<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta RI Punya RS Internasional di Bali, KEK Kesehatan yang Jadi Destinasi Wisata</title><description>Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/02/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/02/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata"/><item><title>5 Fakta RI Punya RS Internasional di Bali, KEK Kesehatan yang Jadi Destinasi Wisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/02/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/02/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata</guid><pubDate>Minggu 02 Januari 2022 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/01/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata-cWeYzflI82.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan Bali International Hospital. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/01/320/2525903/5-fakta-ri-punya-rs-internasional-di-bali-kek-kesehatan-yang-jadi-destinasi-wisata-cWeYzflI82.jpg</image><title>Pembangunan Bali International Hospital. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali atau Bali International Hospital.
&amp;ldquo;Dan dengan mengucap bismillahirohmanirohim pagi hari ini peletakan batu pertama, groundbreaking Bali International Hospital saya nyatakan dimulai,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Berikut fakta fakta RI punya RS Internasional di bali yang dirangkum di Jakarta, Minggu (2/1/2022).
1. Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
Dia mengapresiasi dan menghargai pembangunan RS ini. Dia berharap pada pertengahan 2023 RS ini telah selesai dibangun.
Selain itu dengan selesai dibangunnya RS ini, Jokowi ingin masyarakat tak lagi ke luar negeri untuk berobat. Bahkan bisa menjadi destinasi wisata kesehatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Groundbreaking RS Internasional Bali, Jokowi: Akan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
&amp;ldquo;Setelah selesainya rumah sakit Bali International Hospital ini benar-benar semuanya tidak ada yang pergi ke luar. Semuanya ke Bali. Bali akan menjadi tempat destinasi wisata kesehatan. Ini akan menaikkan, meningkatkan wisata orang ke Pulau Bali,&amp;rdquo; ucapnya.
2. Berharap WNA Berobat ke Indonesia
Tidak hanya itu, Jokowi berharap warga negara asing (WNA) juga datang ke Indonesia untuk berobat di RS Bali Internasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Setelah Bali, Erick Thohir Ingin Bangun RS Internasional di Daerah Lain
&amp;ldquo;Kita harapkan tidak orang kita yang keluar tapi orang luar yang nanti akan masuk ke Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya karena ini ada kerjasama antara kita dan Mayo Klinik yang sudah sangat terkenal itu,&amp;rdquo; tuturnya.
3. Dua Fungsi Utama
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa ada dua fungsi utama Bali International Hospital. Keduanya adalah kawasan pariwisata kesehatan di Sanur Bali dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan investor di Indonesia.
Menurutnya rumah sakit (RS) BUMN bertaraf internasional tersebut, selain membantu Bali untuk mempunyai pariwisata baru di sektor kesehatan, RS juga diharapkan bisa mendukung pelayanan kesehatan bagi para investor yang pekerja di Indonesia.
&quot;Karena investasi itu artinya juga mereka ingin memastikan kesehatan mereka terjamin, standar kesehatan internasional untuk pekerjanya ataupun para profesional yang ada di Indonesia. Karena itu penting sekali platform kesehatan ini kita bangun di Bali, Bapak,&quot; ujar Erick.4. Erick Thohir Ingin Bangun RS Internasional di Daerah Lain
Menteri BUMN Erick Thohir ingin membangun rumah sakit (RS) atau fasilitas kesehatan berstandar internasional di beberapa wilayah Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi. Hal ini disampaikan setelah groundbreaking RS Internasional Bali oleh Presiden Jokowi.
&quot;Tapi tentu tadi ini tidak hanya di Bali, kita rencanakan juga kalau memungkinkan di beberapa daerah lainnya yang memiliki nilai jual tinggi,&quot; kata Erick Thohir dikutip Antara. Shelma Rachmahyanti
5. RI Kehilangan&amp;nbsp;Kehilangan Rp97 Triliun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, atau Bali International Hospital. Dia berharap pembangunan ini nantinya masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.
&amp;ldquo;Alhamdulillah pada pagi hari ini kita akan memulai pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital. Yang ini nantinya akan bekerjasama dengan Mayo dari Amerika. Kita harapkan nanti menjadi KEK Kesehatan. Dan kita harapkan tidak ada lagi, kalau ini jadi tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Dia mengatakan, setiap tahunnya jutaan masyarakat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat. Kondisi ini membuat Indonesia kehilangan Rp97 Triliun. &amp;ldquo;Karena kita tahu setiap tahun ada kurang lebih 2.000.000 masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan. Baik itu ke Singapura, baik itu ke Malaysia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika, dan ke tempat-tempat lainnya. Dan kita kehilangan Rp97 triliun karena itu,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali atau Bali International Hospital.
