<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Tak Ingin Ekonomi Hanya Andalkan Sumber Daya Alam</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam"/><item><title>Erick Thohir Tak Ingin Ekonomi Hanya Andalkan Sumber Daya Alam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam</guid><pubDate>Minggu 09 Januari 2022 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam-bdtFWQoyzt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin ekonomi hanya andalkan SDA (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/09/320/2529572/erick-thohir-tak-ingin-ekonomi-hanya-andalkan-sumber-daya-alam-bdtFWQoyzt.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin ekonomi hanya andalkan SDA (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam. Erick bilang, pertumbuhan ekonomi perlu diperkuat dengan knowledge based economy.
&quot;Knowledge based economy adalah hal yang penting, di sini kita bisa lihat kita harus memiliki skilled labor yang paham terhadap teknologi,&quot; ujar Erick Thohir, Minggu (9/1/2022).
Baca Juga: Intip Aksi Erick Thohir 'Gerebek' Camilan di Kementerian BUMN
 
Menurut Erick, di tahun 2035 Indonesia membutuhkan 17,5 juta tenaga kerja dan profesional serta pengusaha muda yang mengerti dan beradaptasi terhadap teknologi.
&quot;Kita juga harus membangun kalau hari ini digitalisasi sekadar jaringan internet dan Wifi, tapi ke depan yang dibutuhkan adalah infrastruktur digitalisasi yang amat sangat penting, karena ini adalah backbone dari kekuatannya. Apa yang namanya healthtech, fintech, edutech, mediatech semua ke arah tersebut,&quot; katanya.
Baca Juga: BUMN Gelar Operasi Pasar, Erick Thohir Jual Minyak Goreng Rp14.000
Lalu kesehatan, lanjut Erick, pandemi yang Indonesia hadapi saat ini bukan tidak mungkin terulang kembali. Inilah yang harus dipastikan sehingga potensi pertumbuhan terus ada.
Pada saat ini melalui kerja sama dan saling bergotong royong dalam menjalankan protokol kesehatan, Indonesia berhasil menjaga pandemi Covid-19 tidak meningkat.
&quot;Ini bagian bagaimana menjaga prinsip-prinsip kita, karena ketika  Covid-19 naik maka ekonomi turun, ketika ada pandemi baru yang kita  tidak tahu apa maka pasti akan berdampak pada kehidupan secara  menyeluruh,&quot; kata Menteri BUMN.
Menteri BUMN menyampaikan bahwa selama ini Indonesia masih terus  berharap kepada sumber daya alam yang mana SDA ini bisa habis dan bisa  tidak dipakai lagi di kemudian hari.
&quot;Tantangan kita ke depan justru di knowledge based economy, di mana  sekarang era manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan, inovasi  manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan. Tidak bisa hanya mengandalkan  pasar dan SDA,&quot; katanya.
Menurut Erick, kalau tahun 2045 generasi Indonesia bukanlah generasi  yang produktif namun generasi yang konsumtif maka Indonesia Emas 2045  hanyalah mimpi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam. Erick bilang, pertumbuhan ekonomi perlu diperkuat dengan knowledge based economy.
&quot;Knowledge based economy adalah hal yang penting, di sini kita bisa lihat kita harus memiliki skilled labor yang paham terhadap teknologi,&quot; ujar Erick Thohir, Minggu (9/1/2022).
Baca Juga: Intip Aksi Erick Thohir 'Gerebek' Camilan di Kementerian BUMN
 
Menurut Erick, di tahun 2035 Indonesia membutuhkan 17,5 juta tenaga kerja dan profesional serta pengusaha muda yang mengerti dan beradaptasi terhadap teknologi.
&quot;Kita juga harus membangun kalau hari ini digitalisasi sekadar jaringan internet dan Wifi, tapi ke depan yang dibutuhkan adalah infrastruktur digitalisasi yang amat sangat penting, karena ini adalah backbone dari kekuatannya. Apa yang namanya healthtech, fintech, edutech, mediatech semua ke arah tersebut,&quot; katanya.
Baca Juga: BUMN Gelar Operasi Pasar, Erick Thohir Jual Minyak Goreng Rp14.000
Lalu kesehatan, lanjut Erick, pandemi yang Indonesia hadapi saat ini bukan tidak mungkin terulang kembali. Inilah yang harus dipastikan sehingga potensi pertumbuhan terus ada.
Pada saat ini melalui kerja sama dan saling bergotong royong dalam menjalankan protokol kesehatan, Indonesia berhasil menjaga pandemi Covid-19 tidak meningkat.
&quot;Ini bagian bagaimana menjaga prinsip-prinsip kita, karena ketika  Covid-19 naik maka ekonomi turun, ketika ada pandemi baru yang kita  tidak tahu apa maka pasti akan berdampak pada kehidupan secara  menyeluruh,&quot; kata Menteri BUMN.
Menteri BUMN menyampaikan bahwa selama ini Indonesia masih terus  berharap kepada sumber daya alam yang mana SDA ini bisa habis dan bisa  tidak dipakai lagi di kemudian hari.
&quot;Tantangan kita ke depan justru di knowledge based economy, di mana  sekarang era manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan, inovasi  manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan. Tidak bisa hanya mengandalkan  pasar dan SDA,&quot; katanya.
Menurut Erick, kalau tahun 2045 generasi Indonesia bukanlah generasi  yang produktif namun generasi yang konsumtif maka Indonesia Emas 2045  hanyalah mimpi.</content:encoded></item></channel></rss>
