<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Penggerak Ekonomi, Wamendag: Pasar Rakyat Punya Keunikan</title><description>Pasar rakyat merupakan salah satu penggerak perekonomian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan"/><item><title>Jadi Penggerak Ekonomi, Wamendag: Pasar Rakyat Punya Keunikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan</guid><pubDate>Sabtu 22 Januari 2022 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan-ClelCIXhTH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar rakyat penggerak perekonomian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/22/320/2536269/jadi-penggerak-ekonomi-wamendag-pasar-rakyat-punya-keunikan-ClelCIXhTH.jpg</image><title>Pasar rakyat penggerak perekonomian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pasar rakyat merupakan salah satu penggerak perekonomian. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menilai pasar rakyat di Indonesia memiliki keunikan.
&amp;ldquo;Selain sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat, pasar rakyat juga memiliki kedekatan dengan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat. Aspek sosial budaya inilah yang menjadi nilai unik tersendiri dari pasar rakyat. Hingga kini, kedudukan pasar rakyat tetap penting dan menyatu dalam kehidupan masyarakat,&amp;rdquo; kata Wamendag, Sabtu (22/1/2022).
Baca Juga: Sejarah Pasar Johar hingga Jadi Landmark Kota Semarang 
 
Pernyataan Wamendag tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian Pasar Pancasila bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menurut Wamendag, pasar rakyat merupakan salah satu wadah yang berperan penting untuk memperlancar arus barang antar wilayah, khususnya barang kebutuhan pokok (bapok) masyarakat.
Baca Juga: Pasar Sepi Pembeli, Pedagang: Saya Kira Dekat Natal Bakalan Ramai 
Di tengah pesatnya pembangunan pasar modern, pasar rakyat tetap unggul dengan memiliki harga yang terbentuk dari hasil tawar menawar pihak pembeli dan penjual.
Pemerintah, lanjut Wamendag, telah menyediakan sarana fisik yang dibangun untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berpihak pada rakyat. Selain membangun fisik, diupayakan juga untuk merevitalisasi manajemen pengelolaan pasar dan memberikan edukasi kepada pedagang pasar agar memberi daya saing terhadap toko modern yang marak hadir saat ini.Pasar Pancasila yang dibangun pada 1995 ini kini telah selesai  direvitalisasi dan sekarang memiliki 270 kios serta 64 los yang diisi  oleh 300 pedagang. Komoditas yang dijual di pasar ini antara lain bahan  pangan kering dan basah, komoditas nonpangan, serta makanan siap saji.
&amp;ldquo;Pasar yang sudah terbangun ini diharapkan dapat dikelola dan  dipelihara dengan baik secara konsisten dan berkelanjutan. Sehingga,  dapat memberikan kenyamanan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya,&amp;rdquo; terang  Wamendag.
Selanjutnya, Wamendag juga meninjau Pasar Cikurubuk, yang pada 2015  mengalami musibah kebakaran di sebagian areanya. Pasar yang dibangun  pada 1994 ini memiliki 2.772 kios dan 50 los dengan jumlah pedagang  sebanyak 2.885 orang. Sedangkan, komoditas yang dijual di pasar ini di  antaranya bapok, buah-buahan, kelontongan, bumbu masak, peralatan rumah  tangga, tas, dan pakaian.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Wamendag turut mengikuti  peresmian gedung Pusat Promosi dan Pemasaran Pusat Pengembangan Industri  Kerajinan (PPIK) Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Wamendag menyampaikan Kementerian Perdagangan  sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan serta pengembangan pusat  promosi dan pemasaran di PPIK Tasikmalaya tersebut.&amp;ldquo;Kita butuh banyak pusat promosi dan pemasaran seperti ini untuk   mendorong penggunaan produk-produk buatan dan merek Indonesia yang   berkualitas serta berdaya saing tinggi,&amp;rdquo; ungkap Wamendag.
Kementerian Perdagangan siap berkolaborasi dengan pemerintah di   daerah melalui beberapa program asistensi kepada usaha mikro, kecil, dan   menengah (UMKM) baik lokal maupun yang berorientasi ekspor.
Tentunya tidak lupa juga dengan peran para perwakilan perdagangan   Indonesia, baik Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) maupun Atase   Perdagangan di di mancanegara.
