<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenkeu Ajak Pengusaha Muda Berutang, Ini Alasannya</title><description>Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mendorong para pengusaha muda untuk berutang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya"/><item><title>Wamenkeu Ajak Pengusaha Muda Berutang, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 25 Januari 2022 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya-BNzJ00wmQt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenkeu ajak pengusaha muda ajukan utang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/25/320/2537416/wamenkeu-ajak-pengusaha-muda-berutang-ini-alasannya-BNzJ00wmQt.jpg</image><title>Wamenkeu ajak pengusaha muda ajukan utang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mendorong para pengusaha muda untuk utang. Hal ini demi meningkatkan pertumbuhan kredit di masa pemulihan ekonomi yang terimbas pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Utang itu adalah alat kita. Karena itu termasuk saya ingin menyampaikan karena saya ngomong ke depan para teman-teman HIPMI kalau pengusaha itu katanya pengusaha yang sehat pasti punya utang,&amp;rdquo; ujar Suahasil dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI secara hybrid pada Selasa(25/1/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Kesal Wakil Rakyat Bahas Utang Indonesia Naik
Suahasil menilai utang memungkinkan pengusaha untuk ekspansi seperti halnya di pemerintah, di mana untuk mendapatkan pembiayaan tentunya juga berutang.
&quot;Jadi kalau teman-teman pengusaha itu siap untuk berutang. Moga-moga sebentar lagi siap untuk berutang ini. Karena teman-teman pengusaha melihatnya asal ada demand kita cari pembiayaan gitu kan,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca Juga: Indonesia Selamat dari Jebakan Utang Rp310 Triliun, Ternyata Ini Rahasianya
Berdasarkan catatan yang diperoleh dari sektor keuangan, per akhir 2021 tercatat pertumbuhan kredit Indonesia di angka 5,2%. Hal ini membuktikan kredit di Indonesia sudah mulai tumbuh positif dibanding tahun 2020 yang tumbuh negatif.
&amp;ldquo;Biasanya berapa? Biasanya di atas angka itu. Kita malah ingin kredit itu tumbuhnya double digit, sehingga dunia usaha itu punya sumber untuk membiayai ekspansi ekspansi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNi80LzE0MDQ3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Suahasil pun optimis bahwa di tahun 2022 pertumbuhan kredit bisa  lebih tinggi dibanding tahun 2020. Menurutnya, jika pertumbuhan kredit  kembali negatif, berarti tidak akan terjadi ekspansi yang dilakukan  dunia usaha.
&amp;ldquo;Kita ingin dunia usaha melakukan ekspansi sumber nya dari credit  growth. Credit growth-nya udah mulai muncul, moga-moga ke depan  teman-teman pengusaha muda makin yakin dengan pemulihan ekonomi kita.  Tambah lagi ekspansi dunia usaha ini yang menjadi sumber pertumbuhan,&amp;rdquo;  imbuhnya.
Maka dari itu, sambung dia, pemerintah akan tetap mendukung dunia usaha di masa pandemi COVID-19 ini.
&quot;Saya yakin, di sisi lain, dunia usaha sudah memanfaatkan berbagai  relaksasi yang diberikan pemerintah, seperti relaksasi pajak,  pengurangan pajak, percepatan pembayaran pajak, hingga PPN restitusinya  dipercepat,&quot; pungkas Suahasil.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mendorong para pengusaha muda untuk utang. Hal ini demi meningkatkan pertumbuhan kredit di masa pemulihan ekonomi yang terimbas pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Utang itu adalah alat kita. Karena itu termasuk saya ingin menyampaikan karena saya ngomong ke depan para teman-teman HIPMI kalau pengusaha itu katanya pengusaha yang sehat pasti punya utang,&amp;rdquo; ujar Suahasil dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI secara hybrid pada Selasa(25/1/2022).
Baca Juga: Sri Mulyani Kesal Wakil Rakyat Bahas Utang Indonesia Naik
Suahasil menilai utang memungkinkan pengusaha untuk ekspansi seperti halnya di pemerintah, di mana untuk mendapatkan pembiayaan tentunya juga berutang.
&quot;Jadi kalau teman-teman pengusaha itu siap untuk berutang. Moga-moga sebentar lagi siap untuk berutang ini. Karena teman-teman pengusaha melihatnya asal ada demand kita cari pembiayaan gitu kan,&amp;rdquo; tambahnya.
Baca Juga: Indonesia Selamat dari Jebakan Utang Rp310 Triliun, Ternyata Ini Rahasianya
Berdasarkan catatan yang diperoleh dari sektor keuangan, per akhir 2021 tercatat pertumbuhan kredit Indonesia di angka 5,2%. Hal ini membuktikan kredit di Indonesia sudah mulai tumbuh positif dibanding tahun 2020 yang tumbuh negatif.
&amp;ldquo;Biasanya berapa? Biasanya di atas angka itu. Kita malah ingin kredit itu tumbuhnya double digit, sehingga dunia usaha itu punya sumber untuk membiayai ekspansi ekspansi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNi80LzE0MDQ3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Suahasil pun optimis bahwa di tahun 2022 pertumbuhan kredit bisa  lebih tinggi dibanding tahun 2020. Menurutnya, jika pertumbuhan kredit  kembali negatif, berarti tidak akan terjadi ekspansi yang dilakukan  dunia usaha.
&amp;ldquo;Kita ingin dunia usaha melakukan ekspansi sumber nya dari credit  growth. Credit growth-nya udah mulai muncul, moga-moga ke depan  teman-teman pengusaha muda makin yakin dengan pemulihan ekonomi kita.  Tambah lagi ekspansi dunia usaha ini yang menjadi sumber pertumbuhan,&amp;rdquo;  imbuhnya.
Maka dari itu, sambung dia, pemerintah akan tetap mendukung dunia usaha di masa pandemi COVID-19 ini.
&quot;Saya yakin, di sisi lain, dunia usaha sudah memanfaatkan berbagai  relaksasi yang diberikan pemerintah, seperti relaksasi pajak,  pengurangan pajak, percepatan pembayaran pajak, hingga PPN restitusinya  dipercepat,&quot; pungkas Suahasil.</content:encoded></item></channel></rss>
