<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Goreng Rp14.000 Belum Ada di Pasar Tradisional</title><description>Minyak Goreng murah belum disalurkan ke pasar tradisional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional"/><item><title>Harga Minyak Goreng Rp14.000 Belum Ada di Pasar Tradisional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional</guid><pubDate>Sabtu 22 Januari 2022 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional-IiTIWgefp5.png" expression="full" type="image/jpeg">Minyak goreng murah belum ada di pasar tradisional (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/22/320/2536161/harga-minyak-goreng-rp14-000-belum-ada-di-pasar-tradisional-IiTIWgefp5.png</image><title>Minyak goreng murah belum ada di pasar tradisional (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Minyak Goreng murah belum disalurkan ke pasar tradisional. Pedagang minyak goreng di sejumlah Pasar Tradisional mengeluhkan harga minyak yang dibanderol  masih mahal dan belum mendapatkan subsidi dari Pemerintah.
Minyak goreng subsidi baru disalurkan ke pasar modern mulai dari Supermarket, mini Market seperti Indomart atau Alfamart dengan harga Rp14 ribu Per liter.
Baca Juga: 5 Viral Emak-Emak Pejuang Minyak Goreng, Ibu Juleha Bikin Ngakak
 
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Sabtu (22/1/2022) di Kawasan Pasar Tradisional Gondangdia Jakarta Pusat, harga minyak goreng masih relatif mahal sekira Rp40 ribu- Rp42 Ribu.
Salah satu pedagang kelontong, Yuni mengatakan, pedagang minyak di pasar tradisional khususnya di Gondangdia belum mendapatkan subsidi dan masih mengaku kesusahan mendapat stok pasokan minyak.
Baca Juga: KPPU soal Harga Minyak Goreng hingga Dugaan Kartel
 
&amp;ldquo;Kita di sini (Pasar Tradisional) masih stabil di harga lama, namun minat pembeli beberapa hari ini gak ada sih mereka (pembeli) ke sini malah tanya harga yang 14 ribu, kita belum ada.  Kita  masih harga lama karena memang belum dapat dari pemerintahnya, operasi pasar di Gondangdia belum ada,&amp;rdquo; kata Yuni, Sabtu (22/1/2022).
Sementara itu, pedagang lain Iis Muslikah menilai Pemerintah harus lebih merata dalam memberikan subsidi tak hanya di Pasar modern namun secara bertahap menyasar ke pedagang pasar tradisional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yMi8xLzE0NDE5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Jadi di sini belum turun, pemerintah belum merata memberikan  subsidi, di sini masih normal  Rp42 ribu untuk dua liter merek Sunco dan  Rp40 ribu untuk Bimoli, jadi ya terhitung Rp21 ribu-Rp22 ribu per  liternya,&amp;rdquo; urainya.
Ke depan, Pedagang minyak di Pasar Tradisional pun berharap  Pemerintah terus mendorong subsidi secara merata untuk menjangkau pelaku  pasar tradisional hingga penjual minyak dapat merasakan minyak dengan  harga murah tersebut.
&amp;ldquo;Ya kasian juga yang pada jualan harganya  semuanya pada naik gimana  mau jualan, gak bisa untuk goreng-goreng. Jadi lebih merata dan  diperhatikan lagi lah jangan hanya di pasar modern tapi di psar  tradisional juga,&amp;rdquo; pungkas pedagang lain Mega.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Minyak Goreng murah belum disalurkan ke pasar tradisional. Pedagang minyak goreng di sejumlah Pasar Tradisional mengeluhkan harga minyak yang dibanderol  masih mahal dan belum mendapatkan subsidi dari Pemerintah.
Minyak goreng subsidi baru disalurkan ke pasar modern mulai dari Supermarket, mini Market seperti Indomart atau Alfamart dengan harga Rp14 ribu Per liter.
Baca Juga: 5 Viral Emak-Emak Pejuang Minyak Goreng, Ibu Juleha Bikin Ngakak
 
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, Sabtu (22/1/2022) di Kawasan Pasar Tradisional Gondangdia Jakarta Pusat, harga minyak goreng masih relatif mahal sekira Rp40 ribu- Rp42 Ribu.
Salah satu pedagang kelontong, Yuni mengatakan, pedagang minyak di pasar tradisional khususnya di Gondangdia belum mendapatkan subsidi dan masih mengaku kesusahan mendapat stok pasokan minyak.
Baca Juga: KPPU soal Harga Minyak Goreng hingga Dugaan Kartel
 
&amp;ldquo;Kita di sini (Pasar Tradisional) masih stabil di harga lama, namun minat pembeli beberapa hari ini gak ada sih mereka (pembeli) ke sini malah tanya harga yang 14 ribu, kita belum ada.  Kita  masih harga lama karena memang belum dapat dari pemerintahnya, operasi pasar di Gondangdia belum ada,&amp;rdquo; kata Yuni, Sabtu (22/1/2022).
Sementara itu, pedagang lain Iis Muslikah menilai Pemerintah harus lebih merata dalam memberikan subsidi tak hanya di Pasar modern namun secara bertahap menyasar ke pedagang pasar tradisional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yMi8xLzE0NDE5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Jadi di sini belum turun, pemerintah belum merata memberikan  subsidi, di sini masih normal  Rp42 ribu untuk dua liter merek Sunco dan  Rp40 ribu untuk Bimoli, jadi ya terhitung Rp21 ribu-Rp22 ribu per  liternya,&amp;rdquo; urainya.
Ke depan, Pedagang minyak di Pasar Tradisional pun berharap  Pemerintah terus mendorong subsidi secara merata untuk menjangkau pelaku  pasar tradisional hingga penjual minyak dapat merasakan minyak dengan  harga murah tersebut.
&amp;ldquo;Ya kasian juga yang pada jualan harganya  semuanya pada naik gimana  mau jualan, gak bisa untuk goreng-goreng. Jadi lebih merata dan  diperhatikan lagi lah jangan hanya di pasar modern tapi di psar  tradisional juga,&amp;rdquo; pungkas pedagang lain Mega.</content:encoded></item></channel></rss>
