<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersih-Bersih BUMN dari Korupsi, Erick Thohir: Sudah Saatnya Dibersihkan!</title><description>Erick Thohir menyatakan bahwa langkah 'bersih-bersih' perusahaan pelat merah dari tindak pidana korupsi terus dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan"/><item><title>Bersih-Bersih BUMN dari Korupsi, Erick Thohir: Sudah Saatnya Dibersihkan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan</guid><pubDate>Selasa 11 Januari 2022 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan-0K8oSCD1J9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/11/320/2530579/bersih-bersih-bumn-dari-korupsi-erick-thohir-sudah-saatnya-dibersihkan-0K8oSCD1J9.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa langkah 'bersih-bersih' perusahaan pelat merah dari tindak pidana korupsi terus dilakukan. Langkah tersebut untuk menyehatkan keuangan perseroan.
Dia menegaskan, oknum-oknum yang diduga melakukan korupsi akan ditindak tegas. Kementerian BUMN pun sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Kejaksaan Agung (Kejagung).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Bawa Bukti Awal Korupsi Garuda, Singgung Pesawat ATR
&quot;Saya rasa sudah saatnya memang oknum-oknum (korupsi) yang ada di BUMN memang harus dibersihkan dan inilah memang tujuan utama, kita terus menyehatkan daripada BUMN tersebut,&quot; ujar Erick, Selasa (11/1/2022).
Erick juga memastikan, langkah hukum yang ditempuh bagi BUMN didasarkan pada data-data yang sudah diaudit oleh BPKP dan institusi hukum terkait. &quot;Dan ini ada data-data yang juga melibatkan dari institusi lain dari BPKP karena ini bagian dari audit pemerintah,&quot; ungkapnya.
Tak hanya itu, Kementerian BUMN terus melakukan sinkronisasi data agar bisa mengidentifikasi dan memproses kasus hukum lain di BUMN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Rombak Direksi AP I, Direktur Keuangan Diganti
&quot;Kita sinkronisasi data dan ini kita harapkan juga tidak hanya untuk kasus Garuda, ini banyak juga hal-hal lain yang kita akan dorong ke Kejaksaan yang akan kita dorong untuk kasus-kasus di BUMN,&quot; ungkap dia.Erick sendiri baru saja membawa data-data ke Kejaksaan Agung perihal tindak pidana korupsi pengadaan pesawat milik PT Garuda Indonesia Tbk,. Dari laporan tersebut, ada indikasi korupsi yang melibatkan manajemen emiten penerbangan pelat merah sebelumnya.
&quot;Kalau dugaan nantikan itu masih dugaan, lebih baik nanti dari pihak Kejaksaan yang menyampaikan setelah tentu angka-angkanya terkonfirmasi,&quot; ucap Erick.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa langkah 'bersih-bersih' perusahaan pelat merah dari tindak pidana korupsi terus dilakukan. Langkah tersebut untuk menyehatkan keuangan perseroan.
Dia menegaskan, oknum-oknum yang diduga melakukan korupsi akan ditindak tegas. Kementerian BUMN pun sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Kejaksaan Agung (Kejagung).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Bawa Bukti Awal Korupsi Garuda, Singgung Pesawat ATR
&quot;Saya rasa sudah saatnya memang oknum-oknum (korupsi) yang ada di BUMN memang harus dibersihkan dan inilah memang tujuan utama, kita terus menyehatkan daripada BUMN tersebut,&quot; ujar Erick, Selasa (11/1/2022).
Erick juga memastikan, langkah hukum yang ditempuh bagi BUMN didasarkan pada data-data yang sudah diaudit oleh BPKP dan institusi hukum terkait. &quot;Dan ini ada data-data yang juga melibatkan dari institusi lain dari BPKP karena ini bagian dari audit pemerintah,&quot; ungkapnya.
Tak hanya itu, Kementerian BUMN terus melakukan sinkronisasi data agar bisa mengidentifikasi dan memproses kasus hukum lain di BUMN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Rombak Direksi AP I, Direktur Keuangan Diganti
&quot;Kita sinkronisasi data dan ini kita harapkan juga tidak hanya untuk kasus Garuda, ini banyak juga hal-hal lain yang kita akan dorong ke Kejaksaan yang akan kita dorong untuk kasus-kasus di BUMN,&quot; ungkap dia.Erick sendiri baru saja membawa data-data ke Kejaksaan Agung perihal tindak pidana korupsi pengadaan pesawat milik PT Garuda Indonesia Tbk,. Dari laporan tersebut, ada indikasi korupsi yang melibatkan manajemen emiten penerbangan pelat merah sebelumnya.
&quot;Kalau dugaan nantikan itu masih dugaan, lebih baik nanti dari pihak Kejaksaan yang menyampaikan setelah tentu angka-angkanya terkonfirmasi,&quot; ucap Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
