<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Ladang Uang Baru! Pria Ini Untung Bisnis Lampu Hias dari Pipa Paralon Bekas</title><description>Melihat peluang bisnis, seorang warga menyulap pipa paralon bekas jadi lampu hias.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas"/><item><title>Jadi Ladang Uang Baru! Pria Ini Untung Bisnis Lampu Hias dari Pipa Paralon Bekas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas</guid><pubDate>Selasa 01 Februari 2022 11:11 WIB</pubDate><dc:creator> Ahmad Husein Lubis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas-GLq6dplJ6j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inspirasi bisnis lampu hias (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/01/455/2540889/jadi-ladang-uang-baru-pria-ini-untung-bisnis-lampu-hias-dari-pipa-paralon-bekas-GLq6dplJ6j.jpg</image><title>Inspirasi bisnis lampu hias (Foto: MPI)</title></images><description>MANDAILING NATAL - Melihat peluang bisnis, seorang warga menyulap pipa paralon bekas jadi lampu hias. Dengan modal sedikit, bisnis ini telah jadi ladang cuan baru bagi warga bernama Syawal Nasution ini.
Baca Juga: Bisnis Kreatif Buket Bunga Puding Buah Raup Cuan Jutaan Rupiah
Lampu hias dari pipa paralon ini mampu mempercantik rumah. Meski sekilas seperti lampu hias mahal, kerajinan ini memiliki harga yang cukup terjangkau, yaitu kurang dari Rp100 ribu.
Baca Juga: Sulap Pekarangan Jadi Kebun Strawberry, Jhon Kantongi Untung Besar
Syawal berdomisili di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kreativitasnya ini telah mampu menghasilkan karya seni baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNC80LzE0MzE1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Syawal membuat karyanya ini di sebuah gubuk sederhana. Dia memotong  paralon sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian, dia membentuk pipa  paralon sesuai motif dan terakhir pengecatan.
Sayangnya, bisnis lampu hias ini masih belum banyak diketahui  masyarakat karena Syawal juga tak pernah memasarkan hasil karyanya ini.  Selama ini, dia hanya membuat lampu hias bagi pengunjung yang datang.  Meskipun begitu, Syawal tetap senang karena masyarakat menghargai  karyanya.</description><content:encoded>MANDAILING NATAL - Melihat peluang bisnis, seorang warga menyulap pipa paralon bekas jadi lampu hias. Dengan modal sedikit, bisnis ini telah jadi ladang cuan baru bagi warga bernama Syawal Nasution ini.
Baca Juga: Bisnis Kreatif Buket Bunga Puding Buah Raup Cuan Jutaan Rupiah
Lampu hias dari pipa paralon ini mampu mempercantik rumah. Meski sekilas seperti lampu hias mahal, kerajinan ini memiliki harga yang cukup terjangkau, yaitu kurang dari Rp100 ribu.
Baca Juga: Sulap Pekarangan Jadi Kebun Strawberry, Jhon Kantongi Untung Besar
Syawal berdomisili di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kreativitasnya ini telah mampu menghasilkan karya seni baru.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8yNC80LzE0MzE1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Syawal membuat karyanya ini di sebuah gubuk sederhana. Dia memotong  paralon sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian, dia membentuk pipa  paralon sesuai motif dan terakhir pengecatan.
Sayangnya, bisnis lampu hias ini masih belum banyak diketahui  masyarakat karena Syawal juga tak pernah memasarkan hasil karyanya ini.  Selama ini, dia hanya membuat lampu hias bagi pengunjung yang datang.  Meskipun begitu, Syawal tetap senang karena masyarakat menghargai  karyanya.</content:encoded></item></channel></rss>
