<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Penyebaran Omicron, Menko Luhut: Jangan Sampai Kayak Amerika</title><description>Puncak penyebaran kasus Omicron diprediksi terjadi di bulan Februari hingga pertengahan Maret 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika"/><item><title>Soal Penyebaran Omicron, Menko Luhut: Jangan Sampai Kayak Amerika</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika</guid><pubDate>Senin 17 Januari 2022 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika-84f9fAZs7y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut antisipasi penyebaran Omicron (Foto: Dokumentasi Kemenkomarves)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533199/soal-penyebaran-omicron-menko-luhut-jangan-sampai-kayak-amerika-84f9fAZs7y.jpg</image><title>Menko Luhut antisipasi penyebaran Omicron (Foto: Dokumentasi Kemenkomarves)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Puncak penyebaran kasus Omicron diprediksi terjadi di bulan Februari hingga pertengahan Maret 2022. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, lonjakan kasus Omicron akan terus meningkat.
Baca Juga: Sinovac Luncurkan Vaksin Khusus Lawan Omicron Bulan Depan
Untuk itu, Luhut mengatakan perlunya antisipasi agar kasus tidak melonjak secara drastis seperti di Amerika.
&amp;ldquo;Kita saat ini menghadapi omicron dan virus ini pasti akan terus naik, tapi tinggal kita tuh naiknya jangan sampai kaya Amerika yang sehari 1,3 Juta kita enggak mau gitu,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam talkshow virtual, dikutip Senin (17/1/2022).
Baca Juga: Virus Omicron Meningkat, Pengunjung Mal Masih Ramai 
 
Dengan demikian Menko Luhut bersama Presiden dan sejumlah kementerian dan lembaga lain terus dengan konsisten melakukan sejumlah rapat koordinasi agar tak terjadi seperti di Amerika.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNS8xLzE0Mzk0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Gimana penanganannya pak Luhut, saya bilang ke Presiden gak ada  perlu panik karena kita semua siap, rumah sakit siap, obat siap, semua  siap dan vaksinasi juga terus siap dan terus kita akan evaluasi,&amp;rdquo;  urainya.
Pemerintah menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah kepatuhan  dan kedisiplinan dari masing-masing masyarakat khususnya dalam  menegakan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Ayo kita kompak, menghadapi ini karena ini musuh bersama kita. Gak  ada urusan agama, suku, jenderal, kopral, menteri semuanya sama jadi  jangan merasa paling kebal semuanya harus bertanggung jawab,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Puncak penyebaran kasus Omicron diprediksi terjadi di bulan Februari hingga pertengahan Maret 2022. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, lonjakan kasus Omicron akan terus meningkat.
Baca Juga: Sinovac Luncurkan Vaksin Khusus Lawan Omicron Bulan Depan
Untuk itu, Luhut mengatakan perlunya antisipasi agar kasus tidak melonjak secara drastis seperti di Amerika.
&amp;ldquo;Kita saat ini menghadapi omicron dan virus ini pasti akan terus naik, tapi tinggal kita tuh naiknya jangan sampai kaya Amerika yang sehari 1,3 Juta kita enggak mau gitu,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam talkshow virtual, dikutip Senin (17/1/2022).
Baca Juga: Virus Omicron Meningkat, Pengunjung Mal Masih Ramai 
 
Dengan demikian Menko Luhut bersama Presiden dan sejumlah kementerian dan lembaga lain terus dengan konsisten melakukan sejumlah rapat koordinasi agar tak terjadi seperti di Amerika.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNS8xLzE0Mzk0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Gimana penanganannya pak Luhut, saya bilang ke Presiden gak ada  perlu panik karena kita semua siap, rumah sakit siap, obat siap, semua  siap dan vaksinasi juga terus siap dan terus kita akan evaluasi,&amp;rdquo;  urainya.
Pemerintah menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah kepatuhan  dan kedisiplinan dari masing-masing masyarakat khususnya dalam  menegakan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Ayo kita kompak, menghadapi ini karena ini musuh bersama kita. Gak  ada urusan agama, suku, jenderal, kopral, menteri semuanya sama jadi  jangan merasa paling kebal semuanya harus bertanggung jawab,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
