<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adaro Cs Pasok 3,2 Juta Ton Batu Bara ke PLN</title><description>PT Adaro Energy Tbk dan sejumlah perusahaan batu bara besar memasok  sebanyak 3,2 juta ton batu bara ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln"/><item><title>Adaro Cs Pasok 3,2 Juta Ton Batu Bara ke PLN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln</guid><pubDate>Rabu 05 Januari 2022 05:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln-BvFtYT9Gur.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adaro Cs pasok batu bara ke PLN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/05/320/2527539/adaro-cs-pasok-3-2-juta-ton-batu-bara-ke-pln-BvFtYT9Gur.jpg</image><title>Adaro Cs pasok batu bara ke PLN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk dan sejumlah perusahaan batu bara besar memasok sebanyak 3,2 juta ton batu bara ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. Hal ini untuk mengantisipasi agar listrik tidak padam.
&amp;ldquo;Sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) kami patuh dan mengikuti aturan yang berlaku, termasuk peraturan mengenai Domestic Market Obligation (DMO),&amp;rdquo; kata Head of Corporate Communication Adaro Febriati Nadira dilansir dari Antara, Rabu (5/1/2022).
Baca Juga: Dirut PLN Terpapar Covid-19, Pasokan Batu Bara Dipastikan Aman
Menurut Febriati Nadira, mematuhi peraturan ketentuan DMO serta memenuhi kebutuhan dan pasokan batu bara untuk dalam negeri merupakan prioritas Adaro. Dia menjelaskan, pada tahun 2021 DMO Adaro sekitar 11,1 juta ton. Sementara, realisasi penjualan domestik pada bulan Januari - Oktober 2021 sebesar 9,69 juta ton.
Dengan tambahan penjualan di November dan Desember 2021, maka estimasi total penjualan batu bara ke domestik untuk tahun 2021 adalah 26-27% dari total produksi (lebih dari yang disyaratkan).
Baca Juga: RI Krisis Batu Bara! Pemerintah, Pengusaha hingga PLN Perlu Duduk Bareng
&amp;ldquo;Saat ini, Adaro mendapatkan penugasan tambahan sebanyak 500.000 ton dan sudah bersepakat dengan Kementerian ESDM serta PLN untuk segera dipenuhi,&amp;rdquo; kata Nadira.
Selama bulan Januari-September 2021, kontribusi Adaro terhadap Pemerintah RI melalui royalti dan pajak penghasilan mencapai USD510 juta.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyatakan telah mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk bulan Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton.


Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung  Murdifi mengatakan, tambahan komitmen pasokan batu bara tersebut didapat  dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha  Pertambangan Khusus (IUPK).
Pemerintah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh  pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus  didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK. Ini sesuai dengan amanat  Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka  digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal  ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN.
&amp;ldquo;PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, pemilik IUP  dan IUPK, serta semua pihak terkait atas dukungannya dalam mengamankan  ketahanan energi nasional,&amp;rdquo; kata Agung.
Untuk itu, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi  pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP)  rendah.
&amp;ldquo;Pengiriman dan pembongkaran batu bara yang dilakukan PLN telah  dilakukan dengan cepat, efisien dan efektif untuk memberikan pelayanan  terbaik kepada pelanggan,&amp;rdquo; katanya.
PLN menegaskan bahwa masa kritis ini belum terlewati dan siap  mengerahkan semua sumber daya dan menjalin koordinasi dengan Kementerian  ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok  batu bara. Hal ini dilakukan demi mengamankan pasokan batu bara hingga  mencapai minimal 20 HOP.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk dan sejumlah perusahaan batu bara besar memasok sebanyak 3,2 juta ton batu bara ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. Hal ini untuk mengantisipasi agar listrik tidak padam.
&amp;ldquo;Sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) kami patuh dan mengikuti aturan yang berlaku, termasuk peraturan mengenai Domestic Market Obligation (DMO),&amp;rdquo; kata Head of Corporate Communication Adaro Febriati Nadira dilansir dari Antara, Rabu (5/1/2022).
Baca Juga: Dirut PLN Terpapar Covid-19, Pasokan Batu Bara Dipastikan Aman
Menurut Febriati Nadira, mematuhi peraturan ketentuan DMO serta memenuhi kebutuhan dan pasokan batu bara untuk dalam negeri merupakan prioritas Adaro. Dia menjelaskan, pada tahun 2021 DMO Adaro sekitar 11,1 juta ton. Sementara, realisasi penjualan domestik pada bulan Januari - Oktober 2021 sebesar 9,69 juta ton.
Dengan tambahan penjualan di November dan Desember 2021, maka estimasi total penjualan batu bara ke domestik untuk tahun 2021 adalah 26-27% dari total produksi (lebih dari yang disyaratkan).
Baca Juga: RI Krisis Batu Bara! Pemerintah, Pengusaha hingga PLN Perlu Duduk Bareng
&amp;ldquo;Saat ini, Adaro mendapatkan penugasan tambahan sebanyak 500.000 ton dan sudah bersepakat dengan Kementerian ESDM serta PLN untuk segera dipenuhi,&amp;rdquo; kata Nadira.
Selama bulan Januari-September 2021, kontribusi Adaro terhadap Pemerintah RI melalui royalti dan pajak penghasilan mencapai USD510 juta.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyatakan telah mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk bulan Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton.


Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung  Murdifi mengatakan, tambahan komitmen pasokan batu bara tersebut didapat  dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha  Pertambangan Khusus (IUPK).
Pemerintah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh  pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus  didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK. Ini sesuai dengan amanat  Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka  digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal  ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN.
&amp;ldquo;PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, pemilik IUP  dan IUPK, serta semua pihak terkait atas dukungannya dalam mengamankan  ketahanan energi nasional,&amp;rdquo; kata Agung.
Untuk itu, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi  pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP)  rendah.
&amp;ldquo;Pengiriman dan pembongkaran batu bara yang dilakukan PLN telah  dilakukan dengan cepat, efisien dan efektif untuk memberikan pelayanan  terbaik kepada pelanggan,&amp;rdquo; katanya.
PLN menegaskan bahwa masa kritis ini belum terlewati dan siap  mengerahkan semua sumber daya dan menjalin koordinasi dengan Kementerian  ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok  batu bara. Hal ini dilakukan demi mengamankan pasokan batu bara hingga  mencapai minimal 20 HOP.</content:encoded></item></channel></rss>