&amp;ldquo;Dan dengan mengucap bismillahirohmanirohim pagi hari ini peletakan batu pertama, groundbreaking Bali International Hospital saya nyatakan dimulai,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Berikut fakta fakta RI punya RS Internasional di bali yang dirangkum di Jakarta, Minggu (2/1/2022).
1. Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
Dia mengapresiasi dan menghargai pembangunan RS ini. Dia berharap pada pertengahan 2023 RS ini telah selesai dibangun.
Selain itu dengan selesai dibangunnya RS ini, Jokowi ingin masyarakat tak lagi ke luar negeri untuk berobat. Bahkan bisa menjadi destinasi wisata kesehatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Groundbreaking RS Internasional Bali, Jokowi: Akan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan
&amp;ldquo;Setelah selesainya rumah sakit Bali International Hospital ini benar-benar semuanya tidak ada yang pergi ke luar. Semuanya ke Bali. Bali akan menjadi tempat destinasi wisata kesehatan. Ini akan menaikkan, meningkatkan wisata orang ke Pulau Bali,&amp;rdquo; ucapnya.
2. Berharap WNA Berobat ke Indonesia
Tidak hanya itu, Jokowi berharap warga negara asing (WNA) juga datang ke Indonesia untuk berobat di RS Bali Internasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Setelah Bali, Erick Thohir Ingin Bangun RS Internasional di Daerah Lain
&amp;ldquo;Kita harapkan tidak orang kita yang keluar tapi orang luar yang nanti akan masuk ke Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya karena ini ada kerjasama antara kita dan Mayo Klinik yang sudah sangat terkenal itu,&amp;rdquo; tuturnya.
3. Dua Fungsi Utama
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa ada dua fungsi utama Bali International Hospital. Keduanya adalah kawasan pariwisata kesehatan di Sanur Bali dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan investor di Indonesia.
Menurutnya rumah sakit (RS) BUMN bertaraf internasional tersebut, selain membantu Bali untuk mempunyai pariwisata baru di sektor kesehatan, RS juga diharapkan bisa mendukung pelayanan kesehatan bagi para investor yang pekerja di Indonesia.
&quot;Karena investasi itu artinya juga mereka ingin memastikan kesehatan mereka terjamin, standar kesehatan internasional untuk pekerjanya ataupun para profesional yang ada di Indonesia. Karena itu penting sekali platform kesehatan ini kita bangun di Bali, Bapak,&quot; ujar Erick.4. Erick Thohir Ingin Bangun RS Internasional di Daerah Lain
Menteri BUMN Erick Thohir ingin membangun rumah sakit (RS) atau fasilitas kesehatan berstandar internasional di beberapa wilayah Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi. Hal ini disampaikan setelah groundbreaking RS Internasional Bali oleh Presiden Jokowi.
&quot;Tapi tentu tadi ini tidak hanya di Bali, kita rencanakan juga kalau memungkinkan di beberapa daerah lainnya yang memiliki nilai jual tinggi,&quot; kata Erick Thohir dikutip Antara. Shelma Rachmahyanti
5. RI Kehilangan&amp;nbsp;Kehilangan Rp97 Triliun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, atau Bali International Hospital. Dia berharap pembangunan ini nantinya masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.
&amp;ldquo;Alhamdulillah pada pagi hari ini kita akan memulai pembangunan Rumah Sakit Bali International Hospital. Yang ini nantinya akan bekerjasama dengan Mayo dari Amerika. Kita harapkan nanti menjadi KEK Kesehatan. Dan kita harapkan tidak ada lagi, kalau ini jadi tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya, Senin (27/12/2021).
Dia mengatakan, setiap tahunnya jutaan masyarakat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berobat. Kondisi ini membuat Indonesia kehilangan Rp97 Triliun. &amp;ldquo;Karena kita tahu setiap tahun ada kurang lebih 2.000.000 masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan. Baik itu ke Singapura, baik itu ke Malaysia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika, dan ke tempat-tempat lainnya. Dan kita kehilangan Rp97 triliun karena itu,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
