<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Turun Tajam, Tertekan Penguatan Dolar</title><description>Harga emas berjangka turun tajam di akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar"/><item><title>Harga Emas Berjangka Turun Tajam, Tertekan Penguatan Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar</guid><pubDate>Jum'at 28 Januari 2022 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar-6LivY8LRwr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/28/320/2539045/harga-emas-berjangka-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar-6LivY8LRwr.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam di akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas menetap di bawah level psikologis USD1.800 untuk pertama kalinya dalam hampir tiga minggu tertekan oleh penguatan dolar.
Harga emas juga tertekan data ekonomi AS yang kuat mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada Maret.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp12.000, Ini Daftarnya
 
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terjungkal USD36,6 atau 2,0% menjadi ditutup pada USD1.793,10 per ounce. Penyelesaian pertama di bawah USD1.800 sejak 10 Januari dan penyelesaian terendah sejak 6 Januari, menurut data FactSet.
Sehari sebelumnya, Rabu (26/1/2022), harga emas berjangka juga anjlok USD22,8 atau 1,23% menjadi USD1.829,70 setelah melonjak USD10,8 atau 0,59% menjadi USD1.852,50 pada Selasa (25/1/2022), dan terdongkrak USD9,9 atau 0,54% menjadi USD1.841,70 pada Senin (24/1/2022).
Baca Juga: Harga Emas Berjangka Anjlok Merespons Pernyataan Powell
Penurunan harga emas merupakan kelanjutan dari aksi jual Rabu (26/1/2022) karena pasar mencerna komentar Ketua Fed Jerome Powell tentang kenaikan suku bunga, kata Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Philip Streible, di Chicago.
Data ekonomi positif yang dirilis pada Kamis (27/1/2022) juga meredam emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 6,9% pada kuartal keempat tahun 2021, lebih baik dari yang diperkirakan dan mencatat kinerja terbaiknya dalam hampir empat dekade.
Sementara itu Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran mingguan AS dalam pekan yang berakhir 20 Januari turun 30.000 menjadi 260.000, merosot untuk pertama kalinya dalam sebulan.Lebih lanjut merusak daya tarik safe-haven emas bagi pembeli luar negeri, dolar melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2020.
Harga emas akan melayang lebih rendah pada 2022 dan 2023 karena bank  sentral menaikkan suku bunga, mengangkat imbal hasil obligasi dan  membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik,  menurut jajak pendapat Reuters.
Harga emas telah turun lebih dari 3,0% sejak mencapai harga tertinggi  dalam 10 minggu pada Selasa (25/1/2022) didorong pembelian safe-haven  yang dipicu oleh ketegangan Rusia-Ukraina.
&quot;Setiap rebound yang tidak didukung oleh para pencari safe-haven  dengan demikian akan mengalami resistensi cepat atau lambat selama  ekonomi dalam mode pemulihan,&quot; tulis Analis Julius Baer, &amp;#8203;&amp;#8203;Carsten Menke  dalam sebuah catatan.
Menke menambahkan bahwa dia tidak melihat pergerakan berbasis luas ke  emas dari para pencari safe-haven melainkan beberapa pembelian selektif  yang akan tetap terjadi selama latar belakang ekonomi tidak memburuk  secara tajam.
&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun USD1,13  atau 4,75%, menjadi ditutup pada USD22,676 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD24,1 atau 2,3% menjadi ditutup pada  USD1,021,80 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam di akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas menetap di bawah level psikologis USD1.800 untuk pertama kalinya dalam hampir tiga minggu tertekan oleh penguatan dolar.
Harga emas juga tertekan data ekonomi AS yang kuat mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada Maret.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp12.000, Ini Daftarnya
 
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terjungkal USD36,6 atau 2,0% menjadi ditutup pada USD1.793,10 per ounce. Penyelesaian pertama di bawah USD1.800 sejak 10 Januari dan penyelesaian terendah sejak 6 Januari, menurut data FactSet.
Sehari sebelumnya, Rabu (26/1/2022), harga emas berjangka juga anjlok USD22,8 atau 1,23% menjadi USD1.829,70 setelah melonjak USD10,8 atau 0,59% menjadi USD1.852,50 pada Selasa (25/1/2022), dan terdongkrak USD9,9 atau 0,54% menjadi USD1.841,70 pada Senin (24/1/2022).
Baca Juga: Harga Emas Berjangka Anjlok Merespons Pernyataan Powell
Penurunan harga emas merupakan kelanjutan dari aksi jual Rabu (26/1/2022) karena pasar mencerna komentar Ketua Fed Jerome Powell tentang kenaikan suku bunga, kata Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Philip Streible, di Chicago.
Data ekonomi positif yang dirilis pada Kamis (27/1/2022) juga meredam emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 6,9% pada kuartal keempat tahun 2021, lebih baik dari yang diperkirakan dan mencatat kinerja terbaiknya dalam hampir empat dekade.
Sementara itu Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran mingguan AS dalam pekan yang berakhir 20 Januari turun 30.000 menjadi 260.000, merosot untuk pertama kalinya dalam sebulan.Lebih lanjut merusak daya tarik safe-haven emas bagi pembeli luar negeri, dolar melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2020.
Harga emas akan melayang lebih rendah pada 2022 dan 2023 karena bank  sentral menaikkan suku bunga, mengangkat imbal hasil obligasi dan  membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik,  menurut jajak pendapat Reuters.
Harga emas telah turun lebih dari 3,0% sejak mencapai harga tertinggi  dalam 10 minggu pada Selasa (25/1/2022) didorong pembelian safe-haven  yang dipicu oleh ketegangan Rusia-Ukraina.
&quot;Setiap rebound yang tidak didukung oleh para pencari safe-haven  dengan demikian akan mengalami resistensi cepat atau lambat selama  ekonomi dalam mode pemulihan,&quot; tulis Analis Julius Baer, &amp;#8203;&amp;#8203;Carsten Menke  dalam sebuah catatan.
Menke menambahkan bahwa dia tidak melihat pergerakan berbasis luas ke  emas dari para pencari safe-haven melainkan beberapa pembelian selektif  yang akan tetap terjadi selama latar belakang ekonomi tidak memburuk  secara tajam.
&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun USD1,13  atau 4,75%, menjadi ditutup pada USD22,676 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April turun USD24,1 atau 2,3% menjadi ditutup pada  USD1,021,80 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
