<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wih! Potensi Ekspor Produk Halal Rp51 Triliun</title><description>Potensi ekspor produk halal Indonesia mencapai USD3,6 miliar atau setara Rp51 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun"/><item><title>Wih! Potensi Ekspor Produk Halal Rp51 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun</guid><pubDate>Kamis 03 Februari 2022 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun-n3mfSSCwK9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Potensi ekspor produk halal Indonesia Rp51 triliun (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/03/320/2541830/wih-potensi-ekspor-produk-halal-rp51-triliun-n3mfSSCwK9.jpg</image><title>Potensi ekspor produk halal Indonesia Rp51 triliun (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Potensi ekspor produk halal Indonesia mencapai USD3,6 miliar atau setara Rp51 triliun. Potensi ekspor produk halal itu bisa meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah agar produk halal bisa diekspor ke berbagai negara.
Baca Juga: Permintaan Tinggi, Harga Batu Bara Rebound ke USD220 per Ton
&quot;Terlihat dari potensi ekspor produk halal Indonesia USD3,6 billion. Artinya potensinya triliunan tinggal kita sebagai umat Muslim nggak hanya jadi konsumen, tapi juga bagian dari produsen,&quot; ujar Pahala dalam seminar nasional muda syariah, Kamis (3/2/2022).
Laporan Indonesia Halal Market Report Tahun 2021, lanjut pahala, produk dan jasa layanan halal saja bisa memberikan nilai ekonomi sebesar USD5,1 miliar atau setara Rp75 triliun. Jumlah itu di luar investasi yang masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Ekspor Batu Bara Kembali Dibuka tapi Tidak untuk Perusahaan Ini
Karena itu, ekspor produk halal dan investasi di Indonesia akan memberi pengaruh besar bagi pertumbuhan PDB di dalam negeri. Pahala menyebut, pasar produk halal sangat besar, tinggal pemerintah mengambil langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya yang ada.
&quot;Pasarnya gede, tinggal bagaimana kita bisa manfaatkan dan perdagangan menjadi salah satu komponen kunci dari total pengeluaran musim meliputi makanan farmasi kosmetik halal dan syarat sertifikasi halal. dan perluasan ekspor halal ke OKI dan non OKI,&quot; ungkap dia.Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang berharap Indonesia dapat menjadi  pusat ekonomi syariah dunia. Harapan itu mengingat Indonesia merupakan  negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.
&amp;ldquo;Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara  dengan penduduk muslim terbesar di dunia, harus menjadi pemain utama  dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia. Indonesia harus  menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup pesat.  Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report,  sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang  berarti.
&amp;ldquo;Ini kita lihat dari tahun demi tahun. Tahun 2018 ekonomi syariah  Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Itu di 2018. Kemudian di  tahun 2019, naik menjadi peringkat 5. Dan tadi seperti yang disampaikan  oleh Bapak Wapres di tahun 2020, ekonomi syariah Indonesia sudah berada  di peringkat 4 dunia. Naik, naik, naik terus,&amp;rdquo; ungkapnya.
Meski begitu dia meminta agar bangsa ini tidak berpuas diri dengan  capaian tersebut. Pasalnya, Jokowi yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia  bisa lebih meningkat lagi.
&amp;ldquo;Namun kita tidak boleh berpuas diri. Perlu ada upaya yang sinergis  antar-pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat  lagi. Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat  Ekonomi Syariah (MES),&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Potensi ekspor produk halal Indonesia mencapai USD3,6 miliar atau setara Rp51 triliun. Potensi ekspor produk halal itu bisa meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyebut pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah agar produk halal bisa diekspor ke berbagai negara.
Baca Juga: Permintaan Tinggi, Harga Batu Bara Rebound ke USD220 per Ton
&quot;Terlihat dari potensi ekspor produk halal Indonesia USD3,6 billion. Artinya potensinya triliunan tinggal kita sebagai umat Muslim nggak hanya jadi konsumen, tapi juga bagian dari produsen,&quot; ujar Pahala dalam seminar nasional muda syariah, Kamis (3/2/2022).
Laporan Indonesia Halal Market Report Tahun 2021, lanjut pahala, produk dan jasa layanan halal saja bisa memberikan nilai ekonomi sebesar USD5,1 miliar atau setara Rp75 triliun. Jumlah itu di luar investasi yang masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Ekspor Batu Bara Kembali Dibuka tapi Tidak untuk Perusahaan Ini
Karena itu, ekspor produk halal dan investasi di Indonesia akan memberi pengaruh besar bagi pertumbuhan PDB di dalam negeri. Pahala menyebut, pasar produk halal sangat besar, tinggal pemerintah mengambil langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya yang ada.
&quot;Pasarnya gede, tinggal bagaimana kita bisa manfaatkan dan perdagangan menjadi salah satu komponen kunci dari total pengeluaran musim meliputi makanan farmasi kosmetik halal dan syarat sertifikasi halal. dan perluasan ekspor halal ke OKI dan non OKI,&quot; ungkap dia.Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang berharap Indonesia dapat menjadi  pusat ekonomi syariah dunia. Harapan itu mengingat Indonesia merupakan  negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.
&amp;ldquo;Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara  dengan penduduk muslim terbesar di dunia, harus menjadi pemain utama  dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia. Indonesia harus  menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,&amp;rdquo; kata Jokowi.
Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup pesat.  Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report,  sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang  berarti.
&amp;ldquo;Ini kita lihat dari tahun demi tahun. Tahun 2018 ekonomi syariah  Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Itu di 2018. Kemudian di  tahun 2019, naik menjadi peringkat 5. Dan tadi seperti yang disampaikan  oleh Bapak Wapres di tahun 2020, ekonomi syariah Indonesia sudah berada  di peringkat 4 dunia. Naik, naik, naik terus,&amp;rdquo; ungkapnya.
Meski begitu dia meminta agar bangsa ini tidak berpuas diri dengan  capaian tersebut. Pasalnya, Jokowi yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia  bisa lebih meningkat lagi.
&amp;ldquo;Namun kita tidak boleh berpuas diri. Perlu ada upaya yang sinergis  antar-pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat  lagi. Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat  Ekonomi Syariah (MES),&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
