<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Denny Sumargo Hampir Kalah Lawan Pegawai Bank</title><description>Pebasket Sombong Denny Sumargo terus mencari lawan untuk dapat membuktikan dirinya sebagai pebasket terhebat di jagat raya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank"/><item><title>Aksi Denny Sumargo Hampir Kalah Lawan Pegawai Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank</guid><pubDate>Minggu 09 Januari 2022 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank-pbKbNATWuo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi Denny Sumargo lawan karyawan BNI (Foto: Dokumentasi BNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/09/320/2529587/aksi-denny-sumargo-hampir-kalah-lawan-pegawai-bank-pbKbNATWuo.jpg</image><title>Aksi Denny Sumargo lawan karyawan BNI (Foto: Dokumentasi BNI)</title></images><description>JAKARTA - Pebasket Sombong Denny Sumargo terus mencari lawan untuk dapat membuktikan dirinya sebagai pebasket terhebat di jagat raya. Kali ini, Denny datang menantang mantan Atlet Basket Nasional Bona Siregar yang saat ini berkarier di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. untuk bertanding secara one on one.&amp;nbsp;
Tantangan tersebut diterima oleh Bona dan mereka bertanding di lapangan basket Gedung Menara BNI Pejompongan. Denny mengatakan alasannya menantang dikarenakan dendamnya kepada Bona di masa lalu yang pernah menyikutnya di dalam pertandingan besar nasional.
&amp;ldquo;Bona ini dulu Junior gua. Jadi kita ini enggak pernah one on one sebenarnya. Tapi pernah ketemu di Liga dan dia main kasar, muka gua disikut. Dan hari ini gua mau balas dendam,&amp;rdquo; ceritanya dengan penuh canda, belum lama ini.
Baca Juga: Alokasi KUR Naik Lebih dari 20%, BNI Makin Fokus Garap Bisnis UMKM
 
Denny pun berkesempatan untuk mendapatkan bola terlebih dahulu. Sesaat sebelum memulai pertandingan, Denny mengingatkan akan aturan main yang diberlakukan.
&amp;ldquo;Lu tahu rules-nya kan ya? 2 points, 3 points, dari tengah 5 points.&amp;rdquo;
Baik Denny dan Bona sempat saling mencoba keberuntungannya dengan melakukan 3 points shot walau masih belum berhasil. Beberapa upaya Lay Up pun belum berhasil di awal-awal pertandingan sampai akhirnya Denny mencetak 2 poin pertamanya. Tidak lama kemudian, Bona berhasil menyusul jauh.
Baca Juga: BNI Dorong Pembiayaan Proyek di Akhir Tahun
 
Tidak mau kalah, Denny terus melancarkan tembakan-tembakannya untuk menyusul ketertinggalannya. Bona menjadi semakin di atas angin dengan berhasilnya mendapatkan 5 points melalui tembakan dari tengah lapangan.
Keadaan mulai berbalik dengan cetakan-cetakan poin Denny yang pelan tapi pasti, hingga dirinya berhasil mencetak 5 points dengan Teknik bowling shot.
Tidak puas begitu saja, Denny memberikan kesempatan bagi Bona untuk melakukan  5 points, namun sayangnya masih gagal. Denny pun menang dengan hasil akhir 24 &amp;ndash; 18.
&amp;ldquo;It&amp;rsquo;s over. BNI Singapura, kita ke sana,&amp;rdquo; kata Denny dengan sangat puas.Global Talent 
Bernama asli Bonanza Siregar, dirinya yang dulu cukup lama tergabung  dalam tim Satria Muda kini memutuskan untuk mengejar karir di BNI.  Baginya BNI merupakan tempat yang tepat karena setiap pegawainya  disiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di kancah dunia atau  biasa disebut Global Talent. Hal tersebut didukung dengan keberadaan  Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI yang ada di Singapura, Hong Kong,  Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta Sub Branch di Osaka.
Setelah lulus dari Strata 2 di usia 28 tahun, Bona memutuskan untuk  pensiun dari dunia basket dan bergabung dengan BNI. &amp;ldquo;BNI ini adalah  wadah bagi para mantan pemain seperti gua, bisa berkarir dan bekerja  didukung dengan fasilitas yang memadai bagi para pegawainya untuk  berolahraga,&amp;rdquo; ujarnya.
Denny pun sepakat dengan Bona. &amp;ldquo;Di BNI ini ada tempat gym-nya,  lapangan futsalnya, lapangan basketnya, ada kantor yang sangat  menyenangkan, dan pastinya orang-orang yang sangat kooperatif dan  mensupport dalam bekerja. Jadi BNI ini punya visi misi untuk lebih dekat  dengan milenial, termasuk merekrut milenial seperti lu yang punya  prestasi dari olahraga dan atlit lain dari cabang olahraga lain.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Banyak banget pegawai yang dulunya atlit-atlit dari olahraga lain  seperti bola voli dan bulutangkis. Nah, sekarang BNI lagi support  bulutangkis Indonesia. Kemarin kan baru juara Thomas Cup.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Oh iya, soalnya bulutangkis itu memang olahraga budaya kita. Kita  udah tahu kan ya bulutangkis prestasinya udah di mana-mana. Beda sama  basket yang baru terkenal cuman gua,&amp;rdquo; canda Denny.
Buka Rekening Setelah Main Basket
 
