<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Cerita Bahlil soal 'Hantu' Pengganggu Investasi Rp708 Triliun</title><description>Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bercerita soal 'hantu' pengganggu investasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun"/><item><title> Cerita Bahlil soal 'Hantu' Pengganggu Investasi Rp708 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun</guid><pubDate>Selasa 25 Januari 2022 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun-gE5SF1jteg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Bahlil (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/25/320/2537668/cerita-bahlil-soal-hantu-pengganggu-investasi-rp708-triliun-gE5SF1jteg.jpg</image><title>Kepala BKPM Bahlil (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bercerita soal 'hantu' pengganggu investasi yang bikin investasi Rp708 triliun mangkrak.
&quot;Saya heran, saya tanya ini investasi kenapa mangkrak. Karena kalau kita pengusaha, kalau ada opportunity yang bagus kenapa enggak kita tangkap,&quot; ujar Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI, Jakarta, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Iih Seram! Bahlil Sebut Ada 'Hantu' Ganggu Investasi di Indonesia
Bahlil mengira rencana investasi asing ini tersendat kendala bahasa. Namun, menurut pemahamannya, untuk mengurus perizinan investasi, minimal petugasnya harus menguasai 5 bahasa.
&quot;Tapi ternyata, Rp708 triliun mangkrak ini bukan persoalan bahasa. Tapi aturan tumpang tindih pusat dan daerah, ego sektoral dan 'hantu-hantu', pemain lapangan, urusan tanah dan lain-lain,&quot; katanya.'Hantu-hantu' ini membuat proses investasi yang awalnya sudah rumit karena birokrasi menjadi semakin rumit. Lanjut Bahlil, ide mengembangkan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) ini menjadi solusi 'mengusir hantu-hantu' tersebut.
&quot;Saya punya keyakinan, yang bisa menyelesaikan ini orang yang pernah jadi 'hantu' atau pernah belajar jadi 'hantu' dan itu tidak ada sekolahnya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bercerita soal 'hantu' pengganggu investasi yang bikin investasi Rp708 triliun mangkrak.
&quot;Saya heran, saya tanya ini investasi kenapa mangkrak. Karena kalau kita pengusaha, kalau ada opportunity yang bagus kenapa enggak kita tangkap,&quot; ujar Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI, Jakarta, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Iih Seram! Bahlil Sebut Ada 'Hantu' Ganggu Investasi di Indonesia
Bahlil mengira rencana investasi asing ini tersendat kendala bahasa. Namun, menurut pemahamannya, untuk mengurus perizinan investasi, minimal petugasnya harus menguasai 5 bahasa.
&quot;Tapi ternyata, Rp708 triliun mangkrak ini bukan persoalan bahasa. Tapi aturan tumpang tindih pusat dan daerah, ego sektoral dan 'hantu-hantu', pemain lapangan, urusan tanah dan lain-lain,&quot; katanya.'Hantu-hantu' ini membuat proses investasi yang awalnya sudah rumit karena birokrasi menjadi semakin rumit. Lanjut Bahlil, ide mengembangkan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) ini menjadi solusi 'mengusir hantu-hantu' tersebut.
&quot;Saya punya keyakinan, yang bisa menyelesaikan ini orang yang pernah jadi 'hantu' atau pernah belajar jadi 'hantu' dan itu tidak ada sekolahnya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
