<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Menko Luhut Prediksi Lonjakan Omicron Terjadi Februari   </title><description>i Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan puncak kasus Omicron di Indonesia terjadi pada Februari hingga pertengahan Maret</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari"/><item><title>Waspada! Menko Luhut Prediksi Lonjakan Omicron Terjadi Februari   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari</guid><pubDate>Minggu 16 Januari 2022 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari-USNX6Nycjq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Proyeksikan Lonjakan Kasus Omicron. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/16/320/2533033/waspada-menko-luhut-prediksi-lonjakan-omicron-terjadi-februari-USNX6Nycjq.jpg</image><title>Menko Luhut Proyeksikan Lonjakan Kasus Omicron. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan puncak kasus Omicron di Indonesia terjadi pada Februari hingga pertengahan Maret 2022.
&amp;ldquo;Berangkat dari hasil evaluasi puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi di pertengahan Februari hingga awal Maret ini ,&amp;rdquo; Kata Menko Luhut dalam evaluasi PPKM, Minggu (16/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Omicron di Indonesia Naik, Dunia Usaha Terdampak Lagi?
Menko Luhut mengatakan, pemerintah akan terus melakukan berbagai penanganan dan mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang akan terjadi.
&amp;ldquo;Dibanding negara lain kita akan lebih berusaha sehingga tidak membebani sistem kesehatan kita, berbagai penegakan adalah protokol kesehatan,&amp;rdquo; urainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pencegahan Omicron Tak Cukup dengan 3T, Begini Rumusnya
Tak hanya itu Menko Luhut menilai akselerasi vaksinasi sangat penting serta pengetatan mobilitas akan terus dilakukan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi81LzE0MzgyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami mengimbau kalau di kantor tak perlu 100 persen ya tak usah 100 persen, yang ada jadi diatur saja dan dilihat saja situasinya,&amp;rdquo; tandasnya.
Meski demikian, Luhut menekankan kepda Masyarakat untuk dapat waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron dikrenakan angka Kasus Harian Covid-19 kembali meningkat bahkan sempat mencapai di angka 1000 Kasus per harinya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan puncak kasus Omicron di Indonesia terjadi pada Februari hingga pertengahan Maret 2022.
&amp;ldquo;Berangkat dari hasil evaluasi puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi di pertengahan Februari hingga awal Maret ini ,&amp;rdquo; Kata Menko Luhut dalam evaluasi PPKM, Minggu (16/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Omicron di Indonesia Naik, Dunia Usaha Terdampak Lagi?
Menko Luhut mengatakan, pemerintah akan terus melakukan berbagai penanganan dan mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang akan terjadi.
&amp;ldquo;Dibanding negara lain kita akan lebih berusaha sehingga tidak membebani sistem kesehatan kita, berbagai penegakan adalah protokol kesehatan,&amp;rdquo; urainya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pencegahan Omicron Tak Cukup dengan 3T, Begini Rumusnya
Tak hanya itu Menko Luhut menilai akselerasi vaksinasi sangat penting serta pengetatan mobilitas akan terus dilakukan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xMi81LzE0MzgyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Kami mengimbau kalau di kantor tak perlu 100 persen ya tak usah 100 persen, yang ada jadi diatur saja dan dilihat saja situasinya,&amp;rdquo; tandasnya.
Meski demikian, Luhut menekankan kepda Masyarakat untuk dapat waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron dikrenakan angka Kasus Harian Covid-19 kembali meningkat bahkan sempat mencapai di angka 1000 Kasus per harinya.</content:encoded></item></channel></rss>
