<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! 'Wonder Woman' Angkut Ratusan Semen Biayai Hidup Keluarga dan Kuliah</title><description>Mahasiswi ini mencuri perhatian karena pekerjaannya tak biasa dilakukan seorang perempuan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah"/><item><title>Viral! 'Wonder Woman' Angkut Ratusan Semen Biayai Hidup Keluarga dan Kuliah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2022 16:15 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah-PIkmFD96I1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nur Aini Bekerja Angkut Semen untuk Hidupi Keluarga dan Kuliah. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/03/455/2526792/viral-wonder-woman-angkut-ratusan-semen-biayai-hidup-keluarga-dan-kuliah-PIkmFD96I1.jpg</image><title>Nur Aini Bekerja Angkut Semen untuk Hidupi Keluarga dan Kuliah. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>PINRANG - Mahasiswi ini mencuri perhatian karena pekerjaannya tak biasa dilakukan seorang perempuan. Wanita asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memilih pekerjaan sampingan sebagai buruh angkut semen.
Gadis bernama Nur Aini itu harus melakukannya untuk membantu perekonomian keluarga dan membayar biaya kuliahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tren Bisnis 2022, Kuliner hingga Properti Diprediksi Cuan
Nur berdomisili di Desa Pincara, Kecamatan Patampanua. Dia telah melakukan pekerjaan ini sejak dirinya duduk di bangku kelas 3 SMP.
Meski pekerjaannya ini tak seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan perempuan sebayanya, dia tidak merasa malu. Pasalnya, penghasilan yang dia dapatkan dari pekerjaan ini juga untuk membayar sekolah adik-adiknya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehari-hari, Nur mampu mengangkat ratusan sak semen dalam sehari. Dia harus giat untuk mendapatkan bayaran yang lebih besar. Upah dari pekerjaan ini memang tak sebanding dengan bebannya. Dia hanya dibayar Rp600 untuk satu sak semen yang dia angkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Keren! Pemuda Ini Hasilkan Cuan dari Ekspor Kostum Cosplay ke Amerika dan Eropa
Saat bekerja, Nur berangkat bersama keluarganya. Masdar, ayah sang gadis juga telah lama menjadi buruh angkut semen. Dia tak melarang putrinya untuk melakukan pekerjaan ini.</description><content:encoded>PINRANG - Mahasiswi ini mencuri perhatian karena pekerjaannya tak biasa dilakukan seorang perempuan. Wanita asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memilih pekerjaan sampingan sebagai buruh angkut semen.
Gadis bernama Nur Aini itu harus melakukannya untuk membantu perekonomian keluarga dan membayar biaya kuliahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tren Bisnis 2022, Kuliner hingga Properti Diprediksi Cuan
Nur berdomisili di Desa Pincara, Kecamatan Patampanua. Dia telah melakukan pekerjaan ini sejak dirinya duduk di bangku kelas 3 SMP.
Meski pekerjaannya ini tak seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan perempuan sebayanya, dia tidak merasa malu. Pasalnya, penghasilan yang dia dapatkan dari pekerjaan ini juga untuk membayar sekolah adik-adiknya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sehari-hari, Nur mampu mengangkat ratusan sak semen dalam sehari. Dia harus giat untuk mendapatkan bayaran yang lebih besar. Upah dari pekerjaan ini memang tak sebanding dengan bebannya. Dia hanya dibayar Rp600 untuk satu sak semen yang dia angkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Keren! Pemuda Ini Hasilkan Cuan dari Ekspor Kostum Cosplay ke Amerika dan Eropa
Saat bekerja, Nur berangkat bersama keluarganya. Masdar, ayah sang gadis juga telah lama menjadi buruh angkut semen. Dia tak melarang putrinya untuk melakukan pekerjaan ini.</content:encoded></item></channel></rss>
