<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SKK Migas Prediksi Harga Minyak Dunia Makin Mahal</title><description>SKK Migas memproyeksi harga minyak dunia akan semakin mahal. Hal ini dikarenakan kebutuhan minyak dunia masih terus meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal"/><item><title>SKK Migas Prediksi Harga Minyak Dunia Makin Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2022 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal-njHnmfXhaI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia diprediksi naik (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/02/320/2541486/skk-migas-prediksi-harga-minyak-dunia-makin-mahal-njHnmfXhaI.jpg</image><title>Harga minyak dunia diprediksi naik (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - SKK Migas memproyeksi harga minyak dunia akan semakin mahal. Hal ini dikarenakan kebutuhan minyak dunia masih terus meningkat.
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga minyak diramal masih tinggi.
Baca Juga: Pasokan Seret, Harga Minyak Dunia Tembus USD91/Barel
 
&quot;Global oil supply and demand pasca pandemi diperkirakan meningkat secara bertahap. Prediksi harga minyak juga dipengaruhi kondisi recovery ekonomi, lalu ada isu di Ukraina,&quot; katanya dalam RDP bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tinggalkan Level USD90 karena Ketegangan Rusia
Hingga saat ini, harga minyak masih tinggi menyentuh USD90 per barel. Namun dengan adanya pernyataan Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC), harga minyak dunia sedikit turun menjadi USD 89 per barel.Dwi melanjutkan, harga minyak dunia ke depan masih berada di garis  decline, seiring dengan isu-isu energi terbarukan dan portofolio  perusahaan yang mulai menggarap proyek energi terbarukan.
&quot;Di Indonesia sendiri kebutuhan minyak masih besar, meskipun dari  sisi bauran ini minyak akan ditekan dari 29% menjadi 20% di 2025,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - SKK Migas memproyeksi harga minyak dunia akan semakin mahal. Hal ini dikarenakan kebutuhan minyak dunia masih terus meningkat.
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga minyak diramal masih tinggi.
Baca Juga: Pasokan Seret, Harga Minyak Dunia Tembus USD91/Barel
 
&quot;Global oil supply and demand pasca pandemi diperkirakan meningkat secara bertahap. Prediksi harga minyak juga dipengaruhi kondisi recovery ekonomi, lalu ada isu di Ukraina,&quot; katanya dalam RDP bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tinggalkan Level USD90 karena Ketegangan Rusia
Hingga saat ini, harga minyak masih tinggi menyentuh USD90 per barel. Namun dengan adanya pernyataan Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC), harga minyak dunia sedikit turun menjadi USD 89 per barel.Dwi melanjutkan, harga minyak dunia ke depan masih berada di garis  decline, seiring dengan isu-isu energi terbarukan dan portofolio  perusahaan yang mulai menggarap proyek energi terbarukan.
&quot;Di Indonesia sendiri kebutuhan minyak masih besar, meskipun dari  sisi bauran ini minyak akan ditekan dari 29% menjadi 20% di 2025,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
