<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Sanksi Pengusaha Tambang Tak Patuhi DMO: Mereka Masih Punya Utang Batu Bara ke PLN</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan perusahaan yang tidak taat terhadap aturan kewajiban Domestic Market Obligation</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln"/><item><title>Luhut Sanksi Pengusaha Tambang Tak Patuhi DMO: Mereka Masih Punya Utang Batu Bara ke PLN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln</guid><pubDate>Kamis 13 Januari 2022 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln-8LVK8YbncR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut soal Aturan DMO Batu Bara. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/13/320/2531451/luhut-sanksi-pengusaha-tambang-tak-patuhi-dmo-mereka-masih-punya-utang-batu-bara-ke-pln-8LVK8YbncR.jpg</image><title>Menko Luhut soal Aturan DMO Batu Bara. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash;  Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan perusahaan yang tidak taat terhadap aturan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) harus bayar penalti.
&amp;ldquo;Sanksi tetap berjalan. Kita cari itu mana yang nggak patuh. Kita mau hukum mereka. Enak aja. Mereka yang masih punya utang sama PLN,&amp;rdquo; kata Menko Luhut Binsar kepada MNC PORTAL, saat ditemui di kantornya, Kamis (13/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Kembali Buka Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya? Luhut: Kita Perlu Uang!
Luhut menilai, aturan kewajiban memenuhi kebutuhan batu bara dalam negeri tetap harus dipatuhi. Apalagi, kewajiban DMO kuotanya hanya 25% dari total produksi perusahaan batu bara.
&amp;ldquo;Jadi nanti dia sudah memenehui DMO dia boleh, jika perusahaan tidak memenuhi kewajibannya dulu maka tetap bayar penalti,&amp;rdquo; urainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Batu Bara Dibuka bagi Perusahaan yang Penuhi DMO 100%
Menurut Luhut pemeriksaaan atau audit oleh sejumlah kementerian dan lembaga dilakukan terintegrasi, ada BPKP yang mengaudit, ada ESDM, ada keuangannya, ada PLN.
&amp;ldquo;Jadi maksud saya, Presiden mau bertahap dan efisiensi,&amp;ldquo; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi8xLzE0Mzg0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan begitu, perusahaan batu bara yang akan melakukan ekspor diwajibkan untuk memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah, yakni memenuhi kewajiban DMO sepenuhnya di tahun 2021.
&quot;Untuk perusahaan batu bara yang telah memenuhi kontrak penjualan kepada PLN dan kewajiban DMO-nya 100% di tahun 2021, maka akan diizinkan untuk memulai ekspor di tahun 2022,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash;  Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan perusahaan yang tidak taat terhadap aturan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) harus bayar penalti.
&amp;ldquo;Sanksi tetap berjalan. Kita cari itu mana yang nggak patuh. Kita mau hukum mereka. Enak aja. Mereka yang masih punya utang sama PLN,&amp;rdquo; kata Menko Luhut Binsar kepada MNC PORTAL, saat ditemui di kantornya, Kamis (13/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Kembali Buka Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya? Luhut: Kita Perlu Uang!
Luhut menilai, aturan kewajiban memenuhi kebutuhan batu bara dalam negeri tetap harus dipatuhi. Apalagi, kewajiban DMO kuotanya hanya 25% dari total produksi perusahaan batu bara.
&amp;ldquo;Jadi nanti dia sudah memenehui DMO dia boleh, jika perusahaan tidak memenuhi kewajibannya dulu maka tetap bayar penalti,&amp;rdquo; urainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Batu Bara Dibuka bagi Perusahaan yang Penuhi DMO 100%
Menurut Luhut pemeriksaaan atau audit oleh sejumlah kementerian dan lembaga dilakukan terintegrasi, ada BPKP yang mengaudit, ada ESDM, ada keuangannya, ada PLN.
&amp;ldquo;Jadi maksud saya, Presiden mau bertahap dan efisiensi,&amp;ldquo; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi8xLzE0Mzg0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan begitu, perusahaan batu bara yang akan melakukan ekspor diwajibkan untuk memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah, yakni memenuhi kewajiban DMO sepenuhnya di tahun 2021.
&quot;Untuk perusahaan batu bara yang telah memenuhi kontrak penjualan kepada PLN dan kewajiban DMO-nya 100% di tahun 2021, maka akan diizinkan untuk memulai ekspor di tahun 2022,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