&amp;ldquo;Saya yakin, kehadirian PPIK akan menjadi sarana bagi produk-produk   asli Indonesia untuk semakin menjadi raja di rumah sendiri dan memiliki   kemampuan untuk nantinya menembus pasar internasional,&amp;rdquo; pungkas   Wamendag.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasar rakyat merupakan salah satu penggerak perekonomian. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menilai pasar rakyat di Indonesia memiliki keunikan.
&amp;ldquo;Selain sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat, pasar rakyat juga memiliki kedekatan dengan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat. Aspek sosial budaya inilah yang menjadi nilai unik tersendiri dari pasar rakyat. Hingga kini, kedudukan pasar rakyat tetap penting dan menyatu dalam kehidupan masyarakat,&amp;rdquo; kata Wamendag, Sabtu (22/1/2022).
Baca Juga: Sejarah Pasar Johar hingga Jadi Landmark Kota Semarang 
 
Pernyataan Wamendag tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian Pasar Pancasila bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menurut Wamendag, pasar rakyat merupakan salah satu wadah yang berperan penting untuk memperlancar arus barang antar wilayah, khususnya barang kebutuhan pokok (bapok) masyarakat.
Baca Juga: Pasar Sepi Pembeli, Pedagang: Saya Kira Dekat Natal Bakalan Ramai 
Di tengah pesatnya pembangunan pasar modern, pasar rakyat tetap unggul dengan memiliki harga yang terbentuk dari hasil tawar menawar pihak pembeli dan penjual.
Pemerintah, lanjut Wamendag, telah menyediakan sarana fisik yang dibangun untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berpihak pada rakyat. Selain membangun fisik, diupayakan juga untuk merevitalisasi manajemen pengelolaan pasar dan memberikan edukasi kepada pedagang pasar agar memberi daya saing terhadap toko modern yang marak hadir saat ini.Pasar Pancasila yang dibangun pada 1995 ini kini telah selesai  direvitalisasi dan sekarang memiliki 270 kios serta 64 los yang diisi  oleh 300 pedagang. Komoditas yang dijual di pasar ini antara lain bahan  pangan kering dan basah, komoditas nonpangan, serta makanan siap saji.
&amp;ldquo;Pasar yang sudah terbangun ini diharapkan dapat dikelola dan  dipelihara dengan baik secara konsisten dan berkelanjutan. Sehingga,  dapat memberikan kenyamanan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya,&amp;rdquo; terang  Wamendag.
Selanjutnya, Wamendag juga meninjau Pasar Cikurubuk, yang pada 2015  mengalami musibah kebakaran di sebagian areanya. Pasar yang dibangun  pada 1994 ini memiliki 2.772 kios dan 50 los dengan jumlah pedagang  sebanyak 2.885 orang. Sedangkan, komoditas yang dijual di pasar ini di  antaranya bapok, buah-buahan, kelontongan, bumbu masak, peralatan rumah  tangga, tas, dan pakaian.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Wamendag turut mengikuti  peresmian gedung Pusat Promosi dan Pemasaran Pusat Pengembangan Industri  Kerajinan (PPIK) Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Wamendag menyampaikan Kementerian Perdagangan  sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan serta pengembangan pusat  promosi dan pemasaran di PPIK Tasikmalaya tersebut.&amp;ldquo;Kita butuh banyak pusat promosi dan pemasaran seperti ini untuk   mendorong penggunaan produk-produk buatan dan merek Indonesia yang   berkualitas serta berdaya saing tinggi,&amp;rdquo; ungkap Wamendag.
Kementerian Perdagangan siap berkolaborasi dengan pemerintah di   daerah melalui beberapa program asistensi kepada usaha mikro, kecil, dan   menengah (UMKM) baik lokal maupun yang berorientasi ekspor.
Tentunya tidak lupa juga dengan peran para perwakilan perdagangan   Indonesia, baik Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) maupun Atase   Perdagangan di di mancanegara.
&amp;ldquo;Saya yakin, kehadirian PPIK akan menjadi sarana bagi produk-produk   asli Indonesia untuk semakin menjadi raja di rumah sendiri dan memiliki   kemampuan untuk nantinya menembus pasar internasional,&amp;rdquo; pungkas   Wamendag.</content:encoded></item></channel></rss>
