<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Krisis, PLN Pastikan Pasokan Batu Bara di 17 PLTU Bisa Bertahan 15 Hari</title><description>PT PLN (Persero) memastikan pemenuhan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sesuai rencana.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari"/><item><title>Sempat Krisis, PLN Pastikan Pasokan Batu Bara di 17 PLTU Bisa Bertahan 15 Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari</guid><pubDate>Jum'at 04 Februari 2022 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari-STlLCybplq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN pastikan stok batu bara aman (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/04/320/2542393/sempat-krisis-pln-pastikan-pasokan-batu-bara-di-17-pltu-bisa-bertahan-15-hari-STlLCybplq.jpg</image><title>PLN pastikan stok batu bara aman (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pemenuhan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sesuai rencana. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kondisi sistem kelistrikan di seluruh Indonesia dalam kondisi cukup.
Sementara pasokan batu bara di 17 pembangkit yang sebelumnya dalam kondisi kritis, kini rata-rata telah mencapai 15 hari operasi (HOP).
BACA JUGA:Covid-19 Melonjak! PLN Pastikan Pasokan Listrik Rumah Sakit dan Pabrik Oksigen Aman

&quot;Dengan dukungan pemerintah dan seluruh stakeholders, pasokan batu bara telah sesuai rencana. Dan ke depan kami berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga pasokan batu bara untuk bahan bakar PLTU melalui pengamanan secara berlapis,&quot; ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (4/2/2022).
Darmawan mengungkapkan, PLN telah melakukan perubahan paradigma dalam monitoring dan pengendalian pasokan batu bara, yang semula berfokus pada pengawasan di titik bongkar (estimated time of arrival/ETA) menjadi berfokus di titik muat/loading.
BACA JUGA:4 Cara Cek Tagihan Listrik PLN Lewat Ponsel

&quot;Dengan ini maka jika ada potensi kegagalan pasokan karena ketersediaan batubara maupun armada angkutannya, akan dapat dideteksi lebih dini dan corrective action dapat dilakukan as early as possible sehingga kepastian pasokan dapat lebih terjaga,&quot; terang Darmawan.
Dia menjelaskan, langkah pengawasan dilakukan tak hanya melalui fisik di lapangan tetapi juga dengan integrasi sistem monitoring digital antara sistem PLN dengan sistem di Dirjen Minerba ESDM.
&quot;Sistem ini memberikan informasi target loading dan terintegrasi dengan sistem di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM yang mencatat realisasi loading dari setiap pemasok,&quot; ujar Darmawan.Dari sistem pemantauan ini, lanjut Darmawan, PLN bisa mengetahui  kebutuhan batu bara hingga beberapa waktu ke depan. Di satu sisi, PLN  juga melakukan reformasi kontrak untuk memastikan pasokan batu bara  aman.
&quot;PLN juga memperbaiki mekanisme perjanjian, yaitu kontrak yang semula  bersifat fleksibel jangka pendek diubah menjadi kontrak yang lebih firm  dan jangka panjang serta langsung dengan pemilik tambang yang memiliki  kredibilitas dengan kualitas (spesifikasi) dan volume batu bara yang  dibutuhkan PLN,&quot; ujar Darmawan.
Tak kalah penting, PLN juga terus meningkatkan kerja sama dan  kolaborasi dengan para pengusaha kapal melalui INSA (Indonesian National  Shipowners Association). Langkah ini dilakukan secara intens untuk  memastikan realisasi pasokan batu bara termasuk penugasan dari  Kementerian ESDM dapat terlaksana dan terkirim sesuai jadwal yang  dibutuhkan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pemenuhan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sesuai rencana. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kondisi sistem kelistrikan di seluruh Indonesia dalam kondisi cukup.
Sementara pasokan batu bara di 17 pembangkit yang sebelumnya dalam kondisi kritis, kini rata-rata telah mencapai 15 hari operasi (HOP).
BACA JUGA:Covid-19 Melonjak! PLN Pastikan Pasokan Listrik Rumah Sakit dan Pabrik Oksigen Aman

&quot;Dengan dukungan pemerintah dan seluruh stakeholders, pasokan batu bara telah sesuai rencana. Dan ke depan kami berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga pasokan batu bara untuk bahan bakar PLTU melalui pengamanan secara berlapis,&quot; ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (4/2/2022).
Darmawan mengungkapkan, PLN telah melakukan perubahan paradigma dalam monitoring dan pengendalian pasokan batu bara, yang semula berfokus pada pengawasan di titik bongkar (estimated time of arrival/ETA) menjadi berfokus di titik muat/loading.
BACA JUGA:4 Cara Cek Tagihan Listrik PLN Lewat Ponsel

&quot;Dengan ini maka jika ada potensi kegagalan pasokan karena ketersediaan batubara maupun armada angkutannya, akan dapat dideteksi lebih dini dan corrective action dapat dilakukan as early as possible sehingga kepastian pasokan dapat lebih terjaga,&quot; terang Darmawan.
Dia menjelaskan, langkah pengawasan dilakukan tak hanya melalui fisik di lapangan tetapi juga dengan integrasi sistem monitoring digital antara sistem PLN dengan sistem di Dirjen Minerba ESDM.
&quot;Sistem ini memberikan informasi target loading dan terintegrasi dengan sistem di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM yang mencatat realisasi loading dari setiap pemasok,&quot; ujar Darmawan.Dari sistem pemantauan ini, lanjut Darmawan, PLN bisa mengetahui  kebutuhan batu bara hingga beberapa waktu ke depan. Di satu sisi, PLN  juga melakukan reformasi kontrak untuk memastikan pasokan batu bara  aman.
&quot;PLN juga memperbaiki mekanisme perjanjian, yaitu kontrak yang semula  bersifat fleksibel jangka pendek diubah menjadi kontrak yang lebih firm  dan jangka panjang serta langsung dengan pemilik tambang yang memiliki  kredibilitas dengan kualitas (spesifikasi) dan volume batu bara yang  dibutuhkan PLN,&quot; ujar Darmawan.
Tak kalah penting, PLN juga terus meningkatkan kerja sama dan  kolaborasi dengan para pengusaha kapal melalui INSA (Indonesian National  Shipowners Association). Langkah ini dilakukan secara intens untuk  memastikan realisasi pasokan batu bara termasuk penugasan dari  Kementerian ESDM dapat terlaksana dan terkirim sesuai jadwal yang  dibutuhkan.</content:encoded></item></channel></rss>