Sebelum pulang, Bona ingin memberikan hadiah sejumlah uang untuk Denny, namun secara cashless antar rekening BNI. Denny yang belum punya rekening BNI hendak langsung bergegas ke kantor cabang BNI terdekat, namun dicegah oleh Bona.
&amp;ldquo;Lu cukup buka rekeningnya di handphone doang. Masuk ke microsite  BNI, terus lu baca syarat dan ketentuannya dulu. Pilih jenis tabungan  antara Taplus atau Taplus Muda. Tapi karena lu udah enggak muda lagi, lu  pilih Taplus aja. Isi data diri, upload foto KTP, NPWP, selfie dengan  KTP, dan foto tanda tangan. Lu juga jangan lupa aktifin BNI Mobile  Banking supaya gampang ngecek hadiah uang dari gue udah masuk atau  belum.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Awas lu kalo gua cek, tapi enggak ada,&amp;rdquo; Denny masih saja bercanda sebelum akhirnya undur diri. &amp;ldquo;Sampai ketemu lagi, Bro!&amp;rdquo;
Adapun, pertarungan basket sengit ini dapat disaksikan di Channel  Youtube Pebasket Sombong Denny Sumargo dengan link :   https://youtu.be/P1EzXvSgxP4.</description><content:encoded>JAKARTA - Pebasket Sombong Denny Sumargo terus mencari lawan untuk dapat membuktikan dirinya sebagai pebasket terhebat di jagat raya. Kali ini, Denny datang menantang mantan Atlet Basket Nasional Bona Siregar yang saat ini berkarier di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. untuk bertanding secara one on one.&amp;nbsp;
Tantangan tersebut diterima oleh Bona dan mereka bertanding di lapangan basket Gedung Menara BNI Pejompongan. Denny mengatakan alasannya menantang dikarenakan dendamnya kepada Bona di masa lalu yang pernah menyikutnya di dalam pertandingan besar nasional.
&amp;ldquo;Bona ini dulu Junior gua. Jadi kita ini enggak pernah one on one sebenarnya. Tapi pernah ketemu di Liga dan dia main kasar, muka gua disikut. Dan hari ini gua mau balas dendam,&amp;rdquo; ceritanya dengan penuh canda, belum lama ini.
Baca Juga: Alokasi KUR Naik Lebih dari 20%, BNI Makin Fokus Garap Bisnis UMKM
 
Denny pun berkesempatan untuk mendapatkan bola terlebih dahulu. Sesaat sebelum memulai pertandingan, Denny mengingatkan akan aturan main yang diberlakukan.
&amp;ldquo;Lu tahu rules-nya kan ya? 2 points, 3 points, dari tengah 5 points.&amp;rdquo;
Baik Denny dan Bona sempat saling mencoba keberuntungannya dengan melakukan 3 points shot walau masih belum berhasil. Beberapa upaya Lay Up pun belum berhasil di awal-awal pertandingan sampai akhirnya Denny mencetak 2 poin pertamanya. Tidak lama kemudian, Bona berhasil menyusul jauh.
Baca Juga: BNI Dorong Pembiayaan Proyek di Akhir Tahun
 
