<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Pedagang Belum Turunkan Harga Minyak Goreng, Singgung soal Kerugian</title><description>Sejumlah pedagang minyak goreng di Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku masih belum mengikuti harga yang diterapkan pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian"/><item><title>Alasan Pedagang Belum Turunkan Harga Minyak Goreng, Singgung soal Kerugian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2022 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian-JuuvVJ6KgC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang minyak goreng di pasar (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/02/320/2541331/alasan-pedagang-belum-turunkan-harga-minyak-goreng-singgung-soal-kerugian-JuuvVJ6KgC.jpg</image><title>Pedagang minyak goreng di pasar (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pedagang minyak goreng di Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku masih belum mengikuti harga yang diterapkan pemerintah.
&amp;nbsp;Alasan mereka belum menurunkan harga eceran tertinggi (HET) sesuai yang diberlakukan pemerintah karena belum mendapat ganti rugi.
&amp;nbsp;Hal tersebut diakui salah satu pedagang minyak goreng bernama Sukarsih (45), dia masih menjual dengan harga lama agar bisa balik modal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pedagang Rugi jika Jual Minyak Goreng Ikuti HET Rp11.500/Liter

Karena dia menjual minyak goreng dengan harga baru dinilai malah membuatnya rugi.
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Yang modal murah kan belum ada di kami. Saya rasa di pasar tradisional belum turun, katanya sih subsidinya ada tapi sampai sekarang belum ada. Karena kita juga beli modalnya masih tinggi ya kan gak mau rugi juga saya jual modal,&amp;rdquo; ujar Sukarsih kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta Rabu (2/2/2022).
&amp;nbsp;Sukarsih akan tetap menjual minyak goreng tersebut dengan harga yang lama, yakni Rp38.000- Rp40.000 untuk per dua liternya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMi80LzE0NDYwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya masih jual di harga per liternya itu harga lama. Toh karena modalnya juga masih tinggi, takutnya besok subsidi turun dari pada rugi banyak kan mending pake harga yang lama,&amp;rdquo; tegasnya.



&amp;ldquo;Jadi sebenarnya kalu mau subsidi jangan ke Indomaret atau Alfamart dulu harusnya ke pasar dulu, kalau ke pasar modern kan orang belanjanya enggak sesuai kebutuhan cuman dijatahkan katanya kan? Itu enggak sesuai keperluannya,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ikuti Arahan Pemerintah, Pedagang Dilema Harus Jual Minyak Goreng Murah
Kemudian Sukarsih meminta untuk harga bahan pokok lain pun pasokannya harus juga terjamin aman.

Perlu diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Permendag Nomor 6 Tahun 2022 telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng liter dan curah mulai, Selasa (1/2/2022).





Dengan rincian untuk harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pedagang minyak goreng di Pasar Senen, Jakarta Pusat mengaku masih belum mengikuti harga yang diterapkan pemerintah.
&amp;nbsp;Alasan mereka belum menurunkan harga eceran tertinggi (HET) sesuai yang diberlakukan pemerintah karena belum mendapat ganti rugi.
&amp;nbsp;Hal tersebut diakui salah satu pedagang minyak goreng bernama Sukarsih (45), dia masih menjual dengan harga lama agar bisa balik modal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pedagang Rugi jika Jual Minyak Goreng Ikuti HET Rp11.500/Liter

Karena dia menjual minyak goreng dengan harga baru dinilai malah membuatnya rugi.
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Yang modal murah kan belum ada di kami. Saya rasa di pasar tradisional belum turun, katanya sih subsidinya ada tapi sampai sekarang belum ada. Karena kita juga beli modalnya masih tinggi ya kan gak mau rugi juga saya jual modal,&amp;rdquo; ujar Sukarsih kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta Rabu (2/2/2022).
&amp;nbsp;Sukarsih akan tetap menjual minyak goreng tersebut dengan harga yang lama, yakni Rp38.000- Rp40.000 untuk per dua liternya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMi80LzE0NDYwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;&amp;ldquo;Saya masih jual di harga per liternya itu harga lama. Toh karena modalnya juga masih tinggi, takutnya besok subsidi turun dari pada rugi banyak kan mending pake harga yang lama,&amp;rdquo; tegasnya.



&amp;ldquo;Jadi sebenarnya kalu mau subsidi jangan ke Indomaret atau Alfamart dulu harusnya ke pasar dulu, kalau ke pasar modern kan orang belanjanya enggak sesuai kebutuhan cuman dijatahkan katanya kan? Itu enggak sesuai keperluannya,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ikuti Arahan Pemerintah, Pedagang Dilema Harus Jual Minyak Goreng Murah
Kemudian Sukarsih meminta untuk harga bahan pokok lain pun pasokannya harus juga terjamin aman.

Perlu diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Permendag Nomor 6 Tahun 2022 telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng liter dan curah mulai, Selasa (1/2/2022).





Dengan rincian untuk harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.</content:encoded></item></channel></rss>
