<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Kekurangan Batu Bara, Industri Hulu Migas Jadwalkan Ulang Ekspor 4 Kargo LNG</title><description>Industri hulu migas menjadwalkan ulang ekspor empat kargo gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng"/><item><title>Tutup Kekurangan Batu Bara, Industri Hulu Migas Jadwalkan Ulang Ekspor 4 Kargo LNG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng</guid><pubDate>Selasa 18 Januari 2022 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng-LGY6ZOdEVR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri hulu migas jadwalkan ekspor 4 kargo LNG (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/18/320/2533833/tutup-kekurangan-batu-bara-industri-hulu-migas-jadwalkan-ulang-ekspor-4-kargo-lng-LGY6ZOdEVR.jpg</image><title>Industri hulu migas jadwalkan ekspor 4 kargo LNG (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri hulu migas menjadwalkan ulang ekspor empat kargo gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG). Ekspor dilakukan untuk mengatasi krisis batu bara yang dialami oleh pembangkit listrik milik PLN.
&quot;Untuk menutupi kekurangan batu bara, kami merubah jadwal pengiriman ekspor kurang lebih ada empat kargo yang kami reschadule tidak jadi diekspor, tetapi dialihkan ke PLN,&quot; kata Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief Setiawan Handoko, Selasa (18/1/2022).
Baca Juga: Hak Jawab: Tan Paulin Pertanyakan Disebut 'Ratu' Batu Bara oleh Anggota DPR
 
Arief menegaskan bahwa industri hulu migas selalu berkomitmen memenuhi kebutuhan LNG untuk kelistrikan nasional.
Tahun ini, industri hulu migas mengalokasikan 58 kargo LNG untuk kebutuhan dalam negeri dengan rincian 13 kargo LNG dari Kilang Bontang di Papua yang dioperasikan BP Berau Ltd dan 45 kargo LNG dari Kilang Tangguh di Kalimantan Timur yang digarap Badak NGL anak usahanya Pertamina.
Pada awal Januari 2022, Arief mengatakan ada ketidakcocokan penjadwalan ekspor LNG dari Bontang maupun Tangguh akibat pasokan batu bara yang berkurang di PLN.
Baca Juga: Dituduh 'Ratu' Batu Bara Kaltim, Apa Kata Tan Paulin? 
SKK Migas lantas mengambil keputusan untuk mengalihkan dua kargo LNG dari Kilang Tangguh yang semula ditujukan untuk diekspor ke Fujian, China. Kemudian, pengalihan dua kargo LNG juga dilakukan dari Kilang Tangguh.
&quot;Inilah yang kami lakukan penjadwalan ulang, sehingga ada empat kargo,&quot; ujar Arief.
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari konsekuensi penalti dari para konsumen luar negeri dengan melakukan negosiasi dan penjadwalan ulang dari kargo tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, pembatalan ekspor itu bisa diartikan pengalihan kargo  yang semula untuk tujuan ekspor menjadi untuk tujuan dalam negeri guna  memenuhi kebutuhan PLN yang sangat mendesak terkait bahan baku energi.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif  dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (13/1),  menyatakan pemerintah telah mengatasi situasi krisis energi gas alam  cair yang sempat dialami PLN.
Saat ada informasi krisis energi primer, kata Arifin, pemerintah langsung melakukan pengamanan suplai gas alam cair.
&quot;Kami membelokkan LNG yang seharusnya itu berkontrak di luar  (negeri), kami tarik ke dalam (negeri), kemudian ini sudah bisa  diamankan,&quot; ujarnya.
Arifin mengungkapkan bahwa PLN hanya membutuhkan empat kargo untuk  Januari, namun kini tersedia lima kargo gas alam cair. Tambahan satu  kargo itu akumulasi defisit gas alam cair yang terjadi beberapa waktu  lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri hulu migas menjadwalkan ulang ekspor empat kargo gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG). Ekspor dilakukan untuk mengatasi krisis batu bara yang dialami oleh pembangkit listrik milik PLN.
&quot;Untuk menutupi kekurangan batu bara, kami merubah jadwal pengiriman ekspor kurang lebih ada empat kargo yang kami reschadule tidak jadi diekspor, tetapi dialihkan ke PLN,&quot; kata Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief Setiawan Handoko, Selasa (18/1/2022).
Baca Juga: Hak Jawab: Tan Paulin Pertanyakan Disebut 'Ratu' Batu Bara oleh Anggota DPR
 
Arief menegaskan bahwa industri hulu migas selalu berkomitmen memenuhi kebutuhan LNG untuk kelistrikan nasional.
Tahun ini, industri hulu migas mengalokasikan 58 kargo LNG untuk kebutuhan dalam negeri dengan rincian 13 kargo LNG dari Kilang Bontang di Papua yang dioperasikan BP Berau Ltd dan 45 kargo LNG dari Kilang Tangguh di Kalimantan Timur yang digarap Badak NGL anak usahanya Pertamina.
Pada awal Januari 2022, Arief mengatakan ada ketidakcocokan penjadwalan ekspor LNG dari Bontang maupun Tangguh akibat pasokan batu bara yang berkurang di PLN.
Baca Juga: Dituduh 'Ratu' Batu Bara Kaltim, Apa Kata Tan Paulin? 
SKK Migas lantas mengambil keputusan untuk mengalihkan dua kargo LNG dari Kilang Tangguh yang semula ditujukan untuk diekspor ke Fujian, China. Kemudian, pengalihan dua kargo LNG juga dilakukan dari Kilang Tangguh.
&quot;Inilah yang kami lakukan penjadwalan ulang, sehingga ada empat kargo,&quot; ujar Arief.
Dia menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari konsekuensi penalti dari para konsumen luar negeri dengan melakukan negosiasi dan penjadwalan ulang dari kargo tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wMy8xLzE0MzQ4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, pembatalan ekspor itu bisa diartikan pengalihan kargo  yang semula untuk tujuan ekspor menjadi untuk tujuan dalam negeri guna  memenuhi kebutuhan PLN yang sangat mendesak terkait bahan baku energi.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif  dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (13/1),  menyatakan pemerintah telah mengatasi situasi krisis energi gas alam  cair yang sempat dialami PLN.
Saat ada informasi krisis energi primer, kata Arifin, pemerintah langsung melakukan pengamanan suplai gas alam cair.
&quot;Kami membelokkan LNG yang seharusnya itu berkontrak di luar  (negeri), kami tarik ke dalam (negeri), kemudian ini sudah bisa  diamankan,&quot; ujarnya.
Arifin mengungkapkan bahwa PLN hanya membutuhkan empat kargo untuk  Januari, namun kini tersedia lima kargo gas alam cair. Tambahan satu  kargo itu akumulasi defisit gas alam cair yang terjadi beberapa waktu  lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