Tidak mau kalah, Denny terus melancarkan tembakan-tembakannya untuk menyusul ketertinggalannya. Bona menjadi semakin di atas angin dengan berhasilnya mendapatkan 5 points melalui tembakan dari tengah lapangan.
Keadaan mulai berbalik dengan cetakan-cetakan poin Denny yang pelan tapi pasti, hingga dirinya berhasil mencetak 5 points dengan Teknik bowling shot.
Tidak puas begitu saja, Denny memberikan kesempatan bagi Bona untuk melakukan  5 points, namun sayangnya masih gagal. Denny pun menang dengan hasil akhir 24 &amp;ndash; 18.
&amp;ldquo;It&amp;rsquo;s over. BNI Singapura, kita ke sana,&amp;rdquo; kata Denny dengan sangat puas.Global Talent 
Bernama asli Bonanza Siregar, dirinya yang dulu cukup lama tergabung  dalam tim Satria Muda kini memutuskan untuk mengejar karir di BNI.  Baginya BNI merupakan tempat yang tepat karena setiap pegawainya  disiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di kancah dunia atau  biasa disebut Global Talent. Hal tersebut didukung dengan keberadaan  Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI yang ada di Singapura, Hong Kong,  Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta Sub Branch di Osaka.
Setelah lulus dari Strata 2 di usia 28 tahun, Bona memutuskan untuk  pensiun dari dunia basket dan bergabung dengan BNI. &amp;ldquo;BNI ini adalah  wadah bagi para mantan pemain seperti gua, bisa berkarir dan bekerja  didukung dengan fasilitas yang memadai bagi para pegawainya untuk  berolahraga,&amp;rdquo; ujarnya.
Denny pun sepakat dengan Bona. &amp;ldquo;Di BNI ini ada tempat gym-nya,  lapangan futsalnya, lapangan basketnya, ada kantor yang sangat  menyenangkan, dan pastinya orang-orang yang sangat kooperatif dan  mensupport dalam bekerja. Jadi BNI ini punya visi misi untuk lebih dekat  dengan milenial, termasuk merekrut milenial seperti lu yang punya  prestasi dari olahraga dan atlit lain dari cabang olahraga lain.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Banyak banget pegawai yang dulunya atlit-atlit dari olahraga lain  seperti bola voli dan bulutangkis. Nah, sekarang BNI lagi support  bulutangkis Indonesia. Kemarin kan baru juara Thomas Cup.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Oh iya, soalnya bulutangkis itu memang olahraga budaya kita. Kita  udah tahu kan ya bulutangkis prestasinya udah di mana-mana. Beda sama  basket yang baru terkenal cuman gua,&amp;rdquo; canda Denny.
Buka Rekening Setelah Main Basket
 
Sebelum pulang, Bona ingin memberikan hadiah sejumlah uang untuk Denny, namun secara cashless antar rekening BNI. Denny yang belum punya rekening BNI hendak langsung bergegas ke kantor cabang BNI terdekat, namun dicegah oleh Bona.
&amp;ldquo;Lu cukup buka rekeningnya di handphone doang. Masuk ke microsite  BNI, terus lu baca syarat dan ketentuannya dulu. Pilih jenis tabungan  antara Taplus atau Taplus Muda. Tapi karena lu udah enggak muda lagi, lu  pilih Taplus aja. Isi data diri, upload foto KTP, NPWP, selfie dengan  KTP, dan foto tanda tangan. Lu juga jangan lupa aktifin BNI Mobile  Banking supaya gampang ngecek hadiah uang dari gue udah masuk atau  belum.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Awas lu kalo gua cek, tapi enggak ada,&amp;rdquo; Denny masih saja bercanda sebelum akhirnya undur diri. &amp;ldquo;Sampai ketemu lagi, Bro!&amp;rdquo;
Adapun, pertarungan basket sengit ini dapat disaksikan di Channel  Youtube Pebasket Sombong Denny Sumargo dengan link :   https://youtu.be/P1EzXvSgxP4.</content:encoded></item></channel></rss>
