<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Batu Bara dan LNG, Erick Thohir: Kebutuhan Energi dalam Negeri Diprioritaskan</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan kebutuhan energi di dalam negeri akan menjadi prioritas pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan"/><item><title>Soal Batu Bara dan LNG, Erick Thohir: Kebutuhan Energi dalam Negeri Diprioritaskan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan</guid><pubDate>Selasa 04 Januari 2022 09:42 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan-0qC8RrVr08.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir sebut pasokan energi dalam negeri jadi prioritas (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/04/320/2527073/soal-batu-bara-dan-lng-erick-thohir-kebutuhan-energi-dalam-negeri-diprioritaskan-0qC8RrVr08.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir sebut pasokan energi dalam negeri jadi prioritas (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan kebutuhan energi di dalam negeri akan menjadi prioritas pemerintah. Erick menilai langkah untuk mengatasi permasalahan suplai batubara dan LNG sebagai sumber energi untuk mendukung pasokan listrik nasional jangka panjang.
Selain itu, sistem logistik dan infrastruktur juga akan semakin dimodernisasi sehingga kapasitas Indonesia sebagai negara penghasil sumber daya alam tidak akan mengalami ketidakpastian kebutuhan energi demi menunjang kelancaran pembangunan.
Baca Juga: PLN Dapat PMN Rp5 Triliun, Ini PR dari Erick Thohir dan Sri Mulyani
 
Hal tersebut ditekankan Erick Thohir seusai menggelar rapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Perdagangan, Menteri Perhubungan, Kejaksaan Agung, dan BPKP, Senin (2/1/2021) malam. Pertemuan antara kementerian dan lembaga (K/L) tersebut dilakukan usai Presiden, Joko Widodo memberikan pengarahan terkait prioritas untuk mendahulukan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri sebelum melakukan ekspor.
&quot;Para menteri yang terkait suplai batubara dan LNG untuk mendukung pasokan listrik nasional langsung membagi tugas. Kami di Kementerian BUMN akan memperbaiki kontrak jangka panjang kebutuhan suplai sesuai dengan rapat bersama Kejaksaan Agung dan BPKP. Intinya, kebutuhan energi dalam negeri akan jauh lebih diprioritaskan demi kelancaran pembangunan,&quot; ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (4/1/2022).
Baca Juga: Erick Thohir Geser Dirut Indra Karya Jadi Direksi Jasa Tirta I
Kementerian BUMN pun akan memperbaiki sistem logistik dan infrastruktur untuk memastikan kebutuhan batu bara dalam negeri terpenuhi.
&quot;Dan sesuai arahan Presiden yang telah menekankan komitmen bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju untuk menggantikan batu bara dengan energi baru terbarukan, maka kami juga telah menyiapkan road map pengembangan ekonomi hijau dan transisi energi serta renewable energy sehingga kita segera memiliki energi baru terbarukan,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Kementerian ESDM, target produksi batu bara di 2022 akan  lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Proyeksi target produksi 2022  berada di kisaran 637 juta hingga 664 juta ton, sedangkan target  produksi batu bara 2021 mencapai 625 juta ton.
Sementara itu, kebutuhan batu bara dalam negeri diprediksi juga  meningkat di tahun 2022 dengan 190 juta ton. Angka tersebut meningkat  dibandingkan kuota DMO tahun ini yang mencapai 137,5 juta ton.
Data Kementerian ESDM juga mengungkapkan fenomena alam seperti Badai  La Nina yang menerjang Pulau Kalimantan pada November lalu sehingga  meningkatkan curah hujan tinggi menyebabkan realisasi produksi batubara  hingga awal Desember mencapai 560 juta ton atau sekitar 89,6% dari  target. Sementara itu, penyerapan batu bara dalam negeri hingga awal  Desember pun baru menyentuh 121,3 juta ton, atau sekitar 88,2% dari  target DMO.
Dalam rapat bersama juga disepakati bahwa Menteri ESDM akan  mengeluarkan perubahan DMO yang bisa direview perbulan dan yang tidak  menepati sesuai kontrak akan di penalti tinggi bahkan dicabut izinnya.
