<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Patah Hati di Dunia Kerja</title><description>Patah hati tak hanya terjadi di percintaan, tetapi juga di dunia kerja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja"/><item><title>4 Patah Hati di Dunia Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja</guid><pubDate>Senin 10 Januari 2022 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja-J6GQJdICyD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Patah hati di kantor (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/10/622/2529968/4-patah-hati-di-dunia-kerja-J6GQJdICyD.jpg</image><title>Patah hati di kantor (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Patah hati tak hanya terjadi di percintaan, tetapi juga di dunia kerja. Hal ini wajar karena konflik dan pergulatan batin adalah hal yang lumrah dalam hubungan sesama manusia.
Mengutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (10/1/2022), setidaknya ada empat penyebab patah hati yang biasa terjadi di dunia kerja. Simak rangkumannya di bawah ini.
 
Baca Juga: 4 Kisah Mahasiswa Putus Cinta, dari Gantung Diri hingga Buka Rekening Saham
1. Ditinggal rekan kerja atau bos baik hati
Beberapa orang bekerja di lingkungan dengan rekan yang suportif. Hal ini akan membuat diri merasakan tinggal di sebuah rumah.
Namun, dunia kerja nyatanya adalah dunia yang dinamis karena orang-orang datang dan pergi. Anda akan merasakan kesedihan jika orang yang pergi itu adalah rekan kerja yang sudah seperti teman atau bos yang baik hati.
Baca Juga: Studi: Patah Hati Meningkat Selama Pandemi Covid-19
2. Rekan kerja yang bergosip
Masih berhubungan dengan rekan kerja, penyebab ini tak hanya menimbulkan sakit hati, tetapi juga rasa tidak nyaman. Ditambah lagi dengan fakta pekerjaan yang masih sulit didapatkan. Jauh di lubuk hati, Anda sangat ingin mengundurkan diri. Sayangnya, keadaan justru tidak mendukung.
3. Kenaikan gaji tak sesuai ekspektasi
Kinerja baik sudah seharusnya mendapatkan imbalan berupa kenaikan  gaji yang layak. Namun, beberapa tempat kerja masih ada saja yang abai  soal hal ini dan membuat karyawan patah hati.
4. Tak kunjung dapat promosi
Perkembangan karier menjadi tujuan lain dalam bekerja selain gaji.  Promosi akan membuat diri belajar lebih banyak di posisi baru yang lebih  tinggi.
Sayangnya, ada beberapa karyawan yang sudah bekerja selama  bertahun-tahun tetapi tak kunjung mendapatkan promosi. Patah hati akan  kian terasa jika karyawan yang masa kerjanya lebih sebentar justru  mendapatkan promosi tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Patah hati tak hanya terjadi di percintaan, tetapi juga di dunia kerja. Hal ini wajar karena konflik dan pergulatan batin adalah hal yang lumrah dalam hubungan sesama manusia.
Mengutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (10/1/2022), setidaknya ada empat penyebab patah hati yang biasa terjadi di dunia kerja. Simak rangkumannya di bawah ini.
 
Baca Juga: 4 Kisah Mahasiswa Putus Cinta, dari Gantung Diri hingga Buka Rekening Saham
1. Ditinggal rekan kerja atau bos baik hati
Beberapa orang bekerja di lingkungan dengan rekan yang suportif. Hal ini akan membuat diri merasakan tinggal di sebuah rumah.
Namun, dunia kerja nyatanya adalah dunia yang dinamis karena orang-orang datang dan pergi. Anda akan merasakan kesedihan jika orang yang pergi itu adalah rekan kerja yang sudah seperti teman atau bos yang baik hati.
Baca Juga: Studi: Patah Hati Meningkat Selama Pandemi Covid-19
2. Rekan kerja yang bergosip
Masih berhubungan dengan rekan kerja, penyebab ini tak hanya menimbulkan sakit hati, tetapi juga rasa tidak nyaman. Ditambah lagi dengan fakta pekerjaan yang masih sulit didapatkan. Jauh di lubuk hati, Anda sangat ingin mengundurkan diri. Sayangnya, keadaan justru tidak mendukung.
3. Kenaikan gaji tak sesuai ekspektasi
Kinerja baik sudah seharusnya mendapatkan imbalan berupa kenaikan  gaji yang layak. Namun, beberapa tempat kerja masih ada saja yang abai  soal hal ini dan membuat karyawan patah hati.
4. Tak kunjung dapat promosi
Perkembangan karier menjadi tujuan lain dalam bekerja selain gaji.  Promosi akan membuat diri belajar lebih banyak di posisi baru yang lebih  tinggi.
Sayangnya, ada beberapa karyawan yang sudah bekerja selama  bertahun-tahun tetapi tak kunjung mendapatkan promosi. Patah hati akan  kian terasa jika karyawan yang masa kerjanya lebih sebentar justru  mendapatkan promosi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
