<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Usaha Tahun Macan Air, Apa Saja yang Cuan?</title><description>Tren usaha yang cuan pada Tahun Macan Air sangat beragam. Masyarakat pun  berburu bisnis yang kiranya akan laris manis di tahun baru ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan"/><item><title>Tren Usaha Tahun Macan Air, Apa Saja yang Cuan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan</guid><pubDate>Selasa 01 Februari 2022 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan-rm4xNs4gae.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tren usaha di tahun macan air (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/01/455/2540946/tren-usaha-tahun-macan-air-apa-saja-yang-cuan-rm4xNs4gae.jpg</image><title>Tren usaha di tahun macan air (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tren usaha yang cuan pada Tahun Macan Air sangat beragam. Masyarakat pun berburu bisnis yang kiranya akan laris manis di tahun baru ini.
Berbagai usaha baru bermunculan seiring pulihnya ekonomi dan moncernya teknologi RI. Lantas, jenis usaha apa yang akan bersinar?
Baca Juga: Tak Hanya Jadi Limbah, Bisnis Unik Keripik Kulit Kentang Bikin Untung
 
Perencana Keuangan Mitra Kencana Edukasi (MRE) Miki Rini menyebut, kebangkitan usaha justru terjadi pada merk-merk lokal dalam beberapa tahun belakangan. Pasalnya, banyak usaha berbasis digital yang bermunculan sejak pandemi.
&quot;Saat ini, berbagai usaha itu dapat dilakukan dalam skala kecil, namun bisa memiliki distribution channel yang sangat beragam,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.com, Selasa (1/2/2022).
Baca Juga: Jadi Ladang Uang Baru! Pria Ini Untung Bisnis Lampu Hias dari Pipa Paralon Bekas
Menurut Mike, berbagai usaha lokal itu dipasarkan secara digital melalui berbagai saluran distribusi, medsos, marketplace, hingga situs web, seiring kemudahan teknologi yang ada. &quot;Itu udah banyak, lho, (sarananya). Makanya, usaha-usaha kecil, merk-merk lokal itu banyak sekali. Muncul setiap minggu,&quot; lanjutnya.
Dirinya menyebut, banyak berbagai platform yang mendukung akses promosi usaha kecil, seperti radio-radio populer yang masih banyak diperdengarkan.
&quot;Mereka mendukung ... mempromosikan UKM-UKM (dari) pendengar-pendengar mereka yang ingin usahanya dipromosikan,&quot; kata Mike. Hal ini juga termasuk berbagai talkshow mengenai komunitas yang akhirnya menjadi ajang bisnis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNS8yMC8xNDQzMTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adanya berbagai kemudahan ini diebut Mike memungkinkan untuk  berbisnis dengan sekadar kemampuan yang ada saat ini. Tentunya, harus  didukung oleh persiapan dan promosi seperti layaknya usaha profesional.
&quot;Bisa kelihatan seperti usaha yang mapan, siap melayani pembeli  walaupun usahanya dari rumah ... produksinya juga masih skala rumahan.  Tapi, dengan strategi marketing yang bagus, tetap produknya rumahan tapi  kelihatan profesional,&quot; tambahnya.
Mulai Usaha Kuliner sampai Teknologi
 
Lebih rinci, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group  Indonesia, Andy Nugroho berpendapat, usaha di tahu baru ini lebih  condong ke sektor kuliner. &quot;Dengan makin bertambahnya jumlah masyarakat,  kemudian ekonomi makin bagus, namanya kuliner tentu akan makin dicari  oleh orang,&quot; sebutnya.
Bahkan, menurut Andy, entrepreneur di bidang teknologi pun bisa  bersinar dan makin laris berbisnis jika bisa menciptakan aplikasi yang  dibutuhkan.
&quot;Lompatannya bisa tinggi banget karena dengan memang aplikasi yang  dibuat ataupun digagas ini sedemikian inovatif, tentu investor juga akan  memburu startup-startup yang seperti ini,&quot; tegasnya.
Dengan begitu, Andy pun menganggap profesi sebagai pengusaha pun akan  tetap menantang namun memiliki potensi luar biasa pada masa-masa ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Tren usaha yang cuan pada Tahun Macan Air sangat beragam. Masyarakat pun berburu bisnis yang kiranya akan laris manis di tahun baru ini.
Berbagai usaha baru bermunculan seiring pulihnya ekonomi dan moncernya teknologi RI. Lantas, jenis usaha apa yang akan bersinar?
Baca Juga: Tak Hanya Jadi Limbah, Bisnis Unik Keripik Kulit Kentang Bikin Untung
 
Perencana Keuangan Mitra Kencana Edukasi (MRE) Miki Rini menyebut, kebangkitan usaha justru terjadi pada merk-merk lokal dalam beberapa tahun belakangan. Pasalnya, banyak usaha berbasis digital yang bermunculan sejak pandemi.
&quot;Saat ini, berbagai usaha itu dapat dilakukan dalam skala kecil, namun bisa memiliki distribution channel yang sangat beragam,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.com, Selasa (1/2/2022).
Baca Juga: Jadi Ladang Uang Baru! Pria Ini Untung Bisnis Lampu Hias dari Pipa Paralon Bekas
Menurut Mike, berbagai usaha lokal itu dipasarkan secara digital melalui berbagai saluran distribusi, medsos, marketplace, hingga situs web, seiring kemudahan teknologi yang ada. &quot;Itu udah banyak, lho, (sarananya). Makanya, usaha-usaha kecil, merk-merk lokal itu banyak sekali. Muncul setiap minggu,&quot; lanjutnya.
Dirinya menyebut, banyak berbagai platform yang mendukung akses promosi usaha kecil, seperti radio-radio populer yang masih banyak diperdengarkan.
&quot;Mereka mendukung ... mempromosikan UKM-UKM (dari) pendengar-pendengar mereka yang ingin usahanya dipromosikan,&quot; kata Mike. Hal ini juga termasuk berbagai talkshow mengenai komunitas yang akhirnya menjadi ajang bisnis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNS8yMC8xNDQzMTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adanya berbagai kemudahan ini diebut Mike memungkinkan untuk  berbisnis dengan sekadar kemampuan yang ada saat ini. Tentunya, harus  didukung oleh persiapan dan promosi seperti layaknya usaha profesional.
&quot;Bisa kelihatan seperti usaha yang mapan, siap melayani pembeli  walaupun usahanya dari rumah ... produksinya juga masih skala rumahan.  Tapi, dengan strategi marketing yang bagus, tetap produknya rumahan tapi  kelihatan profesional,&quot; tambahnya.
Mulai Usaha Kuliner sampai Teknologi
 
Lebih rinci, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group  Indonesia, Andy Nugroho berpendapat, usaha di tahu baru ini lebih  condong ke sektor kuliner. &quot;Dengan makin bertambahnya jumlah masyarakat,  kemudian ekonomi makin bagus, namanya kuliner tentu akan makin dicari  oleh orang,&quot; sebutnya.
Bahkan, menurut Andy, entrepreneur di bidang teknologi pun bisa  bersinar dan makin laris berbisnis jika bisa menciptakan aplikasi yang  dibutuhkan.
&quot;Lompatannya bisa tinggi banget karena dengan memang aplikasi yang  dibuat ataupun digagas ini sedemikian inovatif, tentu investor juga akan  memburu startup-startup yang seperti ini,&quot; tegasnya.
Dengan begitu, Andy pun menganggap profesi sebagai pengusaha pun akan  tetap menantang namun memiliki potensi luar biasa pada masa-masa ini.</content:encoded></item></channel></rss>