&quot;Lalu kami tetap mendukung pengembangan ekspor bersama Menteri  Perdagangan sebagai pemasukan devisa negara dengan mengkalkulasi berapa  kebutuhan dalam negeri. Sedangkan dengan Menteri Perhubungan akan  dilakukan sinergi dengan para pihak untuk menangani logistik,&quot; ungkap  Erick Thohir.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan kebutuhan energi di dalam negeri akan menjadi prioritas pemerintah. Erick menilai langkah untuk mengatasi permasalahan suplai batubara dan LNG sebagai sumber energi untuk mendukung pasokan listrik nasional jangka panjang.
Selain itu, sistem logistik dan infrastruktur juga akan semakin dimodernisasi sehingga kapasitas Indonesia sebagai negara penghasil sumber daya alam tidak akan mengalami ketidakpastian kebutuhan energi demi menunjang kelancaran pembangunan.
Baca Juga: PLN Dapat PMN Rp5 Triliun, Ini PR dari Erick Thohir dan Sri Mulyani
 
Hal tersebut ditekankan Erick Thohir seusai menggelar rapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Perdagangan, Menteri Perhubungan, Kejaksaan Agung, dan BPKP, Senin (2/1/2021) malam. Pertemuan antara kementerian dan lembaga (K/L) tersebut dilakukan usai Presiden, Joko Widodo memberikan pengarahan terkait prioritas untuk mendahulukan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri sebelum melakukan ekspor.
&quot;Para menteri yang terkait suplai batubara dan LNG untuk mendukung pasokan listrik nasional langsung membagi tugas. Kami di Kementerian BUMN akan memperbaiki kontrak jangka panjang kebutuhan suplai sesuai dengan rapat bersama Kejaksaan Agung dan BPKP. Intinya, kebutuhan energi dalam negeri akan jauh lebih diprioritaskan demi kelancaran pembangunan,&quot; ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (4/1/2022).
Baca Juga: Erick Thohir Geser Dirut Indra Karya Jadi Direksi Jasa Tirta I
Kementerian BUMN pun akan memperbaiki sistem logistik dan infrastruktur untuk memastikan kebutuhan batu bara dalam negeri terpenuhi.
&quot;Dan sesuai arahan Presiden yang telah menekankan komitmen bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju untuk menggantikan batu bara dengan energi baru terbarukan, maka kami juga telah menyiapkan road map pengembangan ekonomi hijau dan transisi energi serta renewable energy sehingga kita segera memiliki energi baru terbarukan,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Kementerian ESDM, target produksi batu bara di 2022 akan  lebih tinggi dibandingkan tahun ini. Proyeksi target produksi 2022  berada di kisaran 637 juta hingga 664 juta ton, sedangkan target  produksi batu bara 2021 mencapai 625 juta ton.
Sementara itu, kebutuhan batu bara dalam negeri diprediksi juga  meningkat di tahun 2022 dengan 190 juta ton. Angka tersebut meningkat  dibandingkan kuota DMO tahun ini yang mencapai 137,5 juta ton.
Data Kementerian ESDM juga mengungkapkan fenomena alam seperti Badai  La Nina yang menerjang Pulau Kalimantan pada November lalu sehingga  meningkatkan curah hujan tinggi menyebabkan realisasi produksi batubara  hingga awal Desember mencapai 560 juta ton atau sekitar 89,6% dari  target. Sementara itu, penyerapan batu bara dalam negeri hingga awal  Desember pun baru menyentuh 121,3 juta ton, atau sekitar 88,2% dari  target DMO.
Dalam rapat bersama juga disepakati bahwa Menteri ESDM akan  mengeluarkan perubahan DMO yang bisa direview perbulan dan yang tidak  menepati sesuai kontrak akan di penalti tinggi bahkan dicabut izinnya.
&quot;Lalu kami tetap mendukung pengembangan ekspor bersama Menteri  Perdagangan sebagai pemasukan devisa negara dengan mengkalkulasi berapa  kebutuhan dalam negeri. Sedangkan dengan Menteri Perhubungan akan  dilakukan sinergi dengan para pihak untuk menangani logistik,&quot; ungkap  Erick Thohir.</content:encoded></item></channel></rss>
