<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Kesal: Tahu Cuma Sepotong, Komentar Sampai Langit ke Tujuh</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kesal terhadap orang yang berkomentar panjang namun tidak mengetahui keadaan sebenarnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh"/><item><title>Luhut Kesal: Tahu Cuma Sepotong, Komentar Sampai Langit ke Tujuh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh</guid><pubDate>Senin 17 Januari 2022 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh-yYoLbBKVz0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut kesal dengan orang yang komentar namun tak tahu keadaan sebenarnya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533229/luhut-kesal-tahu-cuma-sepotong-komentar-sampai-langit-ke-tujuh-yYoLbBKVz0.jpg</image><title>Menko Luhut kesal dengan orang yang komentar namun tak tahu keadaan sebenarnya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kesal terhadap orang yang berkomentar panjang namun tidak mengetahui keadaan sebenarnya.
Hal ini dia ungkapkan saat menanggapi masyarakat hingga pejabat yang selalu menilai pemerintah tidak konsisten dan dinilai plin-plan dalam menentukan kebijakan di masa Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kata Luhut soal Julukan 'Lord' yang Diberikan Netizen
 
Menko Luhut menegaskan, pemerintah justru melakukan evaluasi yang terbaik sehingga perlu kehati-hatian dalam menghadapi suatu kasus permasalahan dan lebih memperhatikan sejumlah instrumen dan masukan.
&amp;ldquo;Kita sudah lakukan yang terbaik, Kadang-kadang saya suka kesel juga orang yang tahunya cuma sepotong-sepotong komentarnya sudah sampe ke langit ke tujuh,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam Program Talkshow virtual, dikutip Senin (17/1/2022).
Baca Juga: Soal Penyebaran Omicron, Menko Luhut: Jangan Sampai Kayak Amerika
 
Menko Luhut mengatakan bahkan tak hanya masyarakat, sejumlah tokoh pejabat pun ikut berkomentar yang tidak sewajarnya mengkritik pemerintah.
&amp;ldquo;Seorang tokoh tuh harus memberikan contoh yang baik karena dapat mempengaruhi orang-lain. Jadi makanya saya selalu bilang, pemerintah itu punya data jauh lebih banyak karena instrumennya ada,&amp;rdquo; urainya.


Dengan demikian, pemerintah ketika memberikan kebijakan apapun selalu  mempertimbangkan instrumen sesuai porsi dan evaluasinya yang sesuai.
&amp;ldquo;Jadi ini lebih bijak, bahwa kalau ada masukan-masukan tambahan lagi  kita tentu pertimbangkan dan evaluasi lagi. Bukan nge-judge pemerintah  ini tidak benar atau tak konsisten,&amp;rdquo; paparnya.
Dengan begitu, Luhut menilai kinerja seorang Presiden sudah sangat  bekerja sangat detail dan selalu langsung bergerak cepat bahkan langsung  sigap.
&amp;ldquo;Jadi jangan cepat nge-judge, Presiden apa-apa ngecek masalah  langsung. ini gimna? Gak banyak orang ngerti Presiden itu paham sehingga keputusan itu diambil detail,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kesal terhadap orang yang berkomentar panjang namun tidak mengetahui keadaan sebenarnya.
Hal ini dia ungkapkan saat menanggapi masyarakat hingga pejabat yang selalu menilai pemerintah tidak konsisten dan dinilai plin-plan dalam menentukan kebijakan di masa Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kata Luhut soal Julukan 'Lord' yang Diberikan Netizen
 
Menko Luhut menegaskan, pemerintah justru melakukan evaluasi yang terbaik sehingga perlu kehati-hatian dalam menghadapi suatu kasus permasalahan dan lebih memperhatikan sejumlah instrumen dan masukan.
&amp;ldquo;Kita sudah lakukan yang terbaik, Kadang-kadang saya suka kesel juga orang yang tahunya cuma sepotong-sepotong komentarnya sudah sampe ke langit ke tujuh,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam Program Talkshow virtual, dikutip Senin (17/1/2022).
Baca Juga: Soal Penyebaran Omicron, Menko Luhut: Jangan Sampai Kayak Amerika
 
Menko Luhut mengatakan bahkan tak hanya masyarakat, sejumlah tokoh pejabat pun ikut berkomentar yang tidak sewajarnya mengkritik pemerintah.
&amp;ldquo;Seorang tokoh tuh harus memberikan contoh yang baik karena dapat mempengaruhi orang-lain. Jadi makanya saya selalu bilang, pemerintah itu punya data jauh lebih banyak karena instrumennya ada,&amp;rdquo; urainya.


Dengan demikian, pemerintah ketika memberikan kebijakan apapun selalu  mempertimbangkan instrumen sesuai porsi dan evaluasinya yang sesuai.
&amp;ldquo;Jadi ini lebih bijak, bahwa kalau ada masukan-masukan tambahan lagi  kita tentu pertimbangkan dan evaluasi lagi. Bukan nge-judge pemerintah  ini tidak benar atau tak konsisten,&amp;rdquo; paparnya.
Dengan begitu, Luhut menilai kinerja seorang Presiden sudah sangat  bekerja sangat detail dan selalu langsung bergerak cepat bahkan langsung  sigap.
&amp;ldquo;Jadi jangan cepat nge-judge, Presiden apa-apa ngecek masalah  langsung. ini gimna? Gak banyak orang ngerti Presiden itu paham sehingga keputusan itu diambil detail,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
