<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Tak Ingin UMKM Kena Penyakit Stunting, Kerdil Terus</title><description>Maruf Amin mendorong agar UMKM Indonesia terus naik kelas. Hal ini agar jangan sampai seperti terkena penyakit stunting.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus"/><item><title>Wapres Tak Ingin UMKM Kena Penyakit Stunting, Kerdil Terus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus</guid><pubDate>Kamis 27 Januari 2022 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus-L0W9vNkBqB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/27/320/2538634/wapres-tak-ingin-umkm-kena-penyakit-stunting-kerdil-terus-L0W9vNkBqB.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mendorong agar UMKM Indonesia terus naik kelas. Hal ini agar jangan sampai seperti terkena penyakit stunting yakni tidak besar-besar.
&amp;ldquo;Jangan UMKM kita itu terkena penyakit stunting. Tidak besar-besar. Kerdil terus,&amp;rdquo; katanya saat kick off Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Halal Dunia 2024, Kamis (27/1/2022).
Dia ingin agar usaha mikro dan kecil yang saat ini mendominasi bisa didorong menjadi usaha menengah hingga besar. Bahkan usaha-usaha mikro dan kecil tersebut bisa masuk ke pasar global.
BACA JUGA:Erick Thohir Kesal UMKM Hanya Jadi Objek Politik

&amp;ldquo;Diantara  64 juta pelaku usaha di Indonesia jumlah pelaku usaha mikro masih mendominasi sekitar 98,6% dan usaha kecil hanya 1,2%. Data-data ini perlu kita cermati dengan optimisme dan semangat yang tinggi. Terutama untuk terus bersinergi dan berpartisipasi nyata guna mendukung semakin banyaknya naik kelas, UMKM naik kelas dan masuk ke pasar global,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:30% Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM di 2024

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa  perkembangan konektivitas digital juga semakin membukakan peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produknya pada etalase digital seperti marketplace maupun media sosial.&amp;ldquo;Peluang-peluang ini harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor produk UMKM. Seperti melalui digitalisasi pengelolaan dan pemasaran produk halal hingga mampu menembus persaingan pasar global,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mendorong agar UMKM Indonesia terus naik kelas. Hal ini agar jangan sampai seperti terkena penyakit stunting yakni tidak besar-besar.
&amp;ldquo;Jangan UMKM kita itu terkena penyakit stunting. Tidak besar-besar. Kerdil terus,&amp;rdquo; katanya saat kick off Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Halal Dunia 2024, Kamis (27/1/2022).
Dia ingin agar usaha mikro dan kecil yang saat ini mendominasi bisa didorong menjadi usaha menengah hingga besar. Bahkan usaha-usaha mikro dan kecil tersebut bisa masuk ke pasar global.
BACA JUGA:Erick Thohir Kesal UMKM Hanya Jadi Objek Politik

&amp;ldquo;Diantara  64 juta pelaku usaha di Indonesia jumlah pelaku usaha mikro masih mendominasi sekitar 98,6% dan usaha kecil hanya 1,2%. Data-data ini perlu kita cermati dengan optimisme dan semangat yang tinggi. Terutama untuk terus bersinergi dan berpartisipasi nyata guna mendukung semakin banyaknya naik kelas, UMKM naik kelas dan masuk ke pasar global,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:30% Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM di 2024

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa  perkembangan konektivitas digital juga semakin membukakan peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produknya pada etalase digital seperti marketplace maupun media sosial.&amp;ldquo;Peluang-peluang ini harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor produk UMKM. Seperti melalui digitalisasi pengelolaan dan pemasaran produk halal hingga mampu menembus persaingan pasar global,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
