<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Negara yang Gagal Pindahkan Ibu Kota</title><description>Ibu Kota Negara (IKN) akan pindah ke Kalimantan Timur pada 2024. IKN akan pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota"/><item><title>Daftar Negara yang Gagal Pindahkan Ibu Kota</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota</guid><pubDate>Kamis 20 Januari 2022 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota-1pzEOnnHwC.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pemindahan ibu kota baru (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/20/470/2535386/daftar-negara-yang-gagal-pindahkan-ibu-kota-1pzEOnnHwC.jpeg</image><title>Pemindahan ibu kota baru (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ibu Kota Negara (IKN) akan pindah ke Kalimantan Timur pada 2024. IKN akan pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kebijakan yang diambil Presiden bukanlah produk baru, namun juga telah banyak dilakukan oleh beberapa negara lain.
Namun, proyek pemindahan ibu kota tidak semua sukses. Ada juga yang justru mangkrak dan akhirnya tidak memiliki manfaat banyak untuk masyarakat di negara tersebut.
Baca Juga: Ketika Sri Mulyani Kena Semprot Anggota DPR soal Anggaran PEN untuk Ibu Kota Baru
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan memindahkan ibukota untuk saat ini belum cukup tepat, sebab seharusnya pemerintah fokus terlebih dahulu pada penanganan pandemi covid 19.
&quot;Kalau kita belajar dari negara lain seperti Myanmar, Malaysia, hingga Khazakhstan justru mengalami kegagalan,&quot; ujarnya kepada MNC Portal, Kamis (20/1/2022).
Baca Juga: Kena Semprot DPR soal Anggaran PEN untuk IKN, Ini Jawaban Mengejutkan Sri Mulyani 
Misalnya seperti Myanmar, pada tahun 2005 ibukota Yangon dipindahkan oleh pemerintah ke Naypyidaw di sebelah utara kota Yangon atau selatan kota Mandalay.
Awalnya perpindahan ibukota tersebut difungsikan sebagai pusat administratif Myanmar. Padahal infrastruktur penghubung kota juga telah dibangun. Seperti Jalan, Hotel, hingga Pusat Perbelanjaan. Akhirnya ibukota tersebut tidak berjalan seperti yang yang diharapkan.
Dihimpun dari berbagai sumber hal tersebut disebabkan dari minimnya partisipasi publik dalam perancangan maupun pembentukan dan pemindahan ibukota tersebut.


Mengutip laporan the guardian, saat ini ibukota Myanmar memang sudah  sepi jauh sebelum adanya pandemi covid 19. Menrut laporan tersebut di  kedua sisi jalan, tampak deretan gedung-gedung raksasa yang tak  berujung, hotel bergaya villa, dan pusat perbelanjaan tampak seperti  jatuh dari langit, semuanya dicat dengan warna-warna pastel yang lembut:  pink muda, biru muda, dan krem.
Selanjut negara yang terdekat negara tentang Malaysia juga sempat memindahkan ibukota negaranya dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya.
Padahal secara jarak Kuala Lumpur ke Putra Jaya jauh lebih dekat jika  dibandingkan dengan Jakarta ke Kalimantan. Namun para pegawai di Kuala  Lumpur akhirnya enggan untuk berpindah karena alasan keluarga.
Selanjutnya adalah Khazakhstan yang memindahkan ibukota Almaty ke  Astana yang pada 2019 berganti nama menjadi Nur Sultan. Alasan  pemindahan ibukota tersebut adalah kurang lebih sama dengan Indonesia,  yaitu kota yang sebelumnya sudah terlalu ramai, dan rawan gempa bumi.
Menurut Bhima saat ini Khazakhstan mengalami tekanan ekonomi justru  ketika setelah memindahkan ibukotanya. Selain itu kebijakan ini juga  tidak menarik penduduk untuk datang ke ibukota baru.
Hal tersebut akhir memicu gelombang protes dari masyarakatnya itu  sendiri yang disebabkan dari kondisi ekonomi yang tidak stabil.
