<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Online Makin Digemari, E-Commerce Tumbuh 40% di 2021</title><description>Pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat lebih dari 40% di tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021"/><item><title>Belanja Online Makin Digemari, E-Commerce Tumbuh 40% di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021</guid><pubDate>Jum'at 21 Januari 2022 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021-DI4WBmJPN3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja online makin digemari (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/21/455/2535696/belanja-online-makin-digemari-e-commerce-tumbuh-40-di-2021-DI4WBmJPN3.jpg</image><title>Belanja online makin digemari (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat lebih dari 40% di tahun 2021. Peningkatan ini sejalan dengan pergeseran gaya hidup masyarakat ke arah digital dan semakin berkembangnya digitalisasi sistem pembayaran.
Baca Juga: Penjualan E-Commerce Naik Berkah Harbolnas, Produk Lokal Raup Rp8,5 Triliun
&quot;Pertumbuhan e-commerce dari 2020 ke 2021 bertumbuh cukup signifikan, dua digit. Estimasi lebih dari 40%. Kita masih menunggu data finalnya tetapi kami yakin pertumbuhannya di atas 40% year-on-year,&quot; ujar Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga dalam Market Review IDX Channel, Jumat (21/1/2022).
Baca Juga: Dongkrak Penjualan Produk, BRI Gandeng Beemarket.id Dukung UMKM Go Digital
Menurut dia, pertumbuhan ini seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja online. &quot;Kami melihat sekarang secara pergerakan ekonomi juga sudah mulai pulih, dan juga memang perilaku masyarakat untuk berbelanja dari efek pandemi ini juga membantu meningkatkan transaksi dari e-commerce,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC80LzE0MTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara dari belanja iklan e-commerce diproyeksikan tumbuh positif  di tahun ini. Bima menuturkan, belanja iklan menjadi investasi bagi  perusahaan e-commerce untuk meningkatkan jumlah kunjungan pembeli ke  platform mereka. Belanja iklan e-commerce akan mengikuti perkembangan  perekonomian nasional.
&quot;Belanja iklan e-commerce ini tentu ujungnya untuk meningkatkan  transaksi e-commerce itu sendiri dan juga peningkatan traffic pembeli,&quot;  tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat lebih dari 40% di tahun 2021. Peningkatan ini sejalan dengan pergeseran gaya hidup masyarakat ke arah digital dan semakin berkembangnya digitalisasi sistem pembayaran.
Baca Juga: Penjualan E-Commerce Naik Berkah Harbolnas, Produk Lokal Raup Rp8,5 Triliun
&quot;Pertumbuhan e-commerce dari 2020 ke 2021 bertumbuh cukup signifikan, dua digit. Estimasi lebih dari 40%. Kita masih menunggu data finalnya tetapi kami yakin pertumbuhannya di atas 40% year-on-year,&quot; ujar Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga dalam Market Review IDX Channel, Jumat (21/1/2022).
Baca Juga: Dongkrak Penjualan Produk, BRI Gandeng Beemarket.id Dukung UMKM Go Digital
Menurut dia, pertumbuhan ini seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja online. &quot;Kami melihat sekarang secara pergerakan ekonomi juga sudah mulai pulih, dan juga memang perilaku masyarakat untuk berbelanja dari efek pandemi ini juga membantu meningkatkan transaksi dari e-commerce,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC80LzE0MTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara dari belanja iklan e-commerce diproyeksikan tumbuh positif  di tahun ini. Bima menuturkan, belanja iklan menjadi investasi bagi  perusahaan e-commerce untuk meningkatkan jumlah kunjungan pembeli ke  platform mereka. Belanja iklan e-commerce akan mengikuti perkembangan  perekonomian nasional.
&quot;Belanja iklan e-commerce ini tentu ujungnya untuk meningkatkan  transaksi e-commerce itu sendiri dan juga peningkatan traffic pembeli,&quot;  tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
