<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stop Ekspor Nikel, Jokowi Ingin RI Menang di WTO</title><description>Pemerintah telah menghentikan ekspor bahan mentah nikel. Hal ini pun ditentang oleh banyak negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto"/><item><title>Stop Ekspor Nikel, Jokowi Ingin RI Menang di WTO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto</guid><pubDate>Senin 17 Januari 2022 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto-aI3IjVRsoN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/17/320/2533302/stop-ekspor-nikel-jokowi-ingin-ri-menang-di-wto-aI3IjVRsoN.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah menghentikan ekspor bahan mentah nikel. Hal ini pun ditentang oleh banyak negara.
Bahkan kebijakan itu digugat di Organisasi Dagang Dunia atau WTO.
&amp;ldquo;Awal-awal memang kita disemprot oleh negara-negara lain. Gapapa kalau hanya disemprot. Kita diam dibawa ke WTO. Gapapa kita dibawa ke WTO,&amp;rdquo; kata Presiden Joko Widodo (Jokowi)  dalam acara Dies Natalis ke-67 Universitas Parahyangan, Senin (17/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Uni Eropa Gugat ke WTO soal Ekspor Nikel, LaNyalla: Indonesia Tak Perlu Takut!
Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki argumentasi yang kuat terkait kebijakan itu. Meski begitu dia berharap Indonesia bisa menang dalam sidang di WTO tersebut.
&amp;ldquo;Kita punya argumentasi juga bahwa kita ingin membuka lapangan pekerjaan yg sebesar-besarnya untuk rakyat kita. Ga tau menang atau kalah, ini masih dalam proses di WTO. Ya kita harapkan menang,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Strategi Indonesia Hadapi Gugatan Larangan Ekspor Nikel Uni Eropa
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa meskipun ada gugatan di WTO tetap tidak menyurutkannya untuk menghentikan ekspor bahan mentah.&amp;ldquo;Api yang jelas tidak akan kita hentikan. Meskipun dibawa ke WTO, stop bauksit tetep jalan, stop tembaga nanti tetep jalan. Inilah yang namanya nilai tambah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah menghentikan ekspor bahan mentah nikel. Hal ini pun ditentang oleh banyak negara.
Bahkan kebijakan itu digugat di Organisasi Dagang Dunia atau WTO.
&amp;ldquo;Awal-awal memang kita disemprot oleh negara-negara lain. Gapapa kalau hanya disemprot. Kita diam dibawa ke WTO. Gapapa kita dibawa ke WTO,&amp;rdquo; kata Presiden Joko Widodo (Jokowi)  dalam acara Dies Natalis ke-67 Universitas Parahyangan, Senin (17/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Uni Eropa Gugat ke WTO soal Ekspor Nikel, LaNyalla: Indonesia Tak Perlu Takut!
Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki argumentasi yang kuat terkait kebijakan itu. Meski begitu dia berharap Indonesia bisa menang dalam sidang di WTO tersebut.
&amp;ldquo;Kita punya argumentasi juga bahwa kita ingin membuka lapangan pekerjaan yg sebesar-besarnya untuk rakyat kita. Ga tau menang atau kalah, ini masih dalam proses di WTO. Ya kita harapkan menang,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Strategi Indonesia Hadapi Gugatan Larangan Ekspor Nikel Uni Eropa
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa meskipun ada gugatan di WTO tetap tidak menyurutkannya untuk menghentikan ekspor bahan mentah.&amp;ldquo;Api yang jelas tidak akan kita hentikan. Meskipun dibawa ke WTO, stop bauksit tetep jalan, stop tembaga nanti tetep jalan. Inilah yang namanya nilai tambah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
