<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setelah Telur dan Minyak Goreng, Kini Harga Tempe Ikut Melambung</title><description>Setelah harga telur dan minyak goreng, kini harga tempe mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung"/><item><title>Setelah Telur dan Minyak Goreng, Kini Harga Tempe Ikut Melambung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung</guid><pubDate>Selasa 11 Januari 2022 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung-5ZK4biZgPY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga tempe naik (Foto: Pixabay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/11/320/2530588/setelah-telur-dan-minyak-goreng-kini-harga-tempe-ikut-melambung-5ZK4biZgPY.jpg</image><title>Harga tempe naik (Foto: Pixabay)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setelah harga telur dan minyak goreng, kini harga tempe mengalami kenaikan. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syaifuddin mengungkapkan kenaikan harga tahu tempe dipicu oleh harga kedelai di Amerika Serikat (AS).
&quot;Saat ini harga komoditas kedelai sedang mengalami kenaikan, kalau dilihat saat Juli 2021 kemarin mencapai USD14 atau setara dengan Rp8.924 per kikogram landed price per bushel sementara harga bulan sebelumnya USD13 per bushel, ini kenaikan pelan tapi pasti,&quot; ujar Aip saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).
Baca Juga: Stok Kedelai Cukup, Harga Tempe Jelang Natal Dipastikan Aman 
 
Sehingga, kata Aip, jika harga kedelai di Indonesia dibanderol Rp10.000-10.500 per kilogram, itu masih batas wajar, karena harga tersebut sudah termasuk biaya transportasi.
Begitu pun dengan harga tempe kepada konsumen, akibat bahan bakunya merangkak naik, harga jual kini dibanderol di kisaran Rp14.000-16.000.
Baca Juga: Wuihh... Sandiaga Uno Bilang Tempe Bakal Hadir di Supermarket Terbesar Jepang
 
Terkait hal tersebut, Gakoptindo berharap, Kementerian Perdagangan untuk dapat mengekspos naiknya harga tempe ke masyarakat. Sehingga masyarakat dan pedagang tidak terkejut dengan perubahan harga yang terjadi.


&quot;Kami minta tolong ke Kementerian Perdagangan untuk mengekspos ke  masyarakat bahwa naiknya tempe ini wajar. Jadi masyarakat dan pedagang  di pasar bisa ngerti kalo ini dinaikkan harganya,&quot; ungkapnya.
Dia pun memprediksi kenaikan harga ini juga dikarenakan menjelang  perayaan hari raya imlek, di mana permintaan di China naik, yakni  diproyeksikan tembus 90-100 juta ton.
&quot;Estimasi saya ini karena mau Imlek. Jadi permintaan China itu yang  bisanya 65 juta ton, nanti bisa sampai 90-100 juta ton,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setelah harga telur dan minyak goreng, kini harga tempe mengalami kenaikan. Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syaifuddin mengungkapkan kenaikan harga tahu tempe dipicu oleh harga kedelai di Amerika Serikat (AS).
&quot;Saat ini harga komoditas kedelai sedang mengalami kenaikan, kalau dilihat saat Juli 2021 kemarin mencapai USD14 atau setara dengan Rp8.924 per kikogram landed price per bushel sementara harga bulan sebelumnya USD13 per bushel, ini kenaikan pelan tapi pasti,&quot; ujar Aip saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).
Baca Juga: Stok Kedelai Cukup, Harga Tempe Jelang Natal Dipastikan Aman 
 
Sehingga, kata Aip, jika harga kedelai di Indonesia dibanderol Rp10.000-10.500 per kilogram, itu masih batas wajar, karena harga tersebut sudah termasuk biaya transportasi.
Begitu pun dengan harga tempe kepada konsumen, akibat bahan bakunya merangkak naik, harga jual kini dibanderol di kisaran Rp14.000-16.000.
Baca Juga: Wuihh... Sandiaga Uno Bilang Tempe Bakal Hadir di Supermarket Terbesar Jepang
 
Terkait hal tersebut, Gakoptindo berharap, Kementerian Perdagangan untuk dapat mengekspos naiknya harga tempe ke masyarakat. Sehingga masyarakat dan pedagang tidak terkejut dengan perubahan harga yang terjadi.


&quot;Kami minta tolong ke Kementerian Perdagangan untuk mengekspos ke  masyarakat bahwa naiknya tempe ini wajar. Jadi masyarakat dan pedagang  di pasar bisa ngerti kalo ini dinaikkan harganya,&quot; ungkapnya.
Dia pun memprediksi kenaikan harga ini juga dikarenakan menjelang  perayaan hari raya imlek, di mana permintaan di China naik, yakni  diproyeksikan tembus 90-100 juta ton.
&quot;Estimasi saya ini karena mau Imlek. Jadi permintaan China itu yang  bisanya 65 juta ton, nanti bisa sampai 90-100 juta ton,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
