<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bicara soal Omicron hingga Varian Baru: Pandemi Jadi Endemi Tak Mudah</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah masih terus mewaspadai perkembangan kasus Omicron.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah"/><item><title>Sri Mulyani Bicara soal Omicron hingga Varian Baru: Pandemi Jadi Endemi Tak Mudah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah</guid><pubDate>Kamis 27 Januari 2022 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah-ArQiumiDhX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/27/320/2538808/sri-mulyani-bicara-soal-omicron-hingga-varian-baru-pandemi-jadi-endemi-tak-mudah-ArQiumiDhX.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah masih terus mewaspadai perkembangan kasus Omicron. Hal ini karena kenaikan angka penularan varian ini, membuat transisi dari pandemi ke endemi tidak akan mudah.

Berdasarkan data, kasus harian Omicron di Indonesia masih terbilang rendah atau hanya 1.808 kasus. Sementara secara global, kasus harian meningkat menjadi 3,3 juta dengan angka kematian mencapai 8 ribu jiwa.

&quot;Indonesia masih rendah, namun kita memiliki kewaspadaan yang tinggi dengan tren kenaikan terutama Omicron dari penularan yang sekarang sifatnya lokal,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis(27/1/2022).

Baca Juga: Kasus Omicron Meningkat, Sri Mulyani Mulai Dagdigdug Ganggu Ekonomi RI
&amp;nbsp;


Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran kabinet maupun otoritas terkait untuk meningkatkan vaksinasi dan booster. Kendati demikian, pemerintah tetap akan menyiapkan strategi peralihan dari kondisi pandemi menjadi endemi.

&quot;Transisinya akan terus kita kalibrasi, kita akan terus menggunakan semua instrumen kebijakan secara fleksibel karena path atau perjalanan ke endemi ini tidak smooth,&quot; katanya.

Bukan hanya itu, sambung dia, pemerintah juga akan terus memperhatikan kemungkinan munculnya berbagai varian baru Covid-19, termasuk perkembangan produksi vaksin serta obat yang lebih ampuh dalam mengatasi penularan pandemi.

&quot;Setiap negara juga terus mencoba-coba, jadi kita akan melihat termasuk perkembangan dari varian atau jenis virusnya, serta kemungkinan ditemukannya vaksin dan pengobatan lebih baik,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah masih terus mewaspadai perkembangan kasus Omicron. Hal ini karena kenaikan angka penularan varian ini, membuat transisi dari pandemi ke endemi tidak akan mudah.

Berdasarkan data, kasus harian Omicron di Indonesia masih terbilang rendah atau hanya 1.808 kasus. Sementara secara global, kasus harian meningkat menjadi 3,3 juta dengan angka kematian mencapai 8 ribu jiwa.

&quot;Indonesia masih rendah, namun kita memiliki kewaspadaan yang tinggi dengan tren kenaikan terutama Omicron dari penularan yang sekarang sifatnya lokal,&quot; kata Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis(27/1/2022).

Baca Juga: Kasus Omicron Meningkat, Sri Mulyani Mulai Dagdigdug Ganggu Ekonomi RI
&amp;nbsp;


Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran kabinet maupun otoritas terkait untuk meningkatkan vaksinasi dan booster. Kendati demikian, pemerintah tetap akan menyiapkan strategi peralihan dari kondisi pandemi menjadi endemi.

&quot;Transisinya akan terus kita kalibrasi, kita akan terus menggunakan semua instrumen kebijakan secara fleksibel karena path atau perjalanan ke endemi ini tidak smooth,&quot; katanya.

Bukan hanya itu, sambung dia, pemerintah juga akan terus memperhatikan kemungkinan munculnya berbagai varian baru Covid-19, termasuk perkembangan produksi vaksin serta obat yang lebih ampuh dalam mengatasi penularan pandemi.

&quot;Setiap negara juga terus mencoba-coba, jadi kita akan melihat termasuk perkembangan dari varian atau jenis virusnya, serta kemungkinan ditemukannya vaksin dan pengobatan lebih baik,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