&quot;Sama dengan IKN karena perencanaannya tidak matang dan terlalu  terburu-buru, jadinya IKN berisiko menjadi kota sepi, karena  masyarakatnya hanya di isi oleh ASN dan keluarganya dan tidak membangun  kawasan Industri yang baru,&quot; pungkas Bhima.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ibu Kota Negara (IKN) akan pindah ke Kalimantan Timur pada 2024. IKN akan pindah ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kebijakan yang diambil Presiden bukanlah produk baru, namun juga telah banyak dilakukan oleh beberapa negara lain.
Namun, proyek pemindahan ibu kota tidak semua sukses. Ada juga yang justru mangkrak dan akhirnya tidak memiliki manfaat banyak untuk masyarakat di negara tersebut.
Baca Juga: Ketika Sri Mulyani Kena Semprot Anggota DPR soal Anggaran PEN untuk Ibu Kota Baru
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan memindahkan ibukota untuk saat ini belum cukup tepat, sebab seharusnya pemerintah fokus terlebih dahulu pada penanganan pandemi covid 19.
&quot;Kalau kita belajar dari negara lain seperti Myanmar, Malaysia, hingga Khazakhstan justru mengalami kegagalan,&quot; ujarnya kepada MNC Portal, Kamis (20/1/2022).
Baca Juga: Kena Semprot DPR soal Anggaran PEN untuk IKN, Ini Jawaban Mengejutkan Sri Mulyani 
Misalnya seperti Myanmar, pada tahun 2005 ibukota Yangon dipindahkan oleh pemerintah ke Naypyidaw di sebelah utara kota Yangon atau selatan kota Mandalay.
Awalnya perpindahan ibukota tersebut difungsikan sebagai pusat administratif Myanmar. Padahal infrastruktur penghubung kota juga telah dibangun. Seperti Jalan, Hotel, hingga Pusat Perbelanjaan. Akhirnya ibukota tersebut tidak berjalan seperti yang yang diharapkan.
Dihimpun dari berbagai sumber hal tersebut disebabkan dari minimnya partisipasi publik dalam perancangan maupun pembentukan dan pemindahan ibukota tersebut.


Mengutip laporan the guardian, saat ini ibukota Myanmar memang sudah  sepi jauh sebelum adanya pandemi covid 19. Menrut laporan tersebut di  kedua sisi jalan, tampak deretan gedung-gedung raksasa yang tak  berujung, hotel bergaya villa, dan pusat perbelanjaan tampak seperti  jatuh dari langit, semuanya dicat dengan warna-warna pastel yang lembut:  pink muda, biru muda, dan krem.
Selanjut negara yang terdekat negara tentang Malaysia juga sempat memindahkan ibukota negaranya dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya.
Padahal secara jarak Kuala Lumpur ke Putra Jaya jauh lebih dekat jika  dibandingkan dengan Jakarta ke Kalimantan. Namun para pegawai di Kuala  Lumpur akhirnya enggan untuk berpindah karena alasan keluarga.
Selanjutnya adalah Khazakhstan yang memindahkan ibukota Almaty ke  Astana yang pada 2019 berganti nama menjadi Nur Sultan. Alasan  pemindahan ibukota tersebut adalah kurang lebih sama dengan Indonesia,  yaitu kota yang sebelumnya sudah terlalu ramai, dan rawan gempa bumi.
Menurut Bhima saat ini Khazakhstan mengalami tekanan ekonomi justru  ketika setelah memindahkan ibukotanya. Selain itu kebijakan ini juga  tidak menarik penduduk untuk datang ke ibukota baru.
Hal tersebut akhir memicu gelombang protes dari masyarakatnya itu  sendiri yang disebabkan dari kondisi ekonomi yang tidak stabil.
&quot;Sama dengan IKN karena perencanaannya tidak matang dan terlalu  terburu-buru, jadinya IKN berisiko menjadi kota sepi, karena  masyarakatnya hanya di isi oleh ASN dan keluarganya dan tidak membangun  kawasan Industri yang baru,&quot; pungkas Bhima.</content:encoded></item></channel></rss>
