<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambut 2022, Industri Manufaktur Semakin Bergeliat dan Berdaya Saing</title><description>Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan pertumbuhan industri manufaktur sebesar 4,5%-5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing"/><item><title>Sambut 2022, Industri Manufaktur Semakin Bergeliat dan Berdaya Saing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing-AnJs4N33Po.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Manufaktur Indonesia Bergeliat Lagi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/320/2526775/sambut-2022-industri-manufaktur-semakin-bergeliat-dan-berdaya-saing-AnJs4N33Po.jpg</image><title>Industri Manufaktur Indonesia Bergeliat Lagi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan pertumbuhan industri manufaktur sebesar 4,5%-5% pada tahun 2022.
&amp;ldquo;Kami fokus untuk terus membangun sektor industri manufaktur yang berdaulat, mandiri, berdaya saing, dan inklusif,&amp;rdquo; ujar Agus, di Jakarta, Senin (3/1/2022).
Dirinya yakin target pertumbuhan industri dapat tercapai seiring membaiknya ekonomi Indonesia. Terlihat dari impor bahan baku dan bahan penolong industri manufaktur naik sebesar 52,6%. Hal ini sejalan dengan aktivitas sektor industri manufaktur di tanah air yang masih cukup menggeliat hingga tutup 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pabrik 'Ngebul', Industri Manufaktur Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja Baru di 2021
&quot;Bahan baku dan bahan penolong ini sebagai kebutuhan untuk diolah oleh industri di dalam negeri sehingga dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,&quot; kata Menperin.
Lanjut dia,  indikator pulihnya perekonomian nasional, juga ditunjukkan dari peringkat daya saing Indonesia yang terus meningkat, baik itu dari aspek bisnis maupun digital.
Baca Juga:&amp;nbsp;Industri Manufaktur Ditargetkan Bisa Tumbuh 5% di 2022
&amp;ldquo;Dalam posisi yang sangat berat pada tahun 2021 karena dampak pandemi, kita masih mampu naik ranking. Di aspek bisnis dan digital, naik tiga peringkat semuanya,&amp;rdquo; tutur Agus.
Menperin menyebutkan, selama ini sektor industri manufaktur konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional. Pada Januari-November 2021, nilai ekspor dari industri manufaktur mencapai USD160 miliar atau berkontribusi sebesar 76,51% dari total ekspor nasional.&quot;Angka ini telah melampaui capaian ekspor manufaktur sepanjang tahun 2020 sebesar Rp131 miliar, dan bahkan lebih tinggi dari capaian ekspor tahun 2019,&quot; ungkapnya.
Jika dibandingkan dengan Januari-November 2020 (c-to-c), lanjut Agus, kinerja ekspor industri manufaktur pada Januari-November 2021 meningkat sebesar 35,36%.
Kinerja ekspor sektor manufaktur ini sekaligus mempertahankan surplus neraca perdagangan yang dicetak sejak bulan Mei 2020,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan pertumbuhan industri manufaktur sebesar 4,5%-5% pada tahun 2022.
&amp;ldquo;Kami fokus untuk terus membangun sektor industri manufaktur yang berdaulat, mandiri, berdaya saing, dan inklusif,&amp;rdquo; ujar Agus, di Jakarta, Senin (3/1/2022).
Dirinya yakin target pertumbuhan industri dapat tercapai seiring membaiknya ekonomi Indonesia. Terlihat dari impor bahan baku dan bahan penolong industri manufaktur naik sebesar 52,6%. Hal ini sejalan dengan aktivitas sektor industri manufaktur di tanah air yang masih cukup menggeliat hingga tutup 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pabrik 'Ngebul', Industri Manufaktur Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja Baru di 2021
&quot;Bahan baku dan bahan penolong ini sebagai kebutuhan untuk diolah oleh industri di dalam negeri sehingga dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,&quot; kata Menperin.
Lanjut dia,  indikator pulihnya perekonomian nasional, juga ditunjukkan dari peringkat daya saing Indonesia yang terus meningkat, baik itu dari aspek bisnis maupun digital.
Baca Juga:&amp;nbsp;Industri Manufaktur Ditargetkan Bisa Tumbuh 5% di 2022
&amp;ldquo;Dalam posisi yang sangat berat pada tahun 2021 karena dampak pandemi, kita masih mampu naik ranking. Di aspek bisnis dan digital, naik tiga peringkat semuanya,&amp;rdquo; tutur Agus.
Menperin menyebutkan, selama ini sektor industri manufaktur konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional. Pada Januari-November 2021, nilai ekspor dari industri manufaktur mencapai USD160 miliar atau berkontribusi sebesar 76,51% dari total ekspor nasional.&quot;Angka ini telah melampaui capaian ekspor manufaktur sepanjang tahun 2020 sebesar Rp131 miliar, dan bahkan lebih tinggi dari capaian ekspor tahun 2019,&quot; ungkapnya.
Jika dibandingkan dengan Januari-November 2020 (c-to-c), lanjut Agus, kinerja ekspor industri manufaktur pada Januari-November 2021 meningkat sebesar 35,36%.
Kinerja ekspor sektor manufaktur ini sekaligus mempertahankan surplus neraca perdagangan yang dicetak sejak bulan Mei 2020,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
