/nilai-ekspor-pertanian-tembus-rp451-7-triliun-sepanjang-2021-tH34e3QC4J.jpg</image><title>Nilai ekspor pertanian alami peningkatan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Pertanian mencatat menjelaskan nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp451,77 triliun. Jumlah ini naik 15,79% dibanding 2019 yang hanya Rp390,19 triliun.
&quot;Kinerja sektor pertanian pun ditunjukkan tidak ada impor beras dalam 2 tahun terakhir ini. Dan kita tahun ini punya surplus beras 9 juta ton. Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor pertanian ke depannya kami butuh pengawalan dari kepolisian,&quot; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (31/12/2021).
Baca Juga: Stop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi ke Investor: Yang Ingin Bangun Industri Bauksit Silakan
Menurutnya saat ini perubahan iklim yang menerpa seluruh bagian negara di dunia memberikan peluang yang lebar untuk komoditas ekspor Indonesia masuk ke pasar global.
&quot;Cuaca lagi ekstrem seluruh dunia, apalagi darah sub tropis 4 musim itu, kacau mereka dengan pertanian, ini kesepakatan sesuai perintah presiden, kita harus ekspor,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Ekspor Rumput Laut Tembus USD177,9 Juta, Paling Banyak ke China
Menutup tahun 2021 dengan melakukan acara giat ekspor yang dilakukan serentak di beberapa provinsi yang ada di Indonesia.
Mentan mengatakan kegiatan giat ekspor ini di ikuti oleh beberapa daerah yang ada di Indonesia dengan mengekspor komoditas unggulan di daerahnya masing-masing.


Pada kegiatan ekspor serentak tersebut total komoditas yang di ekspor  ke berbagai negara di belahan dunia mencapai 1,3 ton dengan dinilai  Rp14,4 triliun yang akan dikirim ke 124 negara.
&quot;Menutup akhir tahun 2021 ini kita melakukan giat ekspor serentak  dari 34 provinsi pintu ekspor secara live sebanyak 1,3 juta ton senilai  Rp14,4 triliun ke 124 negara tujuan ekspor. Ini membuktikan tidak ada  daerah yang tidak melakukan ekspor. Tahun depan wujudkan kita ekspor 3  kali lipat dari ini,&quot; ujar Mentan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap kegiatan giat ekspor  yang dilakukan ini dapat menjadi semangat baru untuk Indonesia lebih  menguatkan ekspor di tahun selanjutnya 2022.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Pertanian mencatat menjelaskan nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp451,77 triliun. Jumlah ini naik 15,79% dibanding 2019 yang hanya Rp390,19 triliun.
&quot;Kinerja sektor pertanian pun ditunjukkan tidak ada impor beras dalam 2 tahun terakhir ini. Dan kita tahun ini punya surplus beras 9 juta ton. Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor pertanian ke depannya kami butuh pengawalan dari kepolisian,&quot; Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (31/12/2021).
Baca Juga: Stop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi ke Investor: Yang Ingin Bangun Industri Bauksit Silakan
Menurutnya saat ini perubahan iklim yang menerpa seluruh bagian negara di dunia memberikan peluang yang lebar untuk komoditas ekspor Indonesia masuk ke pasar global.
&quot;Cuaca lagi ekstrem seluruh dunia, apalagi darah sub tropis 4 musim itu, kacau mereka dengan pertanian, ini kesepakatan sesuai perintah presiden, kita harus ekspor,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Ekspor Rumput Laut Tembus USD177,9 Juta, Paling Banyak ke China
Menutup tahun 2021 dengan melakukan acara giat ekspor yang dilakukan serentak di beberapa provinsi yang ada di Indonesia.
Mentan mengatakan kegiatan giat ekspor ini di ikuti oleh beberapa daerah yang ada di Indonesia dengan mengekspor komoditas unggulan di daerahnya masing-masing.


Pada kegiatan ekspor serentak tersebut total komoditas yang di ekspor  ke berbagai negara di belahan dunia mencapai 1,3 ton dengan dinilai  Rp14,4 triliun yang akan dikirim ke 124 negara.
&quot;Menutup akhir tahun 2021 ini kita melakukan giat ekspor serentak  dari 34 provinsi pintu ekspor secara live sebanyak 1,3 juta ton senilai  Rp14,4 triliun ke 124 negara tujuan ekspor. Ini membuktikan tidak ada  daerah yang tidak melakukan ekspor. Tahun depan wujudkan kita ekspor 3  kali lipat dari ini,&quot; ujar Mentan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap kegiatan giat ekspor  yang dilakukan ini dapat menjadi semangat baru untuk Indonesia lebih  menguatkan ekspor di tahun selanjutnya 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
