<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! Harga Makanan dan Minuman Makin Mahal di 2022   </title><description>Produsen makanan dan minuman (mamin) akan menaikkan harga di tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022"/><item><title>Siap-Siap! Harga Makanan dan Minuman Makin Mahal di 2022   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022-iOc4ZSCqiy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Makanan dan Minuman Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/320/2526714/siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-makin-mahal-di-2022-iOc4ZSCqiy.jpg</image><title>Harga Makanan dan Minuman Naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Produsen makanan dan minuman (mamin) akan menaikkan harga di tahun 2022 setelah dua tahun perusahaan mamin tidak menaikkan harga jual.

&quot;Tahun 2022 kebanyakan produsen menaikkan harga karena sudah dua tahun puasa, rata-rata perusahaan tidak menaikkan harga. Saya mendengar beberapa produsen sudah mengumumkan kenaikan harga akhir tahun lalu dan dimulai Januari 2022 ini,&quot; ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman dalam Market Review IDX Channel, Senin (3/1/2022).

Baca Juga: Industri Mamin RI Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia



Adhi memperkirakan kenaikan harga makanan dan minuman berkisar 4% hingga 7%. Menurut dia, kenaikan harga ini sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan kenaikan bahan baku dan bahan lainnya mengingat produk pangan olahan sangat sensitif di Indonesia.

&quot;Perkiraan saya 4%-7% itu moderat kenaikannya sehingga tetap terjangkau. Kalau naiknya terlalu tinggi, daya beli masyarakat juga tidak terjangkau,&quot; katanya.

Adhi memastikan bahwa kenaikan harga mamin ini sudah diperhitungkan Gapmmi sehingga tidak akan mengganggu target industri mamin yang sebesar 5% hingga 7% di tahun ini. Dia berharap kenaikan harga mamin tidak akan memberatkan konsumen.

&quot;Kami sudah memperhitungkan dan tentunya tahun 2022 sudah mulai banyak masyarakat yang beraktivitas serta dukungan pemerintah melalui program pemulihan ekonomi. Kami yakin kenaikan harga tidak terlalu memberatkan konsumen,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen makanan dan minuman (mamin) akan menaikkan harga di tahun 2022 setelah dua tahun perusahaan mamin tidak menaikkan harga jual.

&quot;Tahun 2022 kebanyakan produsen menaikkan harga karena sudah dua tahun puasa, rata-rata perusahaan tidak menaikkan harga. Saya mendengar beberapa produsen sudah mengumumkan kenaikan harga akhir tahun lalu dan dimulai Januari 2022 ini,&quot; ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman dalam Market Review IDX Channel, Senin (3/1/2022).

Baca Juga: Industri Mamin RI Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia



Adhi memperkirakan kenaikan harga makanan dan minuman berkisar 4% hingga 7%. Menurut dia, kenaikan harga ini sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan kenaikan bahan baku dan bahan lainnya mengingat produk pangan olahan sangat sensitif di Indonesia.

&quot;Perkiraan saya 4%-7% itu moderat kenaikannya sehingga tetap terjangkau. Kalau naiknya terlalu tinggi, daya beli masyarakat juga tidak terjangkau,&quot; katanya.

Adhi memastikan bahwa kenaikan harga mamin ini sudah diperhitungkan Gapmmi sehingga tidak akan mengganggu target industri mamin yang sebesar 5% hingga 7% di tahun ini. Dia berharap kenaikan harga mamin tidak akan memberatkan konsumen.

&quot;Kami sudah memperhitungkan dan tentunya tahun 2022 sudah mulai banyak masyarakat yang beraktivitas serta dukungan pemerintah melalui program pemulihan ekonomi. Kami yakin kenaikan harga tidak terlalu memberatkan konsumen,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
