<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neraca Perdagangan Desember 2021 Diprediksi Surplus USD3,28 Miliar</title><description>Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2021 diprediksi surplus USD3,28 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar"/><item><title>Neraca Perdagangan Desember 2021 Diprediksi Surplus USD3,28 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar</guid><pubDate>Senin 17 Januari 2022 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar-wr5xdrNr3z.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Neraca Perdagangan Desember diprediksi surplus (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533196/neraca-perdagangan-desember-2021-diprediksi-surplus-usd3-28-miliar-wr5xdrNr3z.jpeg</image><title>Neraca Perdagangan Desember diprediksi surplus (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2021 diprediksi surplus USD3,28 miliar. Namun surplus neraca dagang Desember 2021 dinilai akan lebih rendah dibandingkan dengan surplus neraca perdagangan November 2021.
Baca Juga: 5 Fakta Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor-Impor Tunjukkan Kebangkitan
&quot;Sejalan dengan penurunan tipis dari ekspor, serta diikuti oleh peningkatan nilai impor,&quot; kata Ekonom Josua Pardede, Senin (17/1/2022).
Dari sisi ekspor, penurunan nilai ekspor didorong oleh penurunan sebagian besar harga komoditas utama Indonesia, seperti CPO dan karet, yang masing-masing turun 5,55% (month on month/mom) dan 1,2% mom.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD3,51 Miliar pada November 2021
&quot;Namun, penurunan ekspor ini cenderung terbatasi oleh harga batu bara yang masih meningkat di bulan Desember di mana harganya masih tumbuh 7,7% mom,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, peningkatan dari impor didorong oleh masih tingginya  aktivitas ekonomi Indonesia, sehingga kebutuhan impor relatif tinggi.
Adapun, nilai impor diperkirakan meningkat untuk non-migas, sementara  impor migas cenderung turun akibat penurunan harga minyak global.  Secara tahunan, ekspor tumbuh 37,85% (year on year /yoy) dan impor  tumbuh 35,18% yoy. Secara kumulatif, surplus neraca dagang 2021  diperkirakan tercatat USD37,6 miliar, meningkat dibandingkan surplus di  tahun 2020 sebesar USD21,4 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2021 diprediksi surplus USD3,28 miliar. Namun surplus neraca dagang Desember 2021 dinilai akan lebih rendah dibandingkan dengan surplus neraca perdagangan November 2021.
Baca Juga: 5 Fakta Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor-Impor Tunjukkan Kebangkitan
&quot;Sejalan dengan penurunan tipis dari ekspor, serta diikuti oleh peningkatan nilai impor,&quot; kata Ekonom Josua Pardede, Senin (17/1/2022).
Dari sisi ekspor, penurunan nilai ekspor didorong oleh penurunan sebagian besar harga komoditas utama Indonesia, seperti CPO dan karet, yang masing-masing turun 5,55% (month on month/mom) dan 1,2% mom.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD3,51 Miliar pada November 2021
&quot;Namun, penurunan ekspor ini cenderung terbatasi oleh harga batu bara yang masih meningkat di bulan Desember di mana harganya masih tumbuh 7,7% mom,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, peningkatan dari impor didorong oleh masih tingginya  aktivitas ekonomi Indonesia, sehingga kebutuhan impor relatif tinggi.
Adapun, nilai impor diperkirakan meningkat untuk non-migas, sementara  impor migas cenderung turun akibat penurunan harga minyak global.  Secara tahunan, ekspor tumbuh 37,85% (year on year /yoy) dan impor  tumbuh 35,18% yoy. Secara kumulatif, surplus neraca dagang 2021  diperkirakan tercatat USD37,6 miliar, meningkat dibandingkan surplus di  tahun 2020 sebesar USD21,4 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
