<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi Global Capai 4,4% di 2022</title><description>Pemulihan ekonomi global diperkirakan berlanjut di tengah kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022"/><item><title>Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi Global Capai 4,4% di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022</guid><pubDate>Kamis 20 Januari 2022 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022-Xs4f2l9ljZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia proyeksi ekonomi global tumbuh 4,4% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/20/320/2535182/gubernur-bi-ramal-pertumbuhan-ekonomi-global-capai-4-4-di-2022-Xs4f2l9ljZ.jpg</image><title>Bank Indonesia proyeksi ekonomi global tumbuh 4,4% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemulihan ekonomi global diperkirakan berlanjut di tengah kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pemulihan ekonomi tetap berjalan meski ada tekanan inflasi yang tinggi dan percepatan normalisasi kebijakan moneter di beberapa bank sentral.
Baca Juga: Luhut Wanti-Wanti Kasus Omicron Bisa Memperlambat Pemulihan Ekonomi
&quot;Pemulihan tersebut diprakirakan akan berlangsung lebih seimbang, tidak hanya bertumpu pada Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, namun juga disertai dengan perbaikan ekonomi Eropa, Jepang, dan India,&quot; ujar Perry di Jakarta, Kamis(20/1/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Tugas Berat ke LPEI, Apa Itu?
Perbaikan yang terus berlangsung dikonfirmasi oleh kinerja sejumlah indikator pada Desember 2021 antara lain Purchasing Managers' Index (PMI), keyakinan konsumen, dan penjualan ritel yang tetap kuat.
&quot;Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global tetap berlanjut hingga mencapai 4,4% pada 2022,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNC8xLzE0MzkxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengatakan, volume perdagangan dan harga komoditas dunia masih  meningkat, sehingga menopang prospek ekspor negara berkembang. Kendati  demikian, Ketidakpastian pasar keuangan global masih berlanjut sejalan  dengan percepatan kebijakan normalisasi the Fed sebagai respons tekanan  inflasi di AS yang meningkat sejalan dengan gangguan rantai pasok dan  kenaikan permintaan, serta tingginya penyebaran Covid-19 varian Omicron.
&quot;Hal tersebut mengakibatkan terbatasnya aliran modal dan tekanan  nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemulihan ekonomi global diperkirakan berlanjut di tengah kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pemulihan ekonomi tetap berjalan meski ada tekanan inflasi yang tinggi dan percepatan normalisasi kebijakan moneter di beberapa bank sentral.
Baca Juga: Luhut Wanti-Wanti Kasus Omicron Bisa Memperlambat Pemulihan Ekonomi
&quot;Pemulihan tersebut diprakirakan akan berlangsung lebih seimbang, tidak hanya bertumpu pada Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, namun juga disertai dengan perbaikan ekonomi Eropa, Jepang, dan India,&quot; ujar Perry di Jakarta, Kamis(20/1/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Tugas Berat ke LPEI, Apa Itu?
Perbaikan yang terus berlangsung dikonfirmasi oleh kinerja sejumlah indikator pada Desember 2021 antara lain Purchasing Managers' Index (PMI), keyakinan konsumen, dan penjualan ritel yang tetap kuat.
&quot;Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi global tetap berlanjut hingga mencapai 4,4% pada 2022,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8xNC8xLzE0MzkxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengatakan, volume perdagangan dan harga komoditas dunia masih  meningkat, sehingga menopang prospek ekspor negara berkembang. Kendati  demikian, Ketidakpastian pasar keuangan global masih berlanjut sejalan  dengan percepatan kebijakan normalisasi the Fed sebagai respons tekanan  inflasi di AS yang meningkat sejalan dengan gangguan rantai pasok dan  kenaikan permintaan, serta tingginya penyebaran Covid-19 varian Omicron.
&quot;Hal tersebut mengakibatkan terbatasnya aliran modal dan tekanan  nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
