<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chandra Asri (TPIA), Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Bangun Pabrik dari Rights Issue Rp15 Triliun</title><description>PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggunakan dana rights issue untuk membangun pabrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun"/><item><title>Chandra Asri (TPIA), Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Bangun Pabrik dari Rights Issue Rp15 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun</guid><pubDate>Jum'at 14 Januari 2022 08:22 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun-baj50xWHFy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chandra Asri gunakan dana rights issue untuk bangun pabrik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/14/278/2531991/chandra-asri-tpia-emiten-miliarder-prajogo-pangestu-bangun-pabrik-dari-rights-issue-rp15-triliun-baj50xWHFy.jpg</image><title>Chandra Asri gunakan dana rights issue untuk bangun pabrik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggunakan dana rights issue untuk membangun pabrik. Direktur TPIA Suryandi menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum terbatas HMETD efektif tanggal 20 Agustus 2021 sebesar Rp15,5 triliun.
Baca Juga: Emiten Taipan Prajogo Pangestu, Chandra Asri Buyback Surat Utang USD230 Juta
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Jumat (14/1/2022), total realisasi biaya penawaran umum sebesar Rp6,89 miliar atau sekitar 0,045% dari jumlah Hasil Penawaran Umum. Dengan demikian TPIA memperoleh hasil bersih penawaran umum sebesar Rp15,49 triliun.
Baca Juga: Chandra Asri, Emiten Konglomerat Prajogo Pangestu Raup Laba Rp2,3 Triliun
Lebih lanjut Suryandi memaparkan dalam rencananya TPIA akan menggunakan Seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT III dengan HMETD untuk pembangunan pabrik baru berupa komplek petrokimia terintegrasi oleh entitas anak Perseroan, CAP-2 yang antara lain terdiri dari pabrik naphta cracker, pabrik polimer serta fasilitas dan utilitas terkait untuk menunjang operasional pabrik diantaranya seperti power supply, boiler, water treatment, jetty dan tangki penyimpanan.Hal tersebut sejalan dengan strategi TPIA untuk memperluas kapasitas  produksi dan skala usaha dalam melayani kebutuhan pasar Indonesia. Dana  hasil PUT III HMETD akan disalurkan kepada CAP-2 melalui penyertaan  modal, selanjutnya realisasi untuk penggunaan sebagaimana yang dimaksud  dalam Rencana tersebut sebesar Rp0 atau 0% dari Hasil Bersih.
Suryandi menambahkan TPIA menyimpan sisa dana hasil penawaran umum  HMETD sebesar Rp15,49 triliun dalam bentuk deposito berjangka di Bank  dengan tingkat suku bunga dalam USD 0,25%-0,5% pa dengan jangka waktu  1-6 bulan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggunakan dana rights issue untuk membangun pabrik. Direktur TPIA Suryandi menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum terbatas HMETD efektif tanggal 20 Agustus 2021 sebesar Rp15,5 triliun.
Baca Juga: Emiten Taipan Prajogo Pangestu, Chandra Asri Buyback Surat Utang USD230 Juta
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Jumat (14/1/2022), total realisasi biaya penawaran umum sebesar Rp6,89 miliar atau sekitar 0,045% dari jumlah Hasil Penawaran Umum. Dengan demikian TPIA memperoleh hasil bersih penawaran umum sebesar Rp15,49 triliun.
Baca Juga: Chandra Asri, Emiten Konglomerat Prajogo Pangestu Raup Laba Rp2,3 Triliun
Lebih lanjut Suryandi memaparkan dalam rencananya TPIA akan menggunakan Seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT III dengan HMETD untuk pembangunan pabrik baru berupa komplek petrokimia terintegrasi oleh entitas anak Perseroan, CAP-2 yang antara lain terdiri dari pabrik naphta cracker, pabrik polimer serta fasilitas dan utilitas terkait untuk menunjang operasional pabrik diantaranya seperti power supply, boiler, water treatment, jetty dan tangki penyimpanan.Hal tersebut sejalan dengan strategi TPIA untuk memperluas kapasitas  produksi dan skala usaha dalam melayani kebutuhan pasar Indonesia. Dana  hasil PUT III HMETD akan disalurkan kepada CAP-2 melalui penyertaan  modal, selanjutnya realisasi untuk penggunaan sebagaimana yang dimaksud  dalam Rencana tersebut sebesar Rp0 atau 0% dari Hasil Bersih.
Suryandi menambahkan TPIA menyimpan sisa dana hasil penawaran umum  HMETD sebesar Rp15,49 triliun dalam bentuk deposito berjangka di Bank  dengan tingkat suku bunga dalam USD 0,25%-0,5% pa dengan jangka waktu  1-6 bulan.</content:encoded></item></channel></rss>
