<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Desain Bangunan di Sekitar Istana Ibu Kota Baru</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai mendesain tata kota pembangunan Ibu Kota Negara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru"/><item><title>Ini Desain Bangunan di Sekitar Istana Ibu Kota Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2022 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru-kGirxalwpx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Desain Tata Kota di Ibu Kota Baru Selesai Dibuat. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/02/470/2541426/ini-desain-bangunan-di-sekitar-istana-ibu-kota-baru-kGirxalwpx.jpg</image><title>Desain Tata Kota di Ibu Kota Baru Selesai Dibuat. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai mendesain tata kota pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk tahap I. Proyek ini ditargetkan rampung 2024.
Kasatgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementeraian PUPR, Imam Santoso Ernawi mengatakan, pembangunan infrastuktur di dalam kawasan 6.671 hektare akan terbagi menjadi 3 bagian pembangunan.
Bagian pertama akan menjadi prioritas untuk yang pertama akan dilakukan pembangunan. Di wilayah tersebut juga akan terbagi menjadi 2 bagian, 1A dan 1B.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sumber Kekayaan 4 Calon Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara
&quot;Untuk di 1A relatif sudah bersih lahannya, karena itu hutan produksi semua, sehingga kita bisa mendesain lebih cepat di sana,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (2/2/2022).
Di wilayah 1A, nantinya akan dibangun kawasan pusat inti pemerintahan. seperti Istana Kepresidenan, di sampingnya akan dibangun kantor Kementerian, hingga Gedung MPR dan DPR. Selanjutnya bergeser ke sebelah kanan, istana Kepresidenan akan dibangun Gedung Mahkama Agung atau kelomok bangunan Yudikatif.
&quot;Di kiri Istana ada Legislatif, dan yang kanan adalah Yudikatif, sedangkan di sebelah kawasan adalah ruang terbuka hijau,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepala Bappenas Ungkap Alasan Pemindahan Ibu Kota Libatkan KPK
Imam menjelaskan, saat ini bangunan pemerintah dan kementerian lembaga akan di dukung infrastruktur dasar, seperti sumber daya air, jalan dan juga infrastruktur untuk air minum, drainase, persampahan, proteksi kebakaran dan lainnya.Lebih lanjut dalam kawasan pembangunan yang masuk dalam kawasan 1A juga akan dibangun tempat ibadah, tepatnya berlokasi di sebelah selatan kawsan 1A.
&quot;Ini adalah prioritasnya, kalau kita melihat ini dan kita terjemahkan kedalam jadwal pembangunan, maka paling tidak, awal semester II 2022 itu memang sudah harus jalan,&quot; kata Imam.
Imam menjelaskan setidaknya ada 4 blok untuk pembangunan Kementerian Koordinator. Seperti untuk Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
&quot;Paling tidak 4 blok ini akan kita upayakan untuk dibangun juga selain Istana Presiden, ruang terbukanya juga kita bangun sebagai sumbu kebangsaan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai mendesain tata kota pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk tahap I. Proyek ini ditargetkan rampung 2024.
Kasatgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementeraian PUPR, Imam Santoso Ernawi mengatakan, pembangunan infrastuktur di dalam kawasan 6.671 hektare akan terbagi menjadi 3 bagian pembangunan.
Bagian pertama akan menjadi prioritas untuk yang pertama akan dilakukan pembangunan. Di wilayah tersebut juga akan terbagi menjadi 2 bagian, 1A dan 1B.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sumber Kekayaan 4 Calon Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara
&quot;Untuk di 1A relatif sudah bersih lahannya, karena itu hutan produksi semua, sehingga kita bisa mendesain lebih cepat di sana,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (2/2/2022).
Di wilayah 1A, nantinya akan dibangun kawasan pusat inti pemerintahan. seperti Istana Kepresidenan, di sampingnya akan dibangun kantor Kementerian, hingga Gedung MPR dan DPR. Selanjutnya bergeser ke sebelah kanan, istana Kepresidenan akan dibangun Gedung Mahkama Agung atau kelomok bangunan Yudikatif.
&quot;Di kiri Istana ada Legislatif, dan yang kanan adalah Yudikatif, sedangkan di sebelah kawasan adalah ruang terbuka hijau,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepala Bappenas Ungkap Alasan Pemindahan Ibu Kota Libatkan KPK
Imam menjelaskan, saat ini bangunan pemerintah dan kementerian lembaga akan di dukung infrastruktur dasar, seperti sumber daya air, jalan dan juga infrastruktur untuk air minum, drainase, persampahan, proteksi kebakaran dan lainnya.Lebih lanjut dalam kawasan pembangunan yang masuk dalam kawasan 1A juga akan dibangun tempat ibadah, tepatnya berlokasi di sebelah selatan kawsan 1A.
&quot;Ini adalah prioritasnya, kalau kita melihat ini dan kita terjemahkan kedalam jadwal pembangunan, maka paling tidak, awal semester II 2022 itu memang sudah harus jalan,&quot; kata Imam.
Imam menjelaskan setidaknya ada 4 blok untuk pembangunan Kementerian Koordinator. Seperti untuk Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
&quot;Paling tidak 4 blok ini akan kita upayakan untuk dibangun juga selain Istana Presiden, ruang terbukanya juga kita bangun sebagai sumbu kebangsaan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
