<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Akui Harga Minyak Goreng Masih Mahal dan Langka</title><description>Stok minyak goreng di toko ritel modern langka dan selalu habis dalam waktu singkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka"/><item><title>Mendag Akui Harga Minyak Goreng Masih Mahal dan Langka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka</guid><pubDate>Kamis 03 Februari 2022 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka-Edufb18kOx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akui harga minyak goreng belum stabil (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/03/320/2541912/mendag-akui-harga-minyak-goreng-masih-mahal-dan-langka-Edufb18kOx.jpg</image><title>Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akui harga minyak goreng belum stabil (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Stok minyak goreng di toko ritel modern langka dan selalu habis dalam waktu singkat. Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, saat ini para pedagang di pasar tradisional sedang dalam proses blending minyak goreng.
Dengan begitu, tekanan masyarakat membeli minyak goreng di ritel akan berkurang, sehingga jika distribusi sudah normal, tidak ada lagi fenomena rak penyimpanan ritel kosong barang.
BACA JUGA:Produsen Minyak Goreng Bingung Kenapa Stok di Pasar Habis?
&quot;Sekarang mereka mulai proses memblending. Memblending itu harga yang mereka beli mahal sebelumnya, dicampur dengan harga yang murah. Kemarin harga Rp18.000-Rp19.000 sekarang ini dengan proses blending mereka mencampur, sehingga harganya bisa sama-sama turun 2-3 hari ke depan menjadi Rp11.500 per kilogram untuk minyak curah,&quot; ujar Mendag Lutfi di pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis (3/2/2022).
&quot;Kemudian, ketika di pasar tradisional minyak curahnya sudah ada, pressure untuk beli di ritel itu akan berkurang sehingga nanti suplai normal, semuanya ngikuti Harga Eceran Tertinggi (HET),&quot; lanjut Mendag.
BACA JUGA:Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Panggil 4 Perusahaan Besar
Maka dari itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir kekurangan minyak goreng. Karena Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Nggak perlu khawatir, kita jamin ketersediaan aman dan supply terjaga dengan baik,&quot; ucap Mendaf Lutfi.
Pihaknya pun akan berencana mengunjungi produsen minyak sawit untuk  memastikan distribusinya bisa berjalan dengan normal sehingga ke  depannya distribusinya diharapkan bisa sesuai dengan HET yang berlaku.</description><content:encoded>JAKARTA - Stok minyak goreng di toko ritel modern langka dan selalu habis dalam waktu singkat. Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, saat ini para pedagang di pasar tradisional sedang dalam proses blending minyak goreng.
Dengan begitu, tekanan masyarakat membeli minyak goreng di ritel akan berkurang, sehingga jika distribusi sudah normal, tidak ada lagi fenomena rak penyimpanan ritel kosong barang.
BACA JUGA:Produsen Minyak Goreng Bingung Kenapa Stok di Pasar Habis?
&quot;Sekarang mereka mulai proses memblending. Memblending itu harga yang mereka beli mahal sebelumnya, dicampur dengan harga yang murah. Kemarin harga Rp18.000-Rp19.000 sekarang ini dengan proses blending mereka mencampur, sehingga harganya bisa sama-sama turun 2-3 hari ke depan menjadi Rp11.500 per kilogram untuk minyak curah,&quot; ujar Mendag Lutfi di pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis (3/2/2022).
&quot;Kemudian, ketika di pasar tradisional minyak curahnya sudah ada, pressure untuk beli di ritel itu akan berkurang sehingga nanti suplai normal, semuanya ngikuti Harga Eceran Tertinggi (HET),&quot; lanjut Mendag.
BACA JUGA:Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Panggil 4 Perusahaan Besar
Maka dari itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir kekurangan minyak goreng. Karena Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Nggak perlu khawatir, kita jamin ketersediaan aman dan supply terjaga dengan baik,&quot; ucap Mendaf Lutfi.
Pihaknya pun akan berencana mengunjungi produsen minyak sawit untuk  memastikan distribusinya bisa berjalan dengan normal sehingga ke  depannya distribusinya diharapkan bisa sesuai dengan HET yang berlaku.</content:encoded></item></channel></rss>
